Ajang balap sepeda internasional Tour de Bintan (TdB) kembali digelar pada 23 Maret – 25 Maret 2018. Tercatat, 1.100 pebalap dari 43 Negara yang siap gowes dan menikmati panorama di helatan akbar ini.

Bagi yang masih ingin berpartisipasi, panitia juga masih memberikan kesempatannya mendaftar dengan mengunjungi laman www.tourdebintan.com. Karena panitia masih membuka pendaftaran hingga 1 Maret 2018.

“Kami berharap peserta akan terus bertambah. Apalagi pendaftaran masih terus kami buka hingga Maret 2018,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira, Sabtu (20/1).

Kata dia, popularitas TdB sudah punya pamor, punya audience dan punya nama. Hal itu bisa dilihat dari masuknya Tour de Bintan ke dalam kalender balap sepeda dunia untuk kategori Grand Fondo World Series 2017.

Terkait jumlah peserta, Luki mengaku tiap tahun terus meningkat. Pada tahun 2016 setidaknya ada 824 peserta. Tahun 2017 pesertanya mencapai 1.045 dari 40 negara.

“Untuk tahun ini negara terbanyak berasal dari Singapura. Prosentasenya 20 persen. Yang kedua ada dari Inggris sebanyak 16 persen. Setelah itu dari Australia sebanyak 12 persen. Sisanya 35 persen dari berbagai negara. Peserta Indonesia sendiri sebanyak 14 persen,” ujar Luki.

Postcomended   Membedah Arti Panel Lipid: HDL Tak Sebermanfaat yang Diharapkan (2/tamat)

Untuk TdB edisi 2018 ini, panitia sudah menyiapkan lima kategori. Yang pertama Individual Time Trial dengan jarak 17 kilometer. Lokasi start-nya diambil dari Plaza Lagoi. Untuk Kategori Classic 144 kilometer dan Challenge sejauh 82 kilometer akan mengambil lokasi balap dari Simpang Lagoi.

Di kategori Century, rider akan diajak berpetualang di rute sejauh 111 Kilometer. Venue yang dipilih, Nirwana Gardens. “Untuk kategori Discovery, rutenya sejauh 55 Kilometer. Start-nya dimulai dari Bandar Bentan Telani dan mengambil finish di Nirwana Gardens,” ujar Luki.

Untuk TdB edisi 2018 ini, panitia sudah menyiapkan lima kategori. Yang pertama Individual Time Trial dengan jarak 17 kilometer. Lokasi start-nya diambil dari Plaza Lagoi. Untuk Kategori Classic 144 kilometer dan Challenge sejauh 82 kilometer akan mengambil lokasi balap dari Simpang Lagoi.

Postcomended   Open Trip Gabungan Via Ferrata Mount Parang

Di kategori Century, rider akan diajak berpetualang di rute sejauh 111 Kilometer. Venue yang dipilih, Nirwana Gardens. “Untuk kategori Discovery, rutenya sejauh 55 Kilometer. Start-nya dimulai dari Bandar Bentan Telani dan mengambil finish di Nirwana Gardens,” ujar Luki.

Terpisah, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik penyelenggaran event sport tourism kelas internasional ini. Baginya, gelaran sport tourism sangat efektif dalam mempromosikan pariwisata berbagai daerah di Indonesia.

“Event seperti ini efektif karena nilai media value atau media branding-nya tinggi. Media value yang didapat minimal bisa dua kali lipat dari direct impact turis yang datang,” ujarnya.

Mengapa indirect atau media value lebih besar? Arief menjawab, “Karena promosi Bintan, Lagoi, dan Wonderful Indonesia, dilakukan media-media dalam dan luar negeri. Dan itu dilakukan secara massif sejak pra event, on even dan post event. Ini yang luar biasa,” kata dia.