1 Juli dalam Sejarah: Pakta Pertahanan Rival NATO Dibubarkan

Internasional
Share the knowledge

Pact Warsaw (Foreign Affairs)

Tanggal ini merangkum sejumlah peristiwa penting. Tahun 1903 menandai dimulainya ajang balap sepeda ternama: Tour de France. Dua tahun kemudian, Albert Einstein melahirkan teori Relativitas Khusus. Di tanggal ini pula, pakta pertahanan Blok Timur, Pakta Warsawa, dibubarkan.

Setelah terjadi gelombang revolusi demokratis pada 1989 di Eropa Timur, yang antara lain juga melahirkan gerakan “glasnost dan perestroika” di Rusia, pakta pertahanan negara-negara Eropa Timur, yakni Pakta Warsawa, perlahan kehilangan eksistensinya.

Dalam kurang dari dua tahun pakta pertahanan rival NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) ini, dinyatakan bubar, tepatnya pada tanggal ini tahun 1991.

Dikutip dari laman Britannica, pernyataan pembubaran Pakta Warsawa diumumkan secara resmi pada pertemuan puncak terakhir para pemimpin Pakta Warsawa di Praha, Cekoslovakia, pada tanggal tersebut.

Pasukan Soviet yang dikerahkan secara bertahap, ditarik dari bekas negara-negara satelitnya; negara-negara yang sekarang menjadi independen secara politik.

Konfrontasi selama beberapa dekade antara Eropa timur dan barat secara resmi ditolak oleh anggota Pakta Warsawa, yang semuanya; kecuali negara penerus Uni Soviet (Rusia)– bergabung dengan NATO.

Postcomended   Amerika dan Penjara Guantanamo?

Pakta Warsawa didirikan pada 14 Mei 1955. Laman History menyebutkan, waktu itu, Uni Soviet dan tujuh negara satelitnya di Eropa timur menandatangani sebuah perjanjian pertahanan bersama yang menempatkan Uni Soviet sebagai komandan pasukan bersenjata negara-negara anggota organisasi pertahanan tersebut.

Dinamakan Pakta Warsawa karena perjanjian ini ditandatangani di Warsawa, ibu kota Polandia. Anggotanya selain Uni Soviet, Polandia, juga Albania, Rumania, Hongaria, Jerman Timur, Cekoslowakia, dan Bulgaria.

Perjanjian itu meminta negara-negara anggota untuk membela anggota yang diserang oleh kekuatan dari luar, dan membentuk komando militer terpadu di bawah Marsekal Ivan S. Konev dari Uni Soviet.

Pembentukan Pakta Warsawa secara terang-terangan menjadi tanda rivalitas negara-negara Blok Timur dalam menghadapi ancaman nagara-negara Blok Barat yang tergabung dalam NATO, terutama ketika NATO mengajak masuk Jerman Barat ke dalamnya.

Postcomended   25 Mei dalam Sejarah: SpaceX Sukses Luncurkan Kapsul Luar Angkasa Komersial Pertama

NATO menjadikan Jerman Barat sebagai anggota pada 9 Mei 1955 dan memungkinkan negara itu untuk mempartisi ulang. Blok Timur menganggap ini merupakan pertanda “meningkatnya bahaya perang baru dan menciptakan ancaman terhadap keamanan nasional negara-negara yang cinta damai”.

Dalam perjalanannya, Albania diusir pada tahun 1962 dengan dalih negara ini percaya bahwa pemimpin Rusia waktu itu, Nikita Khrushchev, terlalu banyak menyimpang dari ortodoksi Marxis yang ketat. Albania beralih ke Cina komunis untuk bantuan dan perdagangan.

Pada 1990, Jerman Timur meninggalkan Pakta Warsawa karena memilih bersatu kembali dengan Jerman Barat yang adalah anggota NATO. Munculnya pemerintah non-komunis di negara-negara blok timur lainnya, seperti Polandia dan Cekoslovakia, sepanjang 1990-1991 menandai akhir yang efektif dari kekuatan Pakta Warsawa.(***/britannica/history)


Share the knowledge

Leave a Reply