Shinkansen generasi pertama (sumber foto: http://shibari.wpblog.jp/archives/5682)

Shinkansen generasi pertama saat diluncurkan (sumber foto: http://shibari.wpblog.jp/archives/5682)

Kartu pos pertama di dunia diterbitkan hari ini, 1869, di Austria. Hari ini, tahun 2005, juga mencatat peristiwa terjadinya ledakan kembali bom di Bali yang menewaskan 26 orang, sebagian besar warga asing. Pada 1964, sejarah merekam dimulainya ambisi teknologi kereta super cepat dengan diluncurkannya kereta api Shinkansen.

Kereta peluru telah menjadi hal yang umum di banyak negara hari ini. Namun situasi itu tidak terjadi  ketika kereta super duper cepat ini pertama diluncurkan 53 tahun silam antara Tokyo dan Osaka. Shinkansen, begitu orang Jepang menyebutnya, memberi dorongan pada Eropa dan Asia pada waktu itu untuk perjalanan menggunakan kereta api, ketika kebangkitan transportasi menggunakan mobil dan pesawat, nyaris menutupinya.

Dikutip dari laman Phys.org, Shinkansen menjadi simbol kebanggaan Jepang hanya kurang dari dua dekade setelah berakhirnya Perang Dunia (PD) II, dan menjadi pendahuluan bagi “keajaiban” ekonomi negeri ini di masa depan.

Postcomended   2 Agustus dalam Sejarah: Ketika Saddam Husein Menekuk Kuwait dan Memberi Alasan AS Menjatuhkannya

Seusai upacara peresmiannya pada hari ini, 1964, lengkap dengan pemotongan pita, kereta peluru pertama ini dengan hidungnya yang bulat mirip moncong pesawat terbang, melakukan perjalanan dari Tokyo ke Osaka dalam empat jam, mencukur dua setengah jam waktu tempuh untuk jarak  513 kilometer. Sementara itu model terbaru, dengan bagian muka mirip paruh bebek, memangkas waktu lebih pendek lagi; hanya dua jam 25 menit.

Mimpi Shinkansen Jepang telah dimulai bahkan jauh sebelum PD II berakhir dengan mulai merintis pembangunan jalur berkecepatan tinggi untuk kereta peluru ini. Namun konstruksinya terpaksa dihentikan pada 1943 karena kehabisan dana.

Ide itu dihidupkan kembali pada 1950-an, tetapi banyak yang mempertanyakan atas mahalnya biaya untuk proyek ini terutama dengan sedang diperluasnya juga transportasi udara dan jalan raya. Namun kritik berubah menjadi kebanggaan ketika pembangunannya, sebagian dibiayai oleh pinjaman Bank Dunia senilai 80 juta dollar AS, selesai tepat waktu untuk Olimpiade Tokyo pada Oktober 1964.

Postcomended   19 Juli dalam Sejarah: Sagarmatha Menjadi Taman Nasional yang Memikat UNESCO

Shinkansen pertama memiliki kecepatan maksimum 210 kilometer per jam. Kecepatan ini memecahkan rekor kereta tercepat sebelumnya yang ada di Eropa, yang mencapai 160 kilometer per jam.

Kereta peluru hari ini, di Jepang dan tempat lain, telah mencapai dan dalam beberapa kasus melebihi 300 kph (186 mph), dengan kecepatan mencapai 284 km per jam. Menurut Survei Kecepatan Dunia dua tahunan yang dilakukan Railway Gazette, seperti diteruskan Phys.org, rekor kecepatan tersebut kini dipegang kereta cepat Cina di rute antara Shijiazhuang dan Zhengshou Dong.

Pembangunan Shinkansen telah memperbarui minat pada rel kecepatan tinggi di belahan dunia lain, terutama di Eropa. Prancis dan Spanyol adalah salah satu yang pertama kali memimpin pembangunan kereta super cepat di Eropa.

Postcomended   30 September dalam Sejarah: Nazi Bantai Ribuan Orang di Babi Yar

Menurut Railway Gazette, Turki pada 2013 menjadi negara kesembilan yang mengoperasikan kereta dengan kecepatan rata-rata 200 kilometer per jam itu, disusul Korea Selatan dan Taiwan.***

Share the knowledge