Internasional

10 Juli dalam Sejarah: Telstar 1 Diluncurkan, Mengubah Cara Manusia Berkomunikasi Selamanya

Share the knowledge

 

Satelit komunikasi pertama di dunia, Telstar 1 (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=vAwAMhxPT38)

Satelit komunikasi pertama di dunia, Telstar 1 (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=vAwAMhxPT38)

Pada tanggal ini tahun 1962, AT&T Bell Telephone Laboratories (sekarang Nokia Bell Labs) dan badan antariksa AS, NASA, meluncurkan Telstar 1. Satelit komunikasi pertama di dunia ini diluncurkan dari Cape Canaveral. Sejak itu, cara manusia berkomunikasi berubah selamanya.

Laman Bell Labs menyebutkan, sejak itu, untuk pertama kalinya stasiun televise dapat melakukan siaran langsung, sinyal telepon pun dapat diteruskan antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa melalui satelit hitam dan putih yang tampak sederhana ini.

Eksteriornya yang ikonik memiliki berat 170 pon (sekitar 77 kg) dari sejumlah perangkat elektronik paling rumit  yang diketahui umat manusia saat itu. Satelit ini dilengkapi 3.600 sel surya untuk daya dan tabung gelombang perjalanan untuk memperkuat sinyal radio.

Postcomended   Riset Vaksin HIV Terbaru: Reaksi Kekebalan Muncul pada Manusia dan Monyet Rhesus #HariToleransiInternasional

Tugas utama Telstar 1 adalah untuk menerima sinyal cahaya dari AS, memperkuatnya 10 miliar kali dan menyiarkan ulang sinyal tersebut untuk siaran langsung di Eropa, dan sebaliknya. Sinyal komunikasi TV dan telepon disampaikan dan didorong untuk kembali ke Bumi.

Telstar 1 mengelilingi Bumi setiap dua setengah jam, hanya dalam posisi yang tepat untuk memancarkan transmisi antara AS dan Eropa selama 20 menit di setiap orbit sebelum putus kontak. Satelit masa depan ini dirancang untuk bekerja bersama satu sama lain, melewati siaran dengan mulus untuk menjaga transmisi tetap hidup setiap saat.

Saat diluncurkan, Telstar 1 memfasilitasi lebih dari 400 transmisi telepon, faksimili, dan televisi. Pembangunan satelit ini dimungkinkan setelah serangkaian penemuan yang dibuat oleh tim di Bell Labs, termasuk temuan teknologi transistor.

Postcomended   Amnesty Internasional: Militan Rohingya Juga Bantai Etnis Hindu

Peneliti utama mereka adalah insinyur John Pierce, penggemar fiksi ilmiah berat yang sangat terinspirasi oleh ide-ide yang dia temui dalam buku-buku fiksi ilmiah. Dialah yang menciptakan istilah transistor dan mendesain teknologi Telstar 1.

Kegemarannya yang parah atas fiksi ilmiah membuat Pierce tak sekadar dikenal sebagai ilmuwan melainkan juga penulis novel fiksi ilmiah dan memiliki nama samaran J.J. Coupling. Nama pena ini menjadi lelucon yang bagus untuk rekan-rekannya di Bell Labs, karena “kopling j-j” adalah konsep hiper-fisika yang rumit yang melibatkan interaksi antara atom-atom cahaya.

Selain sebagai transistor pertama, tim Bell Labs juga mengembangkan sel surya pertama di dunia yang memungkinkan energi vital bertenaga matahari. Mereka menemukan penerima antena tanduk dan penguat unik untuk sistem komunikasi gelombang mikro yang disebut penguat Travelling Wave Tube, yang mana semuanya sangat vital bagi keberhasilan Telstar 1.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top