https://depositphotos.com/67826051/stock-illustration-map-on-flag-button-of.html

https://depositphotos.com/67826051/stock-illustration-map-on-flag-button-of.html

Pada tanggal ini tahun 680, Husain bin Ali, cucu Nabi Muhammad, terbunuh dalam Pertempuran Karbala oleh pasukan Yazid bin Muawiyah yang tidak disetujui Husain untuk menjadi khalifah. Pada 1740, pembantaian orang Tionghoa oleh VOC di Batavia berlanjut yang menewaskan. Sementara itu pada 2008, Asia kembali dirundung resesi ekonomi dengan Singapura menjadi negara pertama yang terjun ke jurang krisis.

Singapura pada hari ini 10 tahun silam, secara resmi meluncur ke jurang resesi. Bagaimana bisa negara dengan perekonomian mapan seperti Singapura menjadi yang terpuruk pertama kali? Dilaporkan laman The Guardian tertanggal 10 Oktober 2008, ekspor manufaktur Singapura ke Amerika Serikat (AS) dan Eropa pada waktu itu mengalami penurunan permintaan.

Perekonomian negara-negara di Asia Tenggara berkontraksi sebesar 6,3% pada kuartal ketiga, pada basis musiman yang disesuaikan secara tahunan telah menyusut 5,7% pada kuartal kedua 2008. Hal ini memaksa pemerintah Singapura untuk memangkas proyeksi pertumbuhan untuk tahun ini dari 4% -5% hingga 3%. Analis mengharapkan kenaikan kecil dalam PDB.

“2009 kemungkinan akan menjadi tahun yang sangat sulit,” kata Yuwa Hedrick-Wong, penasehat ekonomi di Asia untuk MasterCard Worldwide. Perekonomian Singapura, yang sangat bergantung pada ekspor ke negara maju, adalah salah satu yang pertama di Asia yang dilanda perlambatan ekonomi global.

Postcomended   Trump Manfaatkan Forum PBB Ancam Lagi Negara-negara Penerima Bantuan AS

Namun menyusul maraknya pertumbuhan di Cina dan India, banyak analis yakin Asia berada dalam posisi yang baik untuk mengatasi badai. Tetapi Asia bergantung pada Barat untuk perdagangan, sehingga melambatnya ekonomi AS dan Inggris, ikut memukul pertumbuhan di Asia.

Seiring melambatnya pasar di seluruh dunia, Singapura juga mengalami kesuraman Black Friday dengan saham ditutup 8% lebih rendah hari sebelumnya. Sektor manufaktur Singapura menyusut sebesar 11,5% pada kuartal ketiga, didorong oleh kemerosotan di bidang farmasi. Sedangkan kegiatan konstruksi dan jasa mempertahankan pertumbuhan yang stabil.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, mengatakan, ekonomi Asia (secara keseluruhan) akan menghadapi perlambatan pertumbuhan setidaknya pada 2009 dan tidak akan ada yang terhindar dari krisis global ini.

“Masalah yang dihadapi lembaga keuangan di AS dan Eropa sangat rumit dan berat,” katanya dalam sebuah pidato, seperti dikutip The Guardian. Negara-negara Asia, kata Loong, tidak dapat menghindari dampak melemahnya ekonomi AS, Eropa, dan Jepang ini.

Postcomended   15 Januari dalam Sejarah: Aksi Mahasiswa Dibungkam dalam Peristiwa Malari

“Dunia terperangkap dalam badai keuangan, dan awan gelap mengisi cakrawala kami. Ketakutan dan kepanikan mencengkeram pasar keuangan di mana-mana, dan akan membutuhkan waktu untuk mereda,” ujar Loong.

Pemerintah mengatakan bulan lalu bahwa ekspor non-migas jatuh 14% pada bulan Agustus 2008 setelah jatuh 5,8% sebulan sebelumnya. “Dolar Singapura yang kuat telah sangat merugikan pertumbuhan, terutama manufaktur,” kata Hedrick-Wong. ”

Jauh lebih baik mengambil risiko dengan inflasi dan menangani pertumbuhan dengan membuat dolar Singapura lebih lemah dan mendukung ekspor.” Sebelumnya, Irlandia menjadi anggota pertama dari zona Euro yang jatuh ke dalam resesi.

Di Mana Indonesia Saat itu?

Pada Februari 2010, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam satu acara mengatakan Indonesia berhasil lulus menghadapi ujian krisis global pada 2008. “Bahkan, dunia juga anggap kita kompeten, karena pertumbuhan ekonomi Indonesia positif seperti Cina dan India,” kata SBY, seperti dilansir laman Viva. 

Ini kata dia, berbeda dengan negara-negara lain, khususnya Barat, yang justru mengalami pertumbuhan negatif akibat krisis finansial global.

Postcomended   Momen-momen Kocak Presiden AS yang Tertangkap Kamera

Namun tinjauan enam-bulanan Bank Dunia tentang kondisi perekonomian Asia Timur dan Pasifik yang dirilis pada 10 Desember 2008, menyebutkan bahwa negara-negara Asia Timur tak ada yang lolos dari dampak krisis finansial global. Namun Bank Dunia mengakui kondisinya lebih siap dibanding  saat krisis motenet 1997.***

Share the knowledge