Internasional

11 Agustus dalam Sejarah: Tahanan Federal Pertama “Paling Berbahaya”, Tiba di Alcatraz

Share the knowledge

Alcatraz (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=S_rE23dBskY)

Alcatraz (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=S_rE23dBskY)

Pada tanggal ini tahun 1934, sekelompok tahanan federal yang digolongkan sebagai “paling berbahaya”, tiba di Pulau Alcatraz, tanah berbatu seluas 22 hektar yang terletak sekitar 2,5 km dari lepas pantai Teluk San Francisco.

Para tahanan sipil pertama yang ditampung di lembaga pemasyarakatan (LP) dengan keamanan supermaksimum ini bergabung dengan beberapa lusin tahanan militer yang tersisa dari sejak pulau tersebut masih berstatus penjara militer AS.

Dikutip dari laman History, Alcatraz adalah surga burung laut tak berpenghuni ketika dieksplorasi oleh Letnan Spanyol, Juan Manuel de Ayala, pada 1775. Dia menamakannya Isla de los Alcatraces, atau “Pulau Pelikan”. Pada 1849, Spanyol menjual Alcatraz kepada Amerika Serikat (AS).

Pada 1859, satu detasemen Angkatan Darat AS dipenjara di sana, dan sejak 1868 Alcatraz digunakan untuk menampung para penjahat militer. Selain tentara AS yang tak patuh, para tahanan termasuk pengintai India pemberontak, tentara AS yang bertempur di Filipina yang telah meninggalkan Filipina, dan warga sipil Cina yang menentang Angkatan Darat AS selama Pemberontakan Boxer.

Postcomended   16 November dalam Sejarah: Muncul Pertamakali di Cina, Penyakit Ini Lalu Menyebar ke Negara Lain

Pada 1907, Alcatraz ditunjuk sebagai Cabang Pasifik dari Penjara Militer AS. Pada 1934, Alcatraz diperkaya menjadi lembaga pemasyarakatan federal dengan keamanan tinggi yang dirancang untuk menahan para tahanan paling berbahaya dalam sistem pemasyarakatan AS, terutama mereka yang memiliki kecenderungan melarikan diri. Pengiriman pertama tahanan sipil tiba pada hari ini, 1934.

Al Capone Dikirim ke Alcatraz

Pada bulan ini juga, kapal tahanan datang dengan membawa lebih banyak muatan termasuk mafia ternama Al Capone. Pada September, George “Senapan Mesin” Kelly, tokoh terkenal kejahatan terorganisasi lainnya, juga mendarat di Alcatraz.

Meskipun sekitar tiga lusin berusaha kabur dari Alcatraz, sampai saat ini tidak ada tahanan yang diketahui berhasil lolos dengan selamat dari pulau batu yang mendapat julukan “The Rock” ini. Beberapa pelarian, diyakini tenggelam di perairan berbahaya Teluk San Francisco, dan mayatnya tidak pernah ditemukan.

Upaya pelarian tahanan Alcatraz pernah difilmkan pada 1979 dengan judul “Escape from Alcatraz” yang terinspirasi kisah nyata upaya pelarian Frank Morris dan dua bersaudara John dan Clarence Anglin pada 1962.

Postcomended   Penelitian Baru Mengatakan, Kandungan Gula pada Jus Buah Bisa Picu kanker

Tahanan lain, John Giles, sudah berhasil naik perahu ke pantai pada 1945 dengan mengenakan seragam tentara yang dicurinya sepotong demi sepotong. Namun dia berhasil dipergoki petugas yang mencurigainya, lalu dikirim kembali ke Alcatraz.

Hanya satu orang, John Paul Scott, yang tercatat telah mencapai daratan dengan berenang, tetapi dia tiba di darat dengan kelelahan dan mengalami hipotermia di kaki jembatan Golden Gate. Polisi menemukannya terbaring tak sadarkan diri dan dalam keadaan syok.

Pada 1963, Jaksa Agung AS, Robert F. Kennedy, memerintahkan Alcatraz ditutup, dengan alasan tingginya biaya pemeliharaannya. Dalam jangka waktu 29 tahun, Alcatraz telah menampung lebih dari 1.500 narapidana.

Pada Maret 1964, sekelompok orang Indian Sioux menduduki pulau itu dengan singkat, dengan mengutip satu perjanjian pada 1868 dengan orang Sioux yang memungkinkan orang Indian mengklaim “tanah pemerintah yang tidak dihuni”.

Pada November 1969, sekelompok hampir 100 siswa dan aktivis Indian memulai pendudukan yang lebih lama di pulau itu. Mereka tetap berada di sana sampai dipaksa pergi oleh marsekal federal pada Juni 1971.

Postcomended   Juni 2020 Seluruh Keuskupan Wajib Bikin Sistem Pelaporan Pelecehan Seksual

Pada tahun 1972, Alcatraz dibuka untuk umum sebagai bagian dari Area Rekreasi Nasional Golden Gate yang baru dibuat, yang dikelola oleh National Park Service. Lebih dari satu juta wisatawan mengunjungi Pulau Alcatraz dan bekas penjara itu setiap tahun.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top