Internasional

11 Maret dalam Sejarah: Gempa 9,1 SR di Jepang Bangkitkan Tsunami Monster

Share the knowledge

 

Tsunami Jepang 2011 yang diakibatkan gempa Bumi berkekuatan 9,1 SR (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=JN3BQxSroGs)

Tsunami Jepang 2011 yang diakibatkan gempa Bumi berkekuatan 9,1 SR (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=JN3BQxSroGs)

Pada tanggal ini tahun 2011, gempa Bumi terbesar yang pernah terjadi di Jepang menelan korban hingga 22 ribu jiwa. Jumlah ini termasuk yang meninggal akibat tsunami raksasa yang ditimbulkannya, dan yang jasadnya tak pernah ditemukan hingga hari ini. 

Jumlah itu juga termasuk kematian akibat kondisi kesehatan pasca bencana. Pada pukul 14.46 hari itu, gempa berkekuatan 8,9 SR terjadi di 231 mil timur laut Tokyo. (8,9 SR adalah besarnya rekaman asli; kemudian ditingkatkan menjadi 9,0, lalu 9,1).

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengeluarkan peringatan tsunami untuk Samudra Pasifik dari Jepang ke Amerika Serikat (AS) sekitar satu jam setelah gempa.

Postcomended   Harga Toyota di AS Bakal Rp 40 Juta Lebih Mahal untuk Pajak Saja

Setelah itu, gelombang setinggi 30 kaki dilaporkan menghantam pesisir selatan Jepang, menyapu kendaraan-kendaraan, meluluhlantakkan bangunan dan rumah-rumah, menghancurkan lahan pertanian, membawa kapal-kapal besar masuk ke daratan, dan  memutus akses jalan raya.

Kondisi diperparah dengan salju yang turun sepanjang terjadinya tsunami, mempersulit evakuasi korban kemudian. Kala itu, masih turunnya salju di iklim yang seharusnya mulai masuk musim kemarau ini cukup mengherankan.

Tsunami ini juga membawa konsekuensi sangat merisaukan, pasalnya di pesisir selatan Jepang terdapat pembangkit listrik tenaga nuklir.  Hari itu juga, pemerintah Jepang mengumumkan keadaan darurat untuk pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima di dekat Sendai, 180 mil dari Tokyo.

Ada enam reaktor di pabrik Fukushima Daiichi, Perusahaan Tenaga Listrik Tokyo, yang terletak sekitar 65 km (40 mil) selatan Sendai. Enam puluh hingga tujuh puluh ribu orang yang tinggal di dekat kawasan ini diperintahkan untuk mengungsi ke tempat penampungan.

Postcomended   Ketika Personel K-Pop Memakai Kaos Bergambar Bom Nagasaki

Kerusakan material akibat gempa Bumi dan tsunami ini diperkirakan sekitar 25 triliun yen (300 miliar dollar AS). Pemerintah Jepang memperkirakan bahwa tsunami menyapu sekitar lima juta ton puing ke lepas pantai, dengan 70 persennya tenggelam, meninggalkan 1,5 juta ton mengambang di Samudra Pasifik.

Puing-puing itu tidak dianggap mengandung radioaktif. Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menyebutkan, pada saat gempa Bumi terjadi, Jepang memiliki 54 reaktor nuklir, dengan dua dalam pembangunan, dan 17 pembangkit listrik, yang menghasilkan sekitar 30% listrik Jepang.(***/dari berbagai sumber)

Postcomended   Manajemen Kereta Jepang Minta Maaf untuk Keberangkatan 20 Detik Lebih Cepat


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top