Internasional

11 Mei dalam Sejarah: Komputer IBM Kalahkan Grandmaster Catur Garry Kasparov

Share the knowledge

 

Juara dunia catur Garry Kasparov mengaku kalah dari Deep Blue (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=XA6kvQyZIQY)

Juara dunia catur Garry Kasparov mengaku kalah dari Deep Blue (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=XA6kvQyZIQY)

Pada tanggal ini tahun 1997, superkomputer bernama Deep Blue mengalahkan juara dunia catur Garry Kasparov, sesuatu yang pada saat itu masih tampak mustahil. Kasparov mati gaya hanya dalam 19 langkah yang memakan waktu tak lebih dari satu jam.

Ini adalah pertandingan keenam dan terakhir dari pertandingan mereka, dimana Kasparov kehilangan dua pertandingan menjadi satu, dengan tiga hasil imbang.

Dengan skor FIDE (Federation International des Echecs) 2800, dan rentetan 12 gelar catur dunia berturut-turut, Kasparov dianggap sebagai pemain catur terbesar dalam sejarah yang bertanding dengan Deep Blue. Dalam pertandingan itu Kasparov membawa bendera Rusia dan Deep Blue berbedera Amerika Serikat (AS).

Deep Blue adalah nama komputer yang dikembangkan oleh para ilmuwan di perusahaan komputer IBM. Dikutip dari laman History, komputer yang dirancang bermain catur sudah ada sejak 1950-an, tetapi hanya sedikit yang berhasil melawan pecatur manusia yang ulung.

Pecatur komputer mulai dapat diperhitungkan ketika mahasiswa doktoral Carnegie Mellon, Feng-hsing Hsu –dibantu teman sekelasnya– mengembangkan komputer yang bermain catur bernama “Chiptest” yang dirancang untuk bermain catur pada tingkat yang lebih tinggi daripada pendahulunya. Hsu dan temannya itu bekerja untuk IBM.

Postcomended   Dua Miliarder Baru Lahir di Cina Setiap Seminggu

Pada 1989 mereka adalah bagian dari tim yang dipimpin oleh pengembang C.J. Tan yang ditugasi menciptakan komputer yang mampu bersaing dengan pemain catur terbaik di dunia. Superkomputer yang dihasilkan, dijuluki Deep Blue, dapat menghitung sebanyak 100-200 miliar gerakan dalam tiga menit yang secara tradisional diberikan kepada seorang pemain per gerakan dalam catur standar.

Kasparov pertama kali bermain dengan Deep Blue pada 1996. Grandmaster ini dikenal karena permainannya yang tidak terduga, dan dia mampu mengalahkan komputer dengan beralih strategi di tengah permainan. Pada 1997, Kasparov meninggalkan gayanya yang suka “berkelahi”, mengambil lebih banyak pendekatan “menunggu dan melihat”. Strategi ini disebut sebagai alasan kekalahannya melawan Deep Blue.

Postcomended   19 Oktober dalam Sejarah: Obat Tuberkulosis Ditemukan, Diwarnai Kontroversi Penemunya

Pertandingan terakhir Kasparov dengan Deep Blue pada 1997 hanya berlangsung satu jam. Deep Blue menukar gajah dan bentengnya dengan ratu milik Kasparov, setelah mengorbankan kuda untuk mendapatkan posisi di papan.

Posisi tersebut membuat Kasparov defensif, tetapi tetap mati kutu, dan meskipun dia masih memiliki posisi yang dapat dimainkan, Kasparov mengundurkan diri –pertama kali dalam karirnya Kasparov mengaku kalah.

Grandmaster catur lainnya, John Fedorowicz, menyuarakan kekagetan komunitas catur atas kekalahan Kasparov: “Semua orang terkejut bahwa dia mengundurkan diri karena tampaknya dia tidak terlihat bakal kalah. Kita semua pernah memainkan posisi ini sebelumnya. Itu posisi yang diketahui.”

Sementara itu, atas keputusannya untuk menyerah itu Kasparov sendiri mengatakan, “Saya kehilangan semangat juang saya.”

Kasparov, seorang anak ajaib catur asal Azerbaijan, adalah pemain catur yang terampil sejak kecil. Pada usia 21, Kasparov bermain dengan Anatoly Karpov untuk gelar juara dunia, dengan 49 pertandingan antar mereka berakhir dengan ragu-ragu. Tahun berikutnya, Kasparov mengalahkan Karpov untuk menjadi juara dunia termuda dalam sejarah.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top