Internasional

11 Oktober dalam Sejarah: Samsung Menyetop Produksi Ponsel Seri “Bom”-nya

Insiden Galaxy Note 7 bertepatan dengan popularitas "Pen Pineapple Apple Pen"-nya Pikotaro, yang memancing kreatifitas untuk membuat meme yang menyindir produk ini (sumber gambar: 9GAG via https://newteknoes.com/gambar-meme-ppap-pen-pineapple-aplle-pen-yang-trend/meme-piko-taro-ppap-note-7-gokil-lucu/)

Insiden Galaxy Note 7 bertepatan dengan popularitas “Pen Pineapple Apple Pen”-nya Pikotaro, yang memancing kreatifitas untuk membuat meme yang menyindir produk ini (sumber gambar: 9GAG via https://newteknoes.com/gambar-meme-ppap-pen-pineapple-aplle-pen-yang-trend/meme-piko-taro-ppap-note-7-gokil-lucu/)

Pada tanggal ini tahun 1932, Albert Einstein mengirim “surat cinta” kepada Presiden AS, Franklin D. Roosevelt, mengingatkan bahaya nuklir yang dicurigai dikembangkan Nazi, namun justru menginspirasi AS membangun bom atom yang lalu “diujicobakan” di Jepang. “Prestasi” AS lainnya hari ini adalah ketika pada 1968, misi luar angkasa berawak pertama besutan NASA, Apollo 7, berhasil meluncur. Dan ingatkah ketika pada 2016 Samsung Galaksi Note 7 mengebom para pemiliknya?

Raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung, akhirnya menghentikan produksi smartphone Galaxy Note 7 high-end secara permanen setelah mendengar banyak laporan bahwa perangkat yang dianggap aman ini mudah terbakar. Konsumen berharap bisa mengembalikan ponsel Note 7 mereka untuk diganti uang atau ditukar dengan seri lain.

Sebelumnya, perusahaan hanya akan sekadar mengurangi volume produksi sementara dilakukan penyelidikan menyeluruh dan lebih ketat dalam hal kontrol kualitas. Ini terkait dengan pernyataan menteri keuangan Korea Selatan yang memperingatkan bahwa ekspor negara itu akan terluka jika produksi model smartphone ini dibatalkan.

Postcomended   Ilmuwan “Temukan” Organ Baru Tak Jauh dari Mata yang Membuka Peluang Penyembuhan Kanker

Namun dengan alasan menempatkan keselamatan konsumen sebagai prioritas Utama –setelah ada kritik dari analis teknologi consume– Samsung akhirnya menghentikan produksi Galaxy Note 7 –padahal bisa saja karena penjualan seri tersebut hancur.

Pada September 2016, Samsung menarik sekitar 2,5 juta ponsel ini setelah muncul laporan baterainya meledak. Sempat bersikeras melanjutkan produksi setelah menyebutkan bahwa semua perangkatnya sudah diganti dan aman, namun ternyata muncul insiden baru ketika ponsel pengganti juga terbakar.

Seorang pria Kentucky mengatakan dia terbangun dengan kamar tidurnya penuh asap yang berasal dari Note 7-nya yang telah diganti. Kejadian ini hanya beberapa hari setelah insiden penerbangan domestik di AS dievakuasi karena sebuah perangkat yang sudah diganti juga mengeluarkan asap di kabin pesawat.

Postcomended   Kongres Rancang UU untuk Hancurkan Gurita Modal Cina di Startup AS #SURUHGOOGLEAJA

Pihak berwenang di AS dan Korea Selatan sedang menyelidiki mengapa bahkan ponsel Note 7 pengganti yang menurut Samsung dilengkapi baterai yang lebih aman, dilaporkan terbakar. Seorang pejabat di lembaga keamanan Korea Selatan mengatakan ponsel pengganti mungkin memiliki cacat berbeda dengan Galaxy Note 7 aslinya. Setidaknya lima kebakaran dilaporkan terjadi pada perangkat penggantinya di AS.***

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top