John Forbes Nash Jr. - The New York Times The New York Times1920 × 1080Search by image John Nash's Nobel Prize Ceremony

John Forbes Nash Jr. – The New York Times The New York Times1920 × 1080Search by image John Nash’s Nobel Prize Ceremony

Hari ini tahun 1994, matematikawan dan ekonom jenius, John Forbes Nash, bersama dua pakar teori permainan, John Harsanyi dan Reinhard Selten, diganjar hadiah Nobel bidang ekonomi. Penghargaan itu diberikan untuk “Nash equilibrium” atau yang dikenal lebih jauh sebagai Teori Permainan.

Teori Permainan yang membuat Nash dan dua koleganya memenangkan Nobel, kini menjadi landasan bagi perekonomian modern. Teori ini bisa diterapkan untuk menjabarkan perilaku bisnis, misalnya dalam persaingan marketing antara dua atau beberapa perusahaan besar yang menguasai pasar (kartel).

Namun jalan hidup Nash cukup tragis. Pada Mei 2015, dia tewas bersama istrinya Alicia, dalam satu kecelakaan lalu lintas di usia mereka yang sudah melalui angka 80, usia yang berhasil dilewati Nash dengan penuh drama akibat penyakit skizofrenia-nya, penyakit yang sempat menjadi biang perceraian dengan Alicia. Penyakit ini pula yang meggelincirkan karir Nash.

Postcomended   Riset Mengenai Jam Biologis Tubuh Raih Nobel Kedokteran

Meskipun bercerai, namun Alicia tetap merawat Nash melalui kesulitan menghadapi kegilaan Nash saat delusi delusinya kambuh akibat penyakit skizofrenianya itu.

Dilansir BBC, Nash berkata di situs penghargaan Nobel, “Saya menderita untuk waktu yang sangat lama, sekitar 25 tahun,” kata Nash. Nash mulai menunjukkan kesembuhan di tahun 1980-an. Bahkan kemudian menikah lagi dengan Alicia pada 2001. Sekadar diketahui, mereka memiliki anak yang juga mengalami skizofrenia.

Kisah hidup Nash, kemudian dibukukan oleh Sylvia Nasar di tahun 1998 dengan judul “A Beautiful Mind“. Judul ini pula yang kemudian menjadi judul film yang dibintangi Russel Crowe dan Jennifer Connely. Melalui film ini, Crowe meraih Oscar di 2001 sebagai pemeran utama.

Postcomended   Jenius Rusia Ini Mengaku Dikirim dari Mars untuk Selamatkan Bumi

Nash Lahir pada 1928 di Bluefield, West Virginia, AS. Dia adalah putra seorang insinyur dan seorang guru Latin. Dia mulai menunjukkan tanda-tanda bakat matematika saat di sekolah dasar.

Dia adalah salah satu dari 10 pemenang penghargaan Westinghouse George, sehingga mendapatkan beasiswa penuh di Institut Teknologi Carnegie, dimana ia pertama kali memperoleh label jenius.

Nash mulai mengalami apa yang disebutnya “gangguan mental” pada 1959, ketika Alicia sedang hamil. Akibatnya, ia mengundurkan diri dari posisinya sebagai anggota Fakultas di Massachusset Institute of Technology (MIT) dan menghabiskan 50 hari dibawah pengawasan di rumah sakit McLean, Massachusetts.

Hingga akhir hayatnya, Nash masih mengajar di Universitas Princeton, AS. Dalam pernyataan dukanya, Presiden Universitas Princeton, Christopher L. Eisgruber, menyatakan bahwa Nash dan istrinya memiliki tempat khusus sebagai anggota masyarakat Universitas Princeton.(***/dari berbagai sumber)