Internasional

12 Januari dalam Sejarah: Zaman Es Kecil di Prancis Bekukan Perairan, Gagalkan Panen, dan Tewaskan Ribuan Orang

 

https://www.youtube.com/watch?v=Y4b-1rQW0QA

Zaman Es Kecil rontokkan hasrat imperialisme Barat (gambar dari: YouTube)

Pada tanggal ini tahun 1709, Zaman Es Kecil mengalami puncaknya di Prancis. Pesisir laut Atlantik dan Sungai Rhine membeku, tanaman gagal panen, dan setidaknya 24.000 warga Paris tewas. 

Dilansir laman Newenglandhistoricalsociet.com, sebagian besar ilmuwan setuju bahwa Zaman Es Kecil terjadi dari abad ke-15 hingga pertengahan abad ke-19, dengan intensitas terbesar antara 1550 dan 1700. Beberapa ilmuwan mematok periode terdingin bahkan lebih sempit lagi, antara 1645 dan 1715.

Selama periode itu suhu rata-rata musim dingin di Amerika Utara turun dua derajat Celcius. NASA Earth Observatory menyebut penyebabnya adalah berkurangnya aktivitas matahari, meskipun tak semua ilmuwan berpandangan sama.

Postcomended   21 September dalam Sejarah: New Delhi Disesaki Umat Hindu Gara-gara Patung Ganesa Menyeruput Susu

Para sejarawan setuju bahwa Zaman Es Kecil mengubah jalan sejarah. Periode beku ini telah membuat sungai-sungai dan kanal-kanal di Eropa Utara menjadi es, memusnahkan produksi sereal di Islandia, dan menyebabkan kelaparan di Prancis, Norwegia dan Swedia.

Zaman Es Kecil telah membawa musim panas yang dingin dan musim dingin yang makin menyiksa ke New England. Selama Salju Besar tahun 1717, misalnya, serangkaian badai salju mengubur rumah-rumah dan membuat tim-tim pencari tersesat saat melakukan pertolongan.

Sejumlah peristiwa telah dipengaruhi oleh abad beku ini. Di Amerika Utara, George Washington dan pasukannya dibuat sengsara. Badai salju hebat menghantam Timur Laut. Pelabuhan Boston maupun New York membeku. Cuaca membuat distribusi perbekalan kepada pasukan terhenti, yang sempat membuat pajurit memberontak.

Postcomended   3 Oktober dalam Sejarah: Jerman Akhiri 45 Tahun Pemisahan

Musim dingin yang sangat keras selama Zaman Es Kecil menghancurkan koloni pertama di tempat yang sekarang disebut Maine dan menunda kolonisasi di New England selama 10 tahun.

Minat Inggris untuk menjajah New England menghilang selama satu dekade. Penjelajah John Smith menggambarkan New England sebagai gurun dingin, tandus, bergunung-gunung, dan berbatu. Prancis juga gagal menjajah di pulau St. Croix di sungai yang memisahkan Kanada dari Amerika Serikat.***

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top