Ekonomi

“Paus Terbang” Ini Diharap Mulai Layani Penerbangan Komersial 2019

Sebanyak 20 ribu staf pabrikan pesawat terbang Airbus, diminta ikut berpartisipasi menentukan salah satu bagian dari desain pesawat komersial masa depan Airbus. Mereka diberi enam opsi. Pemungutan suara intern ini akhirnya menghasilkan 40% suara lebih memilih desain seekor paus tersenyum. Kini, lima paus tersenyum itu terlihat wara-wiri di langit Eropa.

Sejumlah warga di Eropa seperti Prancis dan Jerman telah merekam penampakan pesawat-pesawat berukuran monster ini terbang melintas di atas mereka, dan mempostingnya di media sosial. Baru-baru ini, pabrikan pesawat yang berbasis di Toulouse Prancis ini memang sedang sibuk melakukan uji terbang pesawat transportasi Beluga versi terbaru ini, yang diberi nama BelugaXL.

Ketika memperkenalkan desainnya, Airbus memposting di akun Twitternya gambar makeover jet transporter berukuran super ini disertai teks agak pelesetan: “Whale hello there! Introducing the new BelugaXL dressed up in its livery for the first time”! (Halo yang di sana! Memperkenalkan BelugaXL terbaru yang berdandan dalam seragamnya untuk pertama kalinya”!)

Postcomended   Kini, Ada Novel yang Dapat Dibaca di "Inbox" Facebook #FacebookDown

Diberi nama Beluga karena bentuk pesawat raksasa A330-200 ini memang mirip paus endemik Arktik putih. Perusahaan melaporkan, lima pesawat pertama BelugaXL telah berhasil menyelesaikan uji terbang pertamanya.

Airbus mengatakan, dilansir CNN, BelugaXL akan menjalani sekitar 600 jam tes penerbangan selama 10 bulan sebelum memasuki layanan komersial yang diharapkan akan dimulai pada 2019. Airbus mendistribusikan bagian-bagian untuk semua pesawat Airbus dari lokasi manufaktur di seluruh Eropa ke fasilitas perakitan akhir baik di Toulouse, Hamburg (Jerman), atau Tianjin (Cina).

Pesawat asli telah beroperasi sejak 1994, namun Airbus meluncurkan program untuk membangun versi baru dengan modifikasi dan dimensi yang sama pada 2014. “Kebutuhan untuk Beluga terbaru datang dengan peningkatan produksi dan untuk mendapatkan kapasitas tambahan di atas armada lima pesawat ini,” kata Stephane Gosselin, kepala Airbus Transport International.

Postcomended   Terowongan Kereta Peluru Pertama di Cina Bakal Hidupkan Bisnis dan Wisata hingga Pelosok Cina

“Jadi awalnya akan ada penggunaan armada campuran dengan Beluga lama. Dan kemudian kebutuhan kedua juga untuk mengantisipasi penggantian armada tua.” Beluga lama dapat membawa sayap pesawat A340 atau bagian badan pesawat A350, tetapi tidak cukup besar untuk mengangkut banyak bagian super jumbo A380.

Dengan ukuran 6 meter lebih panjang dan 1 meter lebih lebar, BelugaXL menawarkan kapasitas 30% lebih banyak. Monster ini juga dapat mengangkat kapasitas enam ton lebih berat daripada model saat ini. Ini berarti jet baru ini akan dapat memuat kedua sayap untuk A350, sedangkan Beluga lama hanya dapat membawa satu pada satu waktu.***

Postcomended   Rahasia Teknologi Layar Fleksibel Samsung Diduga Dijual ke Perusahaan Cina

 

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top