Ekonomi

Produsen Mobil Cina Bakal Merangsek ke Pasar Eropa Timur dan Malaysia


Amerika Serikat (AS), Cina kian bertekad untuk menggurita. Zhejiang Geely Holding Group, produsen mobil Cina daratan terkemuka yang kini menjadi pemilik Volvo, bersumpah melanjutkan ekspansi ke pasar global yang tidak terpengaruh oleh perang dagang dengan AS. Ekspansi akan dimulai di Eropa Timur dan dengan melakukan kerjasama dengan Malaysia.

Di Eropa Timur, Geely seperti dilaporkan laman SCMP, akan merilis mobil merek Lynk & Co mulai awal 2019, sedangkan dengan Malaysia Geely menjalin kerjasama dengan proyek mobil nasional negeri jiran ini, Proton. Gui Shengyue, kepala eksekutif dari Anak perusahaan yang terdaftar di Hong Kong, Geely Automobile Holdings, mengaku telah menyiapkan kerangka kerja studi kelayakan mengenai kerja sama dengan Proton untuk memasuki Malaysia.

“Ekspansi kami ke pasar Asia Tenggara tahun ini dan pasar Eropa tahun depan tidak akan terpengaruh oleh perang dagang,” kata Gui, Rabu (22/8/2018). Presiden Geely Holding, An Conghui, memproyeksikan bahwa kapasitas produksi dan penjualan model Lynk & Co akan tumbuh secara substansial pada 2019 setelah perusahaan menyelesaikan masalah kekurangan mesin pada Januari lalu.

Lynk & Co dikembangkan bersama dengan Volvo pada tahun lalu, dan diproduksi di Belgia untuk menarget pembeli muda di pasar Eropa timur. Dari total 571.577 kendaraan Volvo yang diproduksi pada 2017, hanya 14,2 persen atau 81.504 unit saja yang dijual di AS, yang juga mewakili penurunan 1,5 persen dari volume tahun sebelumnya.

Postcomended   Miss Universe 2015 Reuni di Indonesia, Medsos Ikutan Heboh

Seperti diketahui, Volvo telah diakuisisi 100 persen oleh Geely dari Ford Motor delapan tahun lalu. Pendiri Geely, Li Shufu, saat itu berjanji bahwa pihaknya akan memperluas pangsa pasar mobil asal Swedia ini di seluruh dunia dengan tetap mempertahankan karakteristik Volvo, seperti fokus pada keselamatan.

Pabrik-pabrik China Geely saat ini menghasilkan 21 persen dari total kendaraan. Perusahaan yang sedang naik ini telah memperjelas ambisi globalnya selama beberapa bulan terakhir, antara lain dengan mendirikan usaha patungan dengan Proton –yang kesepakatannya ditandatangani awal Agustus 2018– dengan mengakuisisi 49,9 persen saham Proton pada tahun lalu.

Selain untuk memasuki pasar Malaysia, mobil kerjasama Proton dan Geely ini diharapkan juga akan mengaspal di negara-negara Asia Tenggara lainnya. Pada Februari 2018, Li Shufu diam-diam mengumpulkan 9,69 persen saham di perusahaan mobil Jerman dan perusahaan induk Mercedes-Benz Daimler AG; suatu langkah yang mengejutkan regulator pasar.

Postcomended   Ekowisata Halal, Sinergi Pelestarian Alam dan Iman #HariToleransiInternasional

Geely Holding baru saja menjadi produsen mobil terbesar ketiga di Cina, pasar mobil terbesar di dunia, setelah menjual 766.630 kendaraan pada semester pertama 2018. Sekarang tinggal tersisa Volkswagen AG dan General Motors di pasar dalam negeri selama periode tersebut.

Pangsa pasar domestiknya naik menjadi 6,4 persen pada semester pertama tahun ini dari 5,1 persen tahun lalu, meskipun penjualan mobil secara keseluruhan melambat Bersama ekonomi di Cina tahun ini.

Rabu (22/8/2018), Geely Auto yang terdaftar di Hong Kong membukukan 54 persen lonjakan laba semester pertama, didorong oleh penjualan yang kuat dari model SUV-nya. Laba bersih naik menjadi 6,7 miliar yuan (970 dollar AS atau sekitar Rp 13,5 triliun) untuk enam bulan pertama 2018, dari 4,3 miliar yuan pada periode yang sama tahun lalu, mengalahkan perkiraan 6,6 miliar yuan oleh para analis yang disurvei oleh Thomson Reuters.

Pendapatan naik 36 persen tahun-ke-tahun menjadi 53,7 miliar yuan untuk semester pertama tahun ini, sementara total volume penjualan naik 44 persen menjadi 766.630 unit. Perusahaan mengharapkan melampaui target volume penjualan setahun penuh dari 1,58 juta kendaraan pada 2018, dan bertujuan untuk mencapai target dua juta unit total volume penjualan pada 2020.***

Postcomended   Tamu istimewa di Gedung Pancasila

 

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top