Tembok Berlin 1961

Banyak peristiwa dunia yang terjadi pada tanggal 13, 14, dan 15 Agustus. Mulai dari sejumlah negara memproklamasikan kemerdekaannya seperti Pakistan, India, dan Bahrain; sampai eforia berakhirnya Perang Dunia II, hingga ditangkapnya Kepala SKK Migas. Salah satu yang paling monumental adalah dibangunnya tembok Berlin.

Pada 13 Agustus 1961, Jerman Timur membangun tembok yang memisahkan Berlin Timur dan Berlin Barat (Jerman Barat). Sebelum perbatasan ditutup dan tembok didirikan, lebih dari 2,6 juta orang Jerman Timur melarikan diri ke Berlin Barat; Jerman Barat, dari tahun 1949 sampai 1961. Kehidupan di Barat memang jauh lebih baik daripada di Timur setelah 1948. Kala itu, Jerman Barat mendapat bantuan keuangan melalui Marshall plan dari Amerika Serikat.

Sementara di Jerman Timur yang dikuasai pemerintahan berpaham komunis, banyak orang harus menderita di bawah represi partai Komunis. Pada Mei 1952, perbatasan terbuka (Zonengrenze) antara Jerman Timur dan Barat ditutup oleh pemerintah Jerman Timur. Pada tahun-tahun setelah tahun 1952 menjadi lebih sulit dan berbahaya untuk melarikan diri ke Barat melewati perbatasan ini.

Namun perbatasan sektoral antara Berlin Timur dan Barat tidak ditutup. Banyak warga Jerman Timur pergi ke Berlin Timur dan dari sana menerobos ke Berlin Barat. Begitu sampai di Berlin Barat mereka menginap di sana atau melarikan diri ke Jerman Barat. Jerman Timur kehilangan terlalu banyak pekerja terampil di tahun-tahun ini.

Masalah besar lainnya adalah dua mata uang di Jerman dan terutama di Berlin. DM Jerman Barat telah ditukar dengan DM Jerman Timur dengan kecepatan 1: 4 (1 DM West = 4 DM Ost) di Berlin Barat. Orang-orang dengan DM Jerman Barat bisa mendapatkan barang dengan harga sangat murah di bagian timur Berlin.

Postcomended   Akhir Perjalanan HTI

Pemerintah Jerman Timur tidak melihat cara lain untuk mencegah penduduk melarikan diri ke Barat melalui Berlin daripada menutup perbatasan antara Berlin Timur dan Barat pada tanggal 13 Agustus 1961.

Peristiwa lainnya yang terjadi pada 13 Agustus:

Fidel!

1926: Revolusioner Kuba, Fidel Castro, lahir di provinsi Oriente, Kuba timur. Putra seorang imigran Spanyol, penganut Katolik Roma, yang telah membuat sistem rel kereta api untuk mengangkut tebu. Dia terlibat dalam politik revolusioner saat dia masih menjadi pelajar. Karakter paling menonjol dari politiknya selama periode tersebut adalah keyakinan anti-Amerikanya; dia bukan seorang Marxis yang terbuka. Pada 1953, Castro ditangkap dan diadili karena berkonspirasi menggulingkan pemerintah Kuba. Dia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. (http://www.history.com/this-day-in-history/fidel-castro-born).

1918:  Bayerische Motoren Werke AG alias BMW, didirikan sebagai perusahaan publik di Jerman.

2013: Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, ditangkap oleh KPK atas kasus suap yang menimpa dirinya.(https://en.m.wikipedia.org/wiki/August_13)

14 Agustus:

1597: Armada kapal Cornelis de Houtman tiba di Banten, Jawa. Kedatangannya merupakan untuk pertama kalinya orang Belanda datang ke pulau ini. Mereka membawa misi imperialisme pada masa itu: glory, gold, dan gospel. (lihat: http://www.sejarah-negara.com/2013/12/belanda-pertama-kali-tiba-di-banten.html?m=1).

1281:  Selama Invasi Kedua Kubilai Khan ke Jepang, armada Cina yang menyerang 3.500 kapal hilang dalam topan dekat Jepang.

Postcomended   Amazon tak Ingin Biarkan Alibaba Sendirian di Asia Tenggara

1937: Cina mengumumkan perang terhadap  Jepang.

1941: Presiden AS, Franklin Roosevelt, dan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill, menerbitkan deklarasi bersama yang kemudian dikenal sebagai Piagam Atlantik. Piagam ini ditandatangani di atas kapal perang Kerajaan Inggris HMS Prince of Wales (53) di perairan Samudera Atlantik, tepatnya di wilayah Argentia, Newfoundland, Kanada. Dalam Piagam Atlantik terdapat 8 poin penting. Salah satunya adalah:

  1. Tidak ada lagi wilayah yang dicari oleh Amerika Serikat atau Inggris.
  2. Pengaturan sebuah wilayah harus sesuai dengan kehendak masyarakat bersangkutan.
  3. Hak untuk menentukan nasib sendiri.
  4. Pengurangan rintangan perdagangan.
  5. Memajukan kerjasama ekonomi dunia dan peningkatan kesejahteraan sosial.
  6. Kebebasan berkehendak dan bebas dari kekhawatiran.
  7. Menciptakan kebebasan di laut lepas.
  8. Pelucutan senjata di seluruh dunia pasca perang.

Eforia warga New York memperingati kemenangan sekutu atas Jepang (V-J Day), di Time Square.

1945: Mulainya peringatan V-J Day, atau Victory over Japan Day, yakni peringatan kemenangan sekutu atas Jepang. Akibat pemboman di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang menyerah tanpa syarat, yang menandai berakhirnya Perang Dunia II.

1949: Kudeta militer di Suriah di bawah Kolonel Sami Hinnawi.

1982: Iran “Ramadan-offensive” in Iraq

1984: IBM releases PC DOS version 3.0

1986: Pemimpin oposisi Pakistan, Benazir Bhutto, ditangkap.

1989: Presiden rezim apartheid Afrika Selatan, Pieter Willem (PW) Botha, mengundurkan diri. Pria botak yang biasa dipanggil “P.W.” dan “Die Groot Krokodil” (Si Buaya Besar), adalah Perdana Menteri Afrika Selatan dari 1978 hingga 1984 dan juga presiden dari 1984 hingga 1989. Botha adalah pendukung Partai Nasional Afrika Selatan dan penganjur rasialisme serta sistem apartheid.(sumber: http://www.onthisday.com/events/august/14 dan wikipedia).

Postcomended   Freeport Harus Ikuti Aturan, atau Hengkang dari Indonesia

2016: Usain Bolt memenangkan emas untuk 100 meter, sprint, di olimpiade Rio Dejaneiro.

15 Agustus

1914: Terusan Panama dibuka

1950: Sukarno memproklamasikan Republik Indonesia sebagai negara Kesatuan dan dikukuhkan sebagai Presiden pertamanya.

1962: Belanda dan Indonesia menandatangani kesepakatan atas Papua Nugini.

1985: PW Botha memberikan Pidato “Rubicon” di Durban, Afrika Selatan. Dia mengecewakan banyak orang karena menolak mempertimbangkan mereformasi negara tersebut dari sistem apartheid.

1989: F. W. de Klerk, yang reformis, menjadi Presiden Afrika Selatan, menggantikan PW Botha. (http://www.onthisday.com/events/august/15).***(ra)