UK Elections 2017: 5 Challenges Facing Britain's New Prime Minister ndtv.com650 × 400Search by image Whoever ends up becoming Britain's new prime minister faces a daunting five years in office, with the negotiations of the country's withdrawal from the European Union topping the list of priorities.

UK Elections 2017: 5 Challenges Facing Britain’s New Prime Minister ndtv.com650 × 400Search by image Whoever ends up becoming Britain’s new prime minister faces a daunting five years in office, with the negotiations of the country’s withdrawal from the European Union topping the list of priorities.

Hari ini, 1884, sebanyak 25 negara menyelenggarakan Konferensi Meridian Internasional. Pada hari ini dicapai kesepakatan bahwa Greenwich di London, Inggris, ditetapkan sebagai garis bujur untuk meridian waktu universal. 

Permasalahan perbedaan waktu muncul ketika tidak ada titik ekuivalen untuk mengukur bujur (longitude) meskipun garis lintang selalu diukur dari Khatulistiwa. Selama bertahun-tahun, garis bujur telah diukur dari berbagai tempat, termasuk observatorium nasional, pulau Hierro di Canary dan Katedral St Paul di London; masing-masing negara telah memilih sendiri tempat untuk mengukurnya.

Awal abad ke-19 muncul seruan agar dunia menyatukan dan mengadopsi satu meridian. Tapi muncul masalah tak cuma karena lokasi geografis, namun juga terkait pengukuran waktu: untuk merasionalisasi yang satu, akan memerlukan rasionalisasi yang lain.

Postcomended   Malala Desak Sejawatnya Sesama Peraih Nobel agar Kutuk Kekerasan pada Rohingya

Pengenalan Almanak Nautical pada 1767 mengharuskan pelaut menggunakan waktu astronomi:  hari dihitung dari siang hari, dimulai pada pukul 12 siang pada hari sipil (civil day). Maksud “civil day” adalah satu hari yang diadopsi untuk perhitungan waktu dalam urusan sipil.

Sampai saat itu, pelaut telah menggunakan hari sipil tersebut, bersamaan dengan hari bahari. Hari bahari juga dimulai pada siang hari, tapi mulai dua belas jam menjelang hari sipil. Potensi kebingungan karena kemiripan antara hari astronomi dan bahari jauh berkurang saat pada 11 Oktober 1805, Angkatan Laut Inggris mengeluarkan perintah untuk mengakhiri penggunaan hari bahari. Perubahan serupa terjadi di Amerika pada tahun 1848.

Adalah munculnya teknologi baru, dalam hal ini kereta api pada 1830-an, yang memaksa dilakukannya reformasi sistem waktu yang lebih luas, dan dengan begitu mengadopsi satu Meridian Utama saja. Ketika waktu setempat memadai untuk ukuran waktu kereta kuda, namun ternyata tidak sesuai untuk kereta api.

Postcomended   Serat, Susu, dan Air, Satukan Islam dan Yahudi

Ketika di Bristol sudah tengah hari misalnya, di London, sekitar 100 mil ke timur, baru pukul 10.12. Agar jadwal kereta dapat berjalan dengan baik, alih-alih menggunakan waktu setempat, perusahaan perkeretaapian memperkenalkan satu standar waktu sendiri di jaringan mereka.

Di dataran Inggris, ini dikenal sebagai Greenwich Mean Time (GMT). Ukuran waktu ini dipilih karena sinyal waktu sudah tersedia langsung dari Royal Observatory di Greenwich melalui telegraf listrik. Di daratan Inggris bagaimanapun, perbedaan waktu antara titik paling timur dan paling barat hanya sekitar 30 menit; secara signifikan kurang dari empat jam di daratan Amerika Serikat (AS).

Semua masalah perbedaan waktu itu terakumulasi, hingga akhirnya diselenggarakan Konferensi Meridian Internasional. Adalah Chester Arthur, presiden AS ke-21, memutuskan bahwa sudah waktunya dunia menyepakati patokan untuk perbedaan waktu ini.

Postcomended   Istilah-istilah Daging Babi

Maka pada Oktober, 1884, tepatnya hari ini, konferensi tersebut diselenggarakan bertempat di Washington DC. Konferensi yang dihadiri 41 delegasi dari 25 negara ini menyepakati negara dibagi dalam 24 zona waktu. Lebar setiap zona adalah 15 derajat bujur Bumi dimulai dari Greenwich di Inggris.(***/thegreenwichmeridian/mediaindonesia)

 

Share the knowledge