Internasional

13 Oktober dalam Sejarah: Penemuan Kata “Allah” dan “Ali” dari Pemakaman Viking Kuno, Diumumkan

Kata "Allah" dalam aksara Arab yang ditemukan pada pita kostum khas Viking kuno (kedit: Annika Larsson, via The Atlantic)

Kata “Allah” dalam aksara Arab tertulis pada pita kostum khas Viking. Bangsa Viking kuno diduga telah dipengaruhi Islam (Kredit: Annika Larsson, via The Atlantic)

Pada tanggal ini tahun 1884, Greenwich di London ditetapkan sebagai garis waktu universal garis bujur. Tahun 1963, popularitas grup band The Beatles yang telah melahirkan penggemar fanatik yang menjerit-jerit, membuat media arus utama menciptakan istilah “Beatlemania”. Pada tanggal ini juga, 2017, arkeolog mengumumkan penemuan karakter Arab “Allah” dan “Ali” pada kostum pemakaman Viking dari pemakaman di Gamla Uppsala, Swedia.

Nama “Allah” telah ditemukan tersulam pada pakaian pemakaman Viking kuno; satu penemuan oleh peneliti di Swedia yang digambarkan sebagai “mengejutkan”. Pola-pola sutra tersebut pada awalnya dianggap sebagai dekorasi Viking Age pada umumnya, namun pemeriksaan ulang oleh arkeolog Universitas Uppsala, Annika Larsson, mengungkapkan bahwa itu adalah naskah geometrik Kufic.

Dilaporkan laman The Independent, naskah Kufic ini ditemukan pada anyaman pita (kain pengikat) serta pada produk pakaian lainnya di dua pemakaman terpisah, yang menunjukkan bahwa kebiasaan pemakaman Viking telah dipengaruhi oleh Islam.

Postcomended   Kabar Gembira untuk yang Sering Kurang Tidur

Tenunan pita tersebut berisi tulisan Arab kuno, karakter Kufic, yang memohon kepada Allah dan Ali. Karakter Kufic lainnya sebelumnya ditemukan di zaman Viking pada mosaik di monumen pemakaman dan makam, terutama di Asia Tengah.

“Satu detail yang menarik adalah bahwa kata ‘Allah’ digambarkan dalam gambar (dengan pola) cermin,” kata Larsson. “Mungkin ini (pola cermin) adalah upaya untuk menulis doa agar dapat dibaca dari kiri ke kanan.”

Sebelumnya, kata Larsson, para peneliti sering mempertahankan teori bahwa benda-benda ketimuran yang ditemukan di pemakaman Viking Age merupakan hasil penjarahan. Namun penemuan kali ini bisa membantahnya karena prasasti ini ditemukan pada pakaian khas Viking Age.

Postcomended   Empat Tanda Mencemaskan Kecanduan Kafein #HariToleransiInternasional

“Ini adalah pemikiran yang mengejutkan bahwa pita-pita, seperti kostum, (dibuat) di jantung Muslim. Agaknya, kebiasaan pemakaman Viking Age (telah) dipengaruhi oleh Islam dan oleh gagasan tentang kehidupan abadi di surga setelah kematian.”

Larsson menambahkan, “Dalam Al-Qur’an tertulis bahwa penghuni surga akan mengenakan pakaian sutra. Prasasti teks pita ini dapat menjelaskan meluasnya (penggunaan) sutra di makam-makam Viking Age. Temuan ini sama-sama lazim di makam pria dan wanita.”

Pada penelitian sebelumnya, Larsson telah mengungkap penggunaan luas sutra selama zaman Viking di Skandinavia. Kain itu diduga berasal dari Persia kuno dan Asia Tengah.***

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top