Internasional

14 Januari dalam Sejarah: Bantai 100-an Muslim Bosnia, Lima Orang Kroasia Divonis Bersalah

Share the knowledge

 

http://www.gezginiz.net/2017/01/11/guzel-insanlarin-guzel-ulkesi-5-gun-srebrenica/

Kuburan korban pembantaian muslim Bosnia oleh milisi Kroasia (gambar dari: gezginiz.net)

Pada tanggal ini tahun 2000, lima orang Kroasia dihukum karena memiliki peran kunci dalam kampanye pembersihan etnis tahun 1993 yang terkenal kejam. Kasus ini kadangkala disebut kasus Kuprescic karena tiga terdakwa lain membawa nama keluarga tersebut.

Dalam laporannya yang dipublikasikan pada tanggal ini, The Wahsington Post menyebutkan bahwa Hakim Antonio Cassese dari Pengadilan Kriminal Internasional untuk bekas Yugoslavia, di Den Haag, memberikan vonis bersalah kepada lima orang dengan tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan 16 April 1993.

Waktu itu, lebih dari 100 warga sipil Muslim di desa Ahmici, Bosnia, termasuk 33 perempuan dan anak-anak, dibantai di bawah pengawasan mereka. Hakim mengatakan di ruang sidang pengadilan bahwa: Ahimic harus ditambahkan ke dalam daftar panjang dusun dan kota yang sebelumnya tidak diketahui, yang mencatat sejarah kekejian menjijikkan dan membuat kita semua bergidik ngeri dan malu.

Postcomended   Wacana "Peluru Darah Babi" Donald Trump, dan Kengerian Muslim pada Babi

Hakim mengutip nama-nama lain dusun/kota dalam daftar tersebut: Dachau, Jerman; hutan Katyn di bekas Uni Soviet; Soweto, Afrika Selatan; My Lai, Vietnam; serta Sabra dan Shatila di Lebanon. Vladimir Santic, yang mengepalai milisia Kroasia Bosnia di daerah yang dikenal sebagai Jokers, mendapat hukuman terberat: 25 tahun penjara di penjara pengadilan di luar Den Haag. Drago Josipovic, salah satu letnannya, dihukum 15 tahun.

Kasus ini kadang-kadang disebut kasus Kuprescic karena tiga terdakwa lain membawa nama keluarga itu. Saudara Zoran dan Mirjan Kuprescic dijatuhi hukuman masing-masing 10 dan 8 tahun, dan sepupu mereka Vlatko Kuprescic menerima hukuman enam tahun. Tiga bajingan Kroasia Bosnia ini melakukan eksekusi menggunakan senapan mesin dan pembakaran rumah dan masjid di hari kejadian.

Postcomended   Setelah Teriak "Saya Bukan Penjahat Perang!" Komandan Perang Bosnia Tenggak Racun dan Tewas

Terdakwa keenam, Dragan Papic, dibebaskan dari tahanan karena kurangnya bukti. Semua kecuali Vlatko Kuprescic, yang ditangkap oleh pasukan NATO, menyerah ke pengadilan lebih dari dua tahun lalu. Para terdakwa dan pengacara serta para penjaga mereka hadir di ruang sidang, lapor kantor berita, dan pengacara mengatakan mereka akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Hukuman itu merupakan tonggak penting dalam sejarah pengadilan selama 7 tahun karena persidangannya yang panjang (15 bulan) dan sulit (melibatkan 158 saksi).***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top