14 November dalam Sejarah: Novel Moby Dick Pertamakali Terbit di Amerika, Sempat Sepi Pembaca

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8b/Moby_Dick_final_chase.jpg/170px-Moby_Dick_final_chase.jpg

Hari ini, 1851, Moby Dick, novel karya Herman Melville, pertama kali dipublikasikan di Amerika Serikat (AS) oleh Harper & Brothers, New York. Di awal-awal terbit di Inggris dan AS, novel ini sempat kurang mendapat respon. Namun ketika bahkan diakui menjadi salah satu masterpiece dalam kesusasteraan Amerika, sang penulis sudah meninggal dunia. Novel ini diterbitkan pertama kali oleh penerbit Inggris, Richard Bentley, sekitar sebulan sebelum terbit di AS. Kini Moby Dick dapat dianggap sebagai salah satu novel klasik dunia.

Moby Dick adalah julukan untuk seekor paus. Adalah Ishmael, mengikuti pelayaran satu kapal pemburu paus yang dipimpin oleh Kapten Ahab, seorang yang digambarkan obsesif.

Postcomended   5 November dalam Sejarah: Parker Bersaudara Mengeluarkan Permainan Monopoli

Akibat kecelakaan saat memburu seekor paus yang dijulukinya Moby Dick tersebut, sang kapten harus kehilangan satu kakinya. Karena itu Kapten Ahab sangat dendam kepada mamalia laut ini, sampai tak peduli pada keselamatannya maupun anak buahnya.

Suatu saat, Kapten Ahab bertemu lagi dengan Moby Dick. Ia menaiki punggungnya dan menancapkan tombak di perut Moby-Dick. Paus ini mengamuk. Tubuhnya yang besar menghancurkan kapal dan membuat seluruh awaknya jatuh ke laut dan mati tenggelam, kecuali Ishmael.

Sebelum akhirnya diterbitkan di Inggris, Moby Dick sempat kesulitan memperoleh penerbit, bahkan beberapa kali mendapat penolakan. Respon pembaca pun awalnya biasa-biasa saja.

Postcomended   10 Oktober dalam Sejarah: Batavia Banjir Darah, VOC Membantai Warga Etnis Cina

Beberapa pengamat sastra mengungkapkan bahwa penyebabnya mungkin karena Melville banyak menggunakan simbol yang dibungkus pemikiran-pemikiran filosofis, sehingga sulit dicerna pembaca umum. Beberapa teknik menulisnya juga dianggap tak lazim.

Hingga kini novel Moby Dick masih terus dicetak dan dibaca dari generasi ke generasi. Kisahnya sudah diangkat ke dalam bentuk drama, film, kartun, hingga komik. (***/wikivisualy/htanzil)

Leave a Reply