Empat peristiwa yang terjadi pada tanggal ini, yang menjadi pilihan redaksi, adalah: pada 1991, sebuah dokumen merilis informasi bahwa Diktator Panama era 1980-an, Jendral Manuel Noriega, adalah “orang CIA di Panama”. 

Tanggal ini juga pada 1948 menjadi saksi bagaimana wilayah Palestina menjadi milik Israel akibat kekalahan pasukan negara-negara Arab oleh Israel. Pada 1941, pesawat turbojet Inggris terbang untuk pertamakalinya. Sedangkan pada 1817, di tanah Air terjadi Pemberontakan rakyat Ambon melawan Belanda, dipimpin Kapitan Pattimura.

Pada 1800, Inggris mulai melakukan invasi untuk mengambil alih wilayah Belanda seperti Ternate & Banda. Pada 1810, Inggris berhasil menaklukkan Maluku dengan mengirim Jenderal Bryant Martin untuk berkuasa.

Namun Konvensi London pada 1814, memutuskan agar Inggris mengembalikan control Maluku kepada pemerintah Belanda. Karena itu, sejak tahun 1817 Belanda mulai mengatur kembali kekuatannya di Maluku.

Kedatangan tahap kedua ini tidak mudah. Masyarakat Maluku tidak bersedia kembali dijajah Belanda. Mereka muak pada Belanda yang mewariskan kondisi politik, ekonomi, serta hubungan sosial yang buruk.

Postcomended   Barat Curiga Putin yang Mantan Anggota KGB, Terlibat Upaya Pembunuhan Skripal

Di bawah komando Thomas Matulessy alias Kapitan Pattimura, seorang mantan staf Angkatan Darat Inggris, rakyat Maluku berdiri, mengangkat senjata untuk mengusir Belanda.

Pada 15 Mei 1817 mereka melancarkan serangan yang dipusatkan di Benteng Duurstede milik Belanda di daerah Saparua. Dalam pemberontakan rakyat Maluku ini, Staf Residen van den Berg, terbunuh.

Dalam upaya mempertahankan Maluku dari okupasi Belanda ini, Pattimura dibantu oleh koleganya: Philip Latumahina, Anthony Rebak, dan Said Perintah.

Postcomended   13, 14, 15 Agustus dalam Sejarah: Tembok Berlin Dibangun

Semangat gerakan rakyat Maluku menolak penjajahan kembali oleh Belanda ini menyebar ke seluruh pulau. Paulus Tiahahu dan putrinya Christina Martha Tiahahu bertempur di Pulau Nusalaut, sementara Kapitan Ulupaha angkat senjata di Ambon.

Sayangnya, pertarungan penuh strategi dan trik ini bisa dipatahkan oleh Belanda. Patimura dan teman-temannya dihukum mati; digantung di Benteng Nieuw Victoria, Ambon. Sementara Christina Tiahahu meninggal di dalam perjalanan menuju pengasingannya di pulau Jawa dan mayatnya dibuang ke laut Banda.(***/diolah dari indahnesia.com)

Share the knowledge