Loading...
Lifestyle

15 Oktober dalam Sejarah: Koalisi Internasional Canangkan Hari Ini “Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Dunia”

Share the knowledge

 

(gambar dari: www.askideas.com)

(gambar dari: www.askideas.com)

Pada tanggal ini, 2008, koalisi negara-negara di seluruh dunia yang tergabung dalam Global Handwashing Partnership di bawah dukungan PBB, mencanangkan Global Handwashing Day atau diindonesiakan sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Dunia.

Pencanangan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Dunia ini merupakan upaya global tahunan yang didedikasikan untuk advokasi mencuci tangan menggunakan sabun sebagai cara yang mudah, efektif, dan terjangkau untuk mencegah penyakit dan menyelamatkan jiwa.

Situs globahandwashing.org menyebutkan, Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Dunia merupakan kesempatan untuk merancang, menguji, dan mereplikasi cara-cara kreatif untuk mendorong orang mencuci tangan memakai sabun pada saat-saat kritis.

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Dunia pertama diadakan pada 2008, ketika lebih dari 120 juta anak di seluruh dunia mencuci tangan mereka memakai sabun di lebih dari 70 negara.

Sejak tahun itu, para pemimpin komunitas internasional telah menggunakan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Dunia untuk menyebarkan berita tentang mencuci tangan, membuat wastafel dan keran air, dan menunjukkan kesederhanaan dan nilai tangan bersih.

Sejak itu, Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Dunia terus tumbuh; dan disahkan oleh pemerintah, sekolah, lembaga internasional, organisasi masyarakat sipil, LSM, perusahaan swasta, perorangan, dan banyak lagi.

Tema Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Dunia untuk tahun ini (2019) adalah “Tangan Bersih untuk Semua”. Tema tahun ini mengikuti dorongan untuk tidak meninggalkan siapa pun di Agenda Pembangunan Berkelanjutan.

Situs resmi Global Handwashing menyebutkan dalam tulisannya bahwa ketidaksetaraan dalam fasilitas cuci tangan dan program promosi cuci tangan yang efektif dapat menempatkan individu pada risiko lebih tinggi untuk penyakit yang berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan hasil ekonomi mereka. Tema tahun ini mengingatkan kita bahwa kita harus inklusif ketika menangani perbedaan cuci tangan.

Dikutip dari laman UN Water, mencuci tangan dengan sabun dan air adalah salah satu cara paling sederhana dan paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit. Namun, 3 miliar orang masih kekurangan fasilitas cuci tangan dasar dengan sabun dan air di rumah.

Global Handwashing Partnership (GHP) didirikan pada 2001. Anggota organisasi ini saat ini termasuk lembaga pemerintah, organisasi multilateral, perusahaan, organisasi non-pemerintah, dan lembaga akademik. GHP bekerja untuk mengembangkan dan berbagi pengetahuan untuk memperkuat implementasi cuci tangan.

“Kami juga berupaya membangun komitmen politik dan memicu tindakan untuk mempromosikan cuci tangan di tingkat lokal, nasional, dan internasional, termasuk melalui inisiatif advokasi, seperti Hari Cuci Tangan Global.
Kami dipandu oleh visi global bahwa mencuci tangan yang benar dengan sabun pada saat-saat kritis akan diakui secara universal, dipromosikan, dan dipraktikkan sebagai hal mendasar bagi kesehatan yang baik,” sebut GHP.***

Loading...


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top