Internasional

16 Mei dalam Sejarah: pada Usia ke-14, Marie Antoinette Menikahi Calon Raja Prancis

Share the knowledge

 

Marie Antoinette (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=FS0dwIpb2VQ)

Marie Antoinette (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=FS0dwIpb2VQ)

Pada tanggal ini tahun 1770, bertempat di Versailles, Marie Antoinette (14) putri dari Archduchess Maria Theresa Austria dan Kaisar Romawi Suci Francis I, menikah dengan Louis, dauphin Prancis, calon raja Prancis. Suatu saat keduanya harus menghadapi mesin pancung.

Ini termasuk pernikahan politik. Dikutip dari laman History, Prancis berharap pernikahan mereka akan memperkuat aliansi dengan Austria, musuh lamanya. Pada 1774, dengan kematian Raja Louis XV, Louis dan Marie dinobatkan sebagai raja dan ratu Perancis.

Sejak awal, Louis tidak cocok untuk berurusan dengan masalah keuangan parah yang diwarisi dari Raja Louis XV, yang adalah kakeknya.

Postcomended   6 April dalam Sejarah: Tunjukkan Pembangkangan, Mahatma Gandhi Pimpin "Salt March"

Selain itu kritik menghujani selama kepemimpinannya: sang Ratu dianggap bergaya hidup mewah, pengabdiannya untuk kepentingan Austria, dan penentangannya terhadap reformasi monarki.

Marie memberikan pengaruh buruk yang semakin besar terhadap suaminya. Di bawah pemerintahan mereka monarki menjadi terasing secara berbahaya dari rakyat Prancis.

Dalam satu episode legendaris, Marie diduga menanggapi berita mengenai petani Prancis yang miskin yang tidak memiliki makanan untuk dimakan, dengan menyatakan, “Biarkan mereka makan kue.”

Saat Revolusi Prancis pecah, Marie dan Louis menolak saran dari monarki konstitusional yang berusaha mereformasi monarki untuk menyelamatkannya.

Di sisi lain, pada 1791, oposisi terhadap pasangan kerajaan ini telah menjadi begitu sengit sehingga keduanya dipaksa mencoba melarikan diri ke Austria.

Postcomended   21 November dalam Sejarah: Thomas Edison Temukan Alat Putar dan Rekam Suara Pertama

Dalam pelariannya, Marie dan Louis ditangkap oleh pasukan revolusioner di Varennes, Prancis, dan dibawa kembali ke Paris. Di sana, Louis dipaksa menerima konstitusi tahun 1791, yang membuatnya menjadi figur belaka.

Pada Agustus 1792, pasangan kerajaan ini ditangkap oleh sansculottes dan dipenjara. Sansculottes adalah julukan untuk masyarakat umum dari kelas bawah di Prancis pada akhir abad ke-18. Pada September, monarki dihapuskan oleh Konvensi Nasional.

Keduanya pada akhirnya dijatuhi hukuman mati dengan pasal sama, pengkhiatanan. Louis digiring ke tiang guillotine pada Januari 1792, sedangkan Marie pada Oktober tahun yang sama.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top