Japan rejects clemency appeal of last Aum Shinrikyo cult member ... The Telegraph Former leader of the Aum Shinrikyo cult Shoko Asahara: Japan rejects clemency appeal of last

Japan rejects clemency appeal of last Aum Shinrikyo cult member … The Telegraph Former leader of the Aum Shinrikyo cult Shoko Asahara: Japan rejects clemency appeal of last

Tanggal ini mencatat beberapa peristiwa penting dan menarik. Pada 1862, Jean Joseph Etienne Lenoir membangun mobil pertama yang pernah ada. Tahun 1989 mencatat, Presiden Soviet Mikhail Gorbachev dan pemimpin Cina Deng Xiaoping bertemu di Beijing untuk mengakhiri keretakan 30 tahun. Sedangkan di tahun 1995, Jepang digemparkan sekte yang melakukan serangan gas di fasilitas subway yang menewaskan 12 orang. Pada tanggal ini, pimpinannya ditangkap.

Shoko Asahara, pemimpin sekte rahasia Aum Shinrikyo, yang diyakini menjadi dalang di balik serangan gas beracun 20 Maret 1995 di kereta bawah tanah Tokyo, ditangkap pada 16 Mei 1995. Asahara dituntut polisi atas tuduhan pembunuhan resmi yang dilakukan guru ini beserta 40 pengikutnya.

Ratusan petugas polisi dikerahkan ke sekitar 130 fasilitas kultus “Kebenaran Tertinggi Aum Asahara” untuk mencari para tersangka. Tetapi fokus utama dari operasi itu –yang disiarkan langsung berbagai jaringan berita– adalah properti luas pemujaan yang terletak di bawah Gunung Fuji, di mana Asahara telah berlindung selama berminggu-minggu bersama istri dan enam anaknya.

Postcomended   Budaya Matahara Bikin Wanita Pekerja Jepang Kesulitan untuk Memiliki Anak

Butuh lebih dari tiga jam pencarian di situs Fuji –yang disebut sarang lebah dengan terowongan bawah tanah dan lorong-lorong rahasia– sebelum polisi menemukan Asahara, duduk sendirian di “ruang meditasi”. Baik dia maupun para pengikutnya tidak melakukan perlawanan.

Surat perintah pembunuhan yang dikeluarkan hari ini terhadap Asahara dan para pemimpin kultus lainnya, dimaksudkan oleh pihak berwenang untuk mengakhiri musim semi paling menakutkan yang dialami Jepang selama lebih dari 20 tahun.

Serangan teroris di fasilitas kereta bawah tanag (subway) yang menewaskan 12 orang dan melukai 5.000 orang lainnya, diikuti oleh beberapa insiden lain yang melibatkan gas beracun; penembakan kepala polisi yang memimpin penyelidikan terhadap kultus tersebut; dan penusukan fatal seorang pembantu senior ke Asahara.

Postcomended   Media Asing Soroti Peristiwa Keracunan Massal Miras Oplosan: Pelarangan Menimbulkan Pasar Gelap Miras Ilegal

Operasi hari ini adalah salah satu penangkapan paling umum yang tercatat di sini. Ratusan wartawan berada di bawah Gunung Fuji, dan jaringan TV menawarkan liputan rinci dan analisis instan.

Pada saat yang sama, ada beberapa kekhawatiran bahwa para pengikut Ashahara yang masih berkeliaran dan marah atas penangkapan pemimpin mereka mungkin mencoba untuk melakukan semacam pembalasan.(***/onthisday/washingtonpost)

Share the knowledge