Internasional

16 November dalam Sejarah: Muncul Pertamakali di Cina, Penyakit Ini Lalu Menyebar ke Negara Lain

 

Seorang pekerja rumah sakit memakai masker untuk melindungi diri dari SARS saat ia mengeluarkan pembersih tangan di satu rumah sakit di Toronto, Kanada, pda 29 Mei 2003, tahun di mana SARS sedang mewabah di dunia / AP

Seorang pekerja rumah sakit memakai masker untuk melindungi diri dari SARS saat ia mengeluarkan pembersih tangan di satu rumah sakit di Toronto, Kanada, pda 29 Mei 2003, tahun di mana SARS sedang mewabah di dunia /AP

Dalam kurun dua tahun sejak kasus pertama muncul, sebanyak sekitar 800 orang di seluruh dunia dari 8000-an kasus, tewas oleh penyakit yang kemudian dikenal sebagai SARS (sindrom pernapasan akut berat). Kasus pertama SARS muncul di wilayah bernama Foshan di Cina pada tanggal ini tahun 2002, dan menyebar antara lain hingga Kanada, Rusia, Thailand, dan Singapura. Dokter yang mengidentifikasi SARS pada pasien pertama yang meninggal, turut meninggal akibat penyakit ini.

SARS adalah penyakit pernapasan akut yang disebabkan oleh virus corona (CoV). Gejalanya termasuk demam, batuk, sakit kepala parah, pusing, sesak napas, dan keluhan sejenis flu lainnya. Penyakit ini muncul sebagai pneumonia atipikal yang tidak merespon perawatan standar.

Postcomended   11 Juli dalam Sejarah: Laksamana Cheng Ho Memulai Penjelajahan ke Samudra Hindia

Cara penyebarannya adalah melalui udara/pernapasan (batuk atau bersin), melalui kontak kulit seperti jabat tangan atau pelukan, melalui air liur (berciuman atau minum dari satu gelas), dan melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi (selimut atau pegangan pintu).

Pada 16 November 2002, SARS pertama kali dilaporkan di Foshan, Cina. Dalam waktu tiga bulan sejak itu, lima orang dilaporkan meninggal dengan lebih dari 300 dilnyatakan menderita SARS di provinsi Guangdong, Tiongkok.

Dikutip dari laman CNN, orang pertama yang meninggal karena SARS, dan disebut sebagai pasien nol, adalah Liu Jianlun. Liu mengembangkan gejala SARS dalam perjalanan dari Huang Xingchu di provinsi Guangdong untuk mengunjungi keluarga di Hong Kong.

Dia menginfeksi orang-orang di hotelnya dan keluarganya. Dia dirawat di rumah sakit dan meninggal, seperti halnya satu anggota keluarga lainnya. Sekitar empat bulan setelah Liu meninggal, dokter WHO yang mengidentifikasi SARS pada Liu, Dr. Carlo Urbani, meninggal akibat virus ini saat berada di Bangkok, Thailand.

Postcomended   16 November dalam Sejarah: Operasi Karpet Ajaib Terbangkan Yahudi Pertama ke Israel

Pada 15 Maret 2003, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut SARS sebagai “ancaman global” dan mengeluarkan saran perjalanan darurat (emergency travel advisory) tentang penyakit ini. Di bulan ini, para pejabat Hong Kong telah mengarantina lebih dari 1.000 orang, menyusul kemudian sekolah-sekolah di Singapura.

Kecemasan Pada 1 April 2003, satu penerbangan American Airlines dari Tokyo dikarantina di Bandara Mineta San Jose, AS. Tiga penumpangnya diangkut ke rumah sakit daerah untuk evaluasi SARS namun kemudian dibebaskan.

Ketika pada Mei 2003 WHO mengeluarkan Kanada dari daftar negara-negara tempat penularan lokal penyakit ini, dan menghapus peringatan perjalanannya terhadap Hong Kong dan provinsi Guangdong, Rusia menegaskan kasus pertama SARS di satu kota yang berbatasan dengan Cina.

Pada 30 April 2004, Kementerian Kesehatan Cina mengumumkan seorang wanita yang meninggal pekan lalu di provinsi Anhui akibat menderita SARS. Ini menjadi kematian pertama berkaitan dengan SARS di tahun ini.

Di kawasan Asia Tenggara, tercatat pasien SARS meninggal tiga orang di Singapura dan satu di Thailand. Hingga kasus terakhir dilaporkan pada 2004, tak ada satupun kasus tertular terjadi di Indonesia, meskipun tiga kasus sempat dicurigai pada orang yang baru melakukan perjalanan dari luar negeri.

Postcomended   13 Juli dalam Sejarah: Pemerintahan Darurat Republik Indonesia yang Dipimpin Sjafruddin Prawiranegara Berakhir

Sejak 2004, belum ada lagi kasus SARS yang dilaporkan di mana pun lagi di dunia. Pada Desember 2013, virus sejenis pernah dilaporkan muncul di Arab Saudi. ***

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top