Internasional

16 Oktober dalam Sejarah: Marie Antoinette Digiring ke Meja Guilotine

Marie Antoinette saat digiring menuju tiang guillotine (sumber gambar: https://philitt.fr/2017/03/10/marie-antoinette-la-reine-assassinee/)

Marie Antoinette saat digiring menuju tiang guillotine (sumber gambar: https://philitt.fr/2017/03/10/marie-antoinette-la-reine-assassinee/)

Pada tanggal ini tahun 1923, pabrik kartun The Walt Disney Company didirikan oleh Walt Disney. Dari tanah air, di tanggal sama tahun 1905, Haji Samanhudi mendirikan organisasi Sarikat Dagang Islam (SDI). Organisasi yang pada awalnya merupakan wadah bagi para pengusaha batik di Surakarta ini, dianggap sebagai momentum kebangkitan organisasi asli Indonesia ketimbang Budi Utomo yang lebih sebagai organisasi para kaum priayi. Pada 1793, Marie Antoinette, istri Raja Louis XVI, harus menyerah di bibir guillotine.

Pada tanggal ini tahun 1905, Sarikat Dagang Islam (SDI), organisasi pertama yang didirikan oleh kekuatan kaum pribumi didirikan oleh Samanhudi. Sebagian pihak menganggap bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional seharusnya berdasarkan didirikannya SDI, bukan Budi Utomo.

Sembilan bulan setelah eksekusi suaminya, Raja Louis XVI dari Perancis, Marie-Antoinette mengikutinya ke bibir guillotine, tepatnya pada 16 Oktober 1793. Selain membuat kesal rakyat Prancis dengan gaya hidup mewahnya, dia terlebih duhukum dengan tudingan membantu musuh dan menghasut perang saudara.

Putri dari Kaisar Romawi Suci Francis I ini menikahi Louis pada 1770 untuk memperkuat aliansi Perancis-Austria. Pada suatu masa kekacauan ekonomi di Prancis Setelah Bastille diserang pada 14 Juli 1789, dia hidup secara boros dan mendorong suaminya untuk menolak reformasi monarki.

Postcomended   4 November dalam Sejarah: Ratu Sepatu Filipina Ini Pulang dari Pengasingan, Lalu Ditangkap

Dalam satu episode, ia diduga menanggapi berita bahwa kaum petani Prancis tidak punya roti untuk dimakan dengan mengatakan, “Qu’ils mangent de la brioche!” atau  “Biarkan mereka makan kue!”. Pada Oktober 1789, pasangan kerajaan ini dipaksa pindah ke Paris.

Peningkatan eskalasi revolusi meyakinkan raja dan ratu untuk mencoba melarikan diri ke Austria pada 1791, tetapi mereka ditangkap oleh kekuatan revolusioner dan dibawa kembali ke Paris. Pada 1792, monarki Perancis dihapuskan, dan Louis dan Marie-Antoinette dihukum mati karena pengkhianatan.

Marie Antoinette lahir di Austria dari pasangan Francis I, Kaisar Romawi Suci; dan Ratu Austria Maria Theresa. Dia dilahirkan pada hari yang sama dengan gempa yang terkenal di Lisbon. Seperti kebanyakan putri bangsawan, Marie Antoinette dijanjikan dalam pernikahan untuk membangun aliansi diplomatik antara keluarga kandungnya dan keluarga suaminya.

Saudara perempuannya, Maria Carolina, misalnya, menikah dengan Ferdinand IV, King of Naples. Marie Antoinette menikah dengan dauphin Prancis, Louis, cucu Louis XV dari Perancis, pada 1770. Suaminya ini naik tahta pada 1774 sebagai Louis XVI.

Postcomended   23 Juli dalam Sejarah: Foto Bugilnya Beredar di "Penthouse", Vanessa Williams Serahkan Mahkota Miss America-nya

Mereka dikaruniai anak pertama, seorang anak perempuan pada 1778, dan putra-putranya pada 1781 dan 1785. Sebagian pihak menyebut dia sebagai ibu yang berbakti. Lukisan keluarga menekankan peran domestiknya itu.

Gaya hidup mewahnya kontras dengan kepribadian suaminya yang menarik-diri. Setelah ibunya meninggal pada 1780, ia menjadi lebih boros dan ini menyebabkan kebencian warga Prancis yang semakin besar.

Jika sebelumnya kehadirannya sebagai permaisuri disambut warga Prancis, belakangan dia dituding atas kebiasaan belanjanya dan penentangannya terhadap reformasi. “The 1785-86 Affair of the Diamond Necklace”, sebuah skandal di mana dia dituduh berselingkuh dengan seorang kardinal untuk mendapatkan kalung permata yang mahal, lebih jauh mendiskreditkannya dan merefleksikan monarki.

Ketika keduanya makin tersudut oleh gerakan revolusioner dimana-mana, dikabarkan direncanakan oleh Marie Antoinette, keduanya berusahan melarikan diri ke Austria, namun pelarian ini dihentikan di Varennes pada 21 Oktober 1791.

Saat dipenjara Bersama sang suami, Marie berharap intervensi asing untuk mengakhiri revolusi dan membebaskan keluarga kerajaan. Dia mendesak saudaranya, Kaisar Romawi Suci Leopold II, untuk campur tangan, dan mendukung deklarasi perang melawan Austria pada April 1792, yang diharapkannya akan menghasilkan kekalahan Prancis.

Namun ketidakpopulerannya malah membantu mengarahkan pada penggulingan monarki ketika Parisiennes menyerbu istana Tuileries pada 10 Agustus 1792, diikuti oleh pembentukan Republik Perancis pertama pada September.

Postcomended   Dokter Gigi Ini Antarkan Islandia pada Debutnya di Piala Dunia #TimnasDay

Keluarga mereka dipenjara di Bait Suci pada 13 Agustus 1792, dan pindah ke Conciergie pada tanggal 1 Autust, 1793. Ada beberapa upaya untuk melarikan diri, tetapi semuanya gagal, hingga tiba hari-hari eksekusinya tanpa ampun lagi sebagai refleksi kemarahan rakyat Prancis. Tulisan ini disarikan dari Thought.co dan History.com.***

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top