Mein Kampf

Pada tanggal ini di masa sebelum Masehi (SM) tepatnta pada 390 SM, sepasukan tentara Romawi berhasil dikalahkan oleh orang-orang Galia, yang mengakibatkan penjarahan atas kota Roma. Peristiwa ini dikenal dengan nama Perang Romawi-Galia: Pertempuran Allia. Pada 1898, suami istri  Marie dan Pierre Curie mengaku menemukan polonium, senyawa yang sangat beracun. Di tanggal sama, 1925, diktator Jerman, Adolf Hitler menerbitkan buku manifesto politiknya, “Mein Kampf”.

Pada hari ini tahun 1925, volume satu otobiografi filosofis Adolf Hitler, “Mein Kampf”, diterbitkan. Buku ini merupakan cetak biru agendanya untuk Reich Ketiga dan eksposisi jelas dari mimpi buruk yang akan menyelimuti Eropa dari tahun 1939 hingga 1945. Buku ini terjual sebanyak 9473 eksemplar pada tahun pertamanya.

Hitler mulai menyusun buku ini sambil duduk di penjara Landsberg. Saat itu dia sedang dihukum karena pengkhianatan atas perannya di Beer Hall Putsch yang terkenal, di mana dia dan antek-anteknya berusaha melakukan kudeta dan menguasai pemerintahan di Bavaria. Namun itu berakhir dengan bencana, dengan beberapa sekutu yang ditinggalkan dan yang lainnya jatuh ke tangan pihak berwenang.

Postcomended   23 Agustus dalam Sejarah: Inggris Rebut Hongkong, Tandai Kian Beratnya Perang Candu

Hitler dijatuhi hukuman penjara lima tahun (ia hanya menjalani sembilan bulan). Waktunya di benteng tua di Landsberg itu dijalaninya dengan nyaman, tak ada kebrutalan sebagaimana di penjara. Dia diizinkan menerima tamu dan hadiah, dan diperlakukan sebagai pahlawan kultus.

Dia memutuskan untuk menggunakan waktu luangnya dengan baik dan mulai mendiktekan volume satu dari “magnus opusi”-nya kepada Rudolph Hess, anggota setia Partai Sosialis Nasional Jerman dan sesama revolusioner.

Bagian pertama “Mein Kampf”, dengan sub judul “A Reckoning,” adalah halaman setebal 400-plus mengenai masalah yang menimpa Jerman: Prancis, yang ingin mencabik-cabik Jerman; kurangnya lebensraum, “ruang hidup” dan kebutuhan untuk memperluas timur ke Rusia; dan pengaruh buruk dari ras “anjing”.

Postcomended   2 Desember dalam Sejarah: Daguerre Tangkap Citra Bulan untuk Pertamakali

Bagi Hitler, negara bukanlah entitas ekonomi, melainkan negara rasial. Kemurnian ras merupakan kebutuhan mutlak bagi Jerman yang direvitalisasi.

Adapun kepemimpinan Reich Ketiga Hitler akan meniru ideal Prussia dari pemerintahan otoriter absolut. “Tidak boleh ada keputusan mayoritas, tetapi hanya orang yang bertanggung jawab… Tentunya setiap orang akan memiliki penasihat… tetapi keputusan akan dibuat oleh satu orang,” tulis Hitler.

Perang dengan Prancis, perang dengan Rusia, penghapusan ras “tidak murni”, dan kediktatoran absolut, adalah hal-hal yang menjadi pemikiran Hitler dalam “Mein Kampf”. Hitler menetapkan agenda politiknya 14 tahun penuh sebelum perang pecah.

Volume dua  buku “Mein Kampf” berfokus pada sosialisme nasional, diterbitkan pada tahun 1927. Sepanjang tahun 1920-an, penjualan volume dua biasa-biasa saja. Baru pada 1933, tahun pertama masa jabatan Hitler sebagai kanselir Jerman, penjualan melonjak menjadi lebih dari 1 juta. Popularitasnya mencapai titik di mana buku tersebut menjadi ritual untuk memberikan salinannya kepada pasangan yang baru menikah.(***/history/wikipedia)

Postcomended   20 Oktober dalam Sejarah: Diktator Libya Tewas Diseret dan Disiksa "Pejuang Libya"

 

Share the knowledge