(Tech Viral)

Tahukah bahwa hak paten kereta bayi dipegang W H Richardson, seorang Amerika keturunan Afrika, pada tanggal ini, 1879. Di tanggal sama tahun 2013, Rusia meloloskan undang-undang yang melarang pasangan sejenis mengadopsi anak. Mundur ke 10 tahun silam, sejarah mencatat Google meluncurkan Adsense; platform yang membuat pemilik situs web bisa mendapatkan uang dari iklan.

Pada 18 Juni 2003, Google membuat pengumuman. Setelah sukses peluncuran AdWords, perusahaan memperluas program iklan berbasis pencarian dengan layanan baru yang akan memungkinkan penerbit web untuk menayangkan iklan itu sendiri; iklan yang ditargetkan secara tepat ke konten spesifik dari halaman web masing-masing.

“Dengan Google AdSense, penerbit menayangkan iklan Google AdWords berbasis teks di situs mereka dan Google membayar mereka untuk setiap klik pada iklan ini,” sebut pihak Google.
Google berharap, ada “win-win solution”, yakni para pengguna dan penerbit (pemilik situs web) dapat memaksimalkan potensi pendapatan dari situs web mereka.

Selama sepuluh tahun terakhir, ide inti itu –yang memberi para pengiklan kemampuan untuk menjangkau seluruh halaman web yang berbeda, secara dinamis– telah berkembang menjadi layanan yang, dalam beberapa arti yang sangat nyata, membantu mendorong ekosistem ekonomi web.

Jika Anda melihat iklan di situs web acak, ada peluang bagus bahwa iklan ditayangkan dengan bantuan AdSense. Pada Juni 2004, AdSense meluncurkan iklan bergambar. Pada 2005, mereka bekerja sama dengan Blogger untuk membantu pemilik blog mendapatkan uang dari konten mereka.

Pada 2007, ia menambahkan iklan untuk konten video dan seluler. Pada 2009, ia menambahkan format iklan yang dapat diperluas dan iklan berbasis minat. Mulai 2011, lebih banyak transaksi dilakukan melalui AdSense setiap hari daripada di semua bursa saham utama dunia.

“AdSense pada dasarnya mengubah Web menjadi billboard Google raksasa,” ujar Danny Sullivan, editor Search Engine Land, kepada USA Today pada 2007. “Artinya, Google secara efektif dapat mengubah konten semua orang menjadi tempat untuk iklan-iklan Google.”

AdSense, setelah akuisisi DoubleClick oleh Google pada 2007, menjadi pemain terbesar dalam bisnis iklan bergambar, dan telah memberikan Google aliran pendapatan sekunder yang melengkapi pendapatan perusahaan dari iklan penelusuran dasar.

Google dengan cepat menunjukkan bahwa rejeki nomplok ini menguntungkan lebih banyak orang daripada sekadar menggarap Google. Google mencatat, tahun lalu AdSense membagikan 7 miliar dolar AS pada lebih dari 2 juta penerbit (pemilik web). Kondisi ini melahirkan fenomena “jutawan AdSense”.(***/theatlantic/onthisday)

Share the knowledge