sumber foto: https://www.fbi.gov/history/famous-cases/amerithrax-or-anthrax-investigation

Teknisi laboratorium memegang surat anthrax yang ditujukan kepada Senator Leahy setelah membukanya dengan aman di laboratorium penelitian bio-medis Fort Detrick milik Angkatan Darat AS pada November 2001 (sumber foto: www.fbi.gov)

Tanggal ini mencatat sejumlah peristiwa yang serba pertama. Pada 1977, Voyager I mengambil foto angkasa pertama Bumi dan Bulan. Anda penggemar mi instan cup? Berterimakasihlah pada Momofuku Ando yang pada 1971 memasarkan mi instan cup pertama. Momofuku adalah juga penemu mi instan. Pada tanggal ini, tak lama setelah tragedi terror Menara kembar WTC, Amerika Serikat (AS) diguncang teror surat berisi virus anthrax, pertama yang pernah terjadi.

Pada tanggal 18 September 2001, setelah serangan teror 11 September, AS diguncang insiden “Surat Anthrax” pertama yang dikirim via pos. Lima tewas, 17 lainnya jatuh sakit. Kepanikan melanda. FBI kewalahan oleh banyaknya warga yang melaporkan kecurigaan akan segala bentuk debu, bubuk, dll.

Disebut “Kasus Amerithrax” oleh FBI, serangkaian surat yang dicampur dengan bubuk Anthrax dikirim dalam dua batch pada September dan Oktober 2001. Dikisahkan kembali oleh Historyandheadlines.com, surat-surat tercemar ini ditujukan untuk media ternama di AS dan kepada dua Senator AS.

Sebanyak lima orang meninggal  dan 17 lainnya jatuh sakit oleh surat-surat yang sarat dengan spora Anthrax tersebut. Anthrax sebenarnya umum berada di alam, tetapi biasanya ditemukan dalam konsentrasi terlalu rendah untuk menyebabkan penyakit. Ini adalah ketika seseorang mendapat dosis besar –berupa kepulan kecil spora Anthrax murni– yang membuat tubuh kewalahan dan terjangkit penyakit.

Postcomended   5 Oktober dalam Sejarah: Revolusi Beberapa Tahun Runtuhkan Monarki Absolut Prancis Berabad-abad

Kepanikan yang terjadi menyebabkan Kongres ditutup. Semua persediaan Ciprofloxacin (antibiotik untuk mengobati Anthrax) menghilang dengan cepat di pasaran karena setiap orang dengan paparan potensial direkomendasikan untuk mengambilnya, semengtara pemerintah juga menimbun untuk kebutuhan anggota kongres dan pegawai pemerintah.

Departemen Kepolisian dan FBI kewalahan oleh warga yang melaporkan berbagai bentuk debu dan bubuk dalam berbagai surat, kotak, karton, serta berbagai fasilitas publik seperti keran air minum umum. Ribuan mungkin juga jutaan barang-barang dibawa warga ke polisi. Belum termasuk rentetan panggilan ke polisi untuk menyita dan menghapus benda-benda yang dicurigai.

Semua kepanikan dan kecurigaan di masyarakat itu akhirnya hanya pemborosan waktu dan energi yang luar biasa. Tak ada yang mencurigakan, kecuali tetap pada sejumlah surat yang dikirim oleh satu sumber,

FBI melakukan salah satu investigasi kriminal paling besar dalam sejarah ketika mencoba melacak pelaku dan sumber surat-surat yang mengandung Anthrax. Strain Anthrax spesifik, yang disebut Strain Ames dan diketahui berasal dari Texas, telah diidentifikasi.

Postcomended   Raup Rp 14 M Setiap Posting di Instagram, Kylie Jenner Beli Rumah Mewah Keempatnya

Jenis Anthrax khusus ini telah dipelajari di Iowa State University dan telah digunakan oleh Angkatan Darat AS di Fort Detrick, Maryland, dan di 16 lokasi AS lainnya serta di laboratorium di Kanada, Swedia dan Inggris. Tentunya, semua personel dengan akses ke strain Anthrax ini segera menjadi tersangka.

Misteri dan kontroversi mengenai insiden itu dan penyelidikannya berlimpah. Orang-orang terkejut ketika mengetahui bahwa personil Gedung Putih telah menjalani “rezim Cipro” sebelum surat-surat Anthrax dikirim, dengan Wakil Presiden Dick Cheney dan pengiringnya mulai pada 11 September 2001!

Peristiwa lain yang patut dipertanyakan adalah penghancuran 70 tahun sampel Anthrax di Iowa State University pada awal Oktober 2001, diduga dengan persetujuan FBI dan Pusat Pengendalian Penyakit (CDC). Penghancuran bukti ini telah menghambat penyelidikan.

Dalam pemeriksaan bukti, beberapa ilmuwan mengklaim berbagai senyawa (seperti silikon dioksida dan atau cacar, antara lain) telah ditambahkan ke Anthrax. Selain itu, beberapa ilmuwan tersebut kemudian mencabut pernyataan sebelumnya tentang kandungan Anthrax yang mereka pelajari.

Sudut misterius lain untuk krisis teroris ini adalah teori bahwa pelaku telah menyembunyikan pesan berkode dalam surat tulisan tangannya di surat-surat Anthrax. Namun peneliti tidak setuju atas teori ini.

Bunuh Diri Setelah DItetapkan sebagai Tersangka

Postcomended   Kehadiran Pembom Cina di Spratly Bikin Gerah Filipina dan AS

Pada akhirnya, tersangka utama (harus) dipilih dari semua kandidat, yakni seorang ilmuwan bernama Bruce Ivins yang pernah bekerja di lab di Fort Detrick. Ketika dia menerima berita bahwa tuduhan kemungkinan akan diajukan terhadap dia, dia melakukan bunuh diri dengan mengambil overdosis acetaminophen.

Meskipun tidak ada bukti langsung yang menghubungkan Ivins dengan kejahatan itu, hanya beberapa hari setelah kematiannya, FBI mempertegas bahwa Ivins bertanggung jawab sepenuhnya atas serangan tersebut.

Apakah Gedung Putih mengetahui sesuatu yang tidak dibagikan kepada publik? Kasus ini meninggalkan warga AS dalam ketidakpastian, kecuali dugaan adanya konspirasi besar.***

 

 

Share the knowledge