19 Wanita Hamil Dibebaskan dari “Pabrik Bayi” di Lagos #beritahariini

Internasional
Share the knowledge

Wanita-wanita dari penjuru Nigeria dating ke Lagos berharap mendapat pekerjaan, namun mereka malah diperkosa agar hamil lalu bayinya dijual. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=QVdzPBYfLFA)
Wanita-wanita dari penjuru Nigeria dating ke Lagos berharap mendapat pekerjaan, namun mereka malah diperkosa agar hamil lalu bayinya dijual. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=QVdzPBYfLFA)

Polisi kembali menggerebek satu properti di Lagos, Nigeria, yang mereka sebut “pabrik bayi”. Dari sana mereka membebaskan 19 wanita hamil hasil penculikan. Masalah pedagangan bayi tak kelar-kelar di negara Afrika Barat ini. Bayi laki-laki dijual lebih mahal daripada perempuan.

Pada penggerebekan terbaru, seperti dilansir BBC Senin (30/9/2019), pihak polisi menyatakan bahwa sebagian besar wanita telah diculik dengan tujuan untuk membuat mereka hamil dan menjual bayi-bayi itu. Dua wanita yang berperan sebagai perawat yang tidak terlatih telah ditangkap, tetapi tersangka utama berhasil melarikan diri.

Polisi mengatakan, bayi laki-laki akan dijual seharga 1.400 dollar AS (sekitar Rp 20 juta) dan perempuan untuk 830 dollar AS (sekitar Rp 12 juta). Mereka menambahkan bahwa anak-anak itu akan diperdagangkan, tetapi tidak jelas siapa atau di mana pembeli potensialnya berada.

Diperkosa hingga Hamil

Cerita penggerebekan apa yang disebut “pabrik bayi” di Nigeria, bahkan di salah satu kota terbesar di negara ini tersebut, tak jarang terjadi. Bagai sudah menjadi rahasia umum. Ada beberapa penggerebekan di masa lalu termasuk pada April tahun lalu ketika 162 anak diselamatkan.

Beberapa bayi dan anak-anak yang diselamatkan itu disebutkan telah mengalami pelecehan seksual. Bayi-bayi itu selain paling beruntung dijual untuk diadopsi, juga dibesarkan untuk memasok kebutuhan pekerja anak, diperdagangkan ke Eropa untuk prostitusi, atau dibunuh untuk tujuan ritual.

Postcomended   21 Desember dalam Sejarah: Duo Curie Temukan Radium, Sumbangan Besar Abad ke-19 pada Dunia Kesehatan

Pada penggerebekan terbaru ini, empat anak berhasil diselamatkan. Para gadis dan wanita yang diselamatkan dari properti tersebut –yang berusia antara 15 dan 28– yang berasal dari berbagai bagian Nigeria, umumnya terpikat datang ke Lagos, kota terbesar di Nigeria, dengan janji pekerjaan. Tetapi mereka kemudian ditahan di properti dan diperkosa agar hamil.

“(Seorang) wanita datang untuk menjemput saya di taman dan membawa saya ke sini,” salah satu dari mereka yang diselamatkan mengatakan kepada surat kabar Vanguard. “Keesokan harinya, saya dipanggil oleh nyonya kami, yang mengatakan kepada saya bahwa saya tidak akan meninggalkan tempat itu sampai tahun depan,” katanya seperti dikutip.

Postcomended   Amuba Balamuthia Diduga Memakan Otak Wanita AS hingga Meninggal

“Sejauh ini, aku telah tidur dengan tujuh pria berbeda sebelum aku tahu aku hamil. Aku diberitahu bahwa setelah melahirkan, aku akan dibayar mahal.” Korban lain mengatakan kepada BBC bahwa dia ditahan atas kehendaknya dan dicegah untuk pergi ketika dia mengetahui bayinya akan dijual.

Yang lain mengatakan bahwa ponsel dan uangnya diambil dan dia diberi tahu bahwa dia tidak dapat meninggalkan rumah untuk mencari bantuan medis meskipun kondisinya sedang buruk. Polisi mengatakan, para wanita dan anak-anak tersebut sekarang telah direhabilitasi dan sedang direhabilitasi.

Uni Eropa dalam satu laporan pada 2013 menyebut Nigeria sebagai negara di Afrika dengan praktik penjualan manusia terbanyak. UNESCO, organisasi yang mengurus pendidikan dan kebudayaan PBB, pernah menyebut penjualan manusia adalah kejahatan paling umum di Nigeria, setelah penipuan dan penyelundupan narkoba.***


Share the knowledge

Leave a Reply