http://www.napoleonicsociety.com/images/le%20sacre.jpg

Hari ini, 1804, Napoleon Bonaparte dinobatkan sebagai Napoleon I, orang Prancis pertama yang memegang gelar kaisar dalam seribu tahun. Penobatan dilakukan di Katedral Notre Dame di Paris, Prancis. Paus Pius VII menyerahkan mahkota kepada penakluk Eropa berusia 35 tahun ini, untuk meletakkan sendiri mahkota itu di atas kepalanya.

Pria elahiran Corsika ini merupakan salah satu ahli strategi militer terbesar dalam sejarah. Dia  dengan cepat naik di jajaran Tentara Revolusioner Prancis selama akhir 1790-an.

Pada 1799, Prancis berperang dengan sebagian besar negara-negara di Eropa. Waktu itu Napoleon kembali ke rumahnya dari kampanyenya di Mesir, untuk mengambil alih pemerintahan Prancis dan menyelamatkan bangsanya dari keruntuhan.

Postcomended   28 Oktober dalam Sejarah: Pejabat Kolonial Belanda Sempat Meremehkan Sumpah Pemuda

Setelah menjadi konsul pertama pada bulan Februari 1800, dia menata ulang pasukannya. Tak sia-sia, dia berhasil mengalahkan Austria.

Pada 1802, dia mendirikan Napoleon Code, sebuah sistem hukum Prancis yang baru, untuk kemudian pada 1804 dia mendirikan kerajaan Prancis.

Tahun 1807, kekaisaran Napoleon terbentang dari Sungai Elba di utara, turun melalui Italia di selatan, dan dari Pyrenees ke pantai Dalmatian.

Pada awal 1812, Napoleon mulai menghadapi kekalahan signifikan pertama dalam karir militernya. Melalui sebuah invasi dahsyat ke Rusia, dia kehilangan Spanyol hingga Duke of Wellington dalam Perang Peninsula, dan mengalami kekalahan total saat melawan kekuatan sekutu pada  1814.

Dia kemudian diasingkan ke pulau Elba, namun dia melarikan diri ke Prancis pada awal 1815 dan mengangkat sebuah Angkatan Darat Baru yang menikmati sementara sukses sebelum kekalahan yang menghancurkan di Waterloo melawan kekuatan sekutu di bawah Wellington pada tanggal 18 Juni 1815.

Postcomended   1 November dalam Sejarah: Mustafa Kemal Ataturk Mengakhiri Kekaisaran Ottoman

Napoleon kemudian diasingkan ke pulau Saint Helena di lepas pantai Afrika, di mana dia tinggal di bawah tahanan rumah dengan beberapa pengikut. Pada Mei 1821, ia meninggal, kemungkinan besar terkena kanker perut. Umurnya baru 51 tahun.

Pada1840, tubuhnya dikembalikan ke Paris, untuk dimakamkan dengan penyambuta yang luar biaaa. Tubuh Napoleon dilewatkan melalui Arc de Triomphe dan dimakamkan di bawah kubah Invalides.***

Share the knowledge