Buy me a coffeeBuy me a coffee
Internasional

20 Agustus dalam Sejarah: Dosa Perbudakan AS Dimulai Hari Ini, Ketika 20 Budak Dicuri dari Kapal Spanyol

Share the knowledge

Jejak pilu perbudakan di AS tercatat hari ini, 20 Agustus 1619 (gambar dari: https://vascodagamamigration.weebly.com/vasco-da-gamas-affect-on-migration-and-movement.html)

Jejak pilu perbudakan di AS tercatat hari ini, 20 Agustus 1619 (gambar dari: https://vascodagamamigration.weebly.com/vasco-da-gamas-affect-on-migration-and-movement.html)


Pada tanggal ini, 1619, sekitar 20 budak dicuri oleh tentara Inggris dari kapal budak Spanyol dan dibawa ke Point Comfort menggunakan kapal White Lion. Mereka akan menjadi orang-orang Afrika pertama yang tiba di tanah Amerika Utara, yang dulu masih di bawah jajahan Inggris.

Point Comfort merupakan bagian dari Fort Monroe, Hampton, Virginia. Sejak 2010, kota Hampton dan beberapa organisasi, termasuk Proyek 1619, telah merayakan Hari Peringatan Pendaratan Afrika tahunan.

Laman Zinned Project menyebutkan, nama tempat pendaratan Point Comfort hanyalah salah satu ironi besar dan pahit dari pendaratan Agustus 1619, yang mengarah pada pembentukan perdagangan budak trans-Atlantik Inggris, serta perbudakan itu sendiri di koloni-koloni Inggris, dan selanjutnya di Amerika Serikat (AS).

Nama Point Comfort berasal dari pemukim Inggris pertama yang merasa menemukan “kenyamanan” (comfort) pada satu titik di tanah ini pada 1607. Namun pada 1619, lebih dari 20 orang Afrika secara tidak manusiawi diperdagangkan –versi lain seperti dilansir laman Hampton.gov, mereka diculik/dicuri– bagai barang oleh kapten kapal White Lion ke Gubernur kolonial Virginia, George Yeardley, dan pedagang Abraham Peirsey.

Postcomended   Pesan-dalam-Botol Tertua Ditemukan di Pantai Australia

Perdagangan Budak ketika itu di Virginia sesungguhnya ironis, Ironi lainnya adalah bahwa tahun 1619 juga merupakan tahun ketika demokrasi muncul di Virginia, ketika koloni itu mengadakan pemilihan pertamanya untuk House of Burgesses yang perdana, cikal bakal Majelis Umum Virginia hari ini.

Menurut berbagai sejarah, orang-orang Afrika adalah bagian dari kontingen sekitar 350 orang Afrika yang diperbudak dari koloni Portugis di Angola, yang ditangkap dari kerajaan Ndongo di Afrika tengah bagian barat. Portugis membawa orang-orang Afrika ini naik kapal Sao Joao Bautista, yang akan berlayar ke Vera Cruz, Meksiko, tetapi diserang oleh kapal White Lion, dan kapal Inggris lainnya.

Kurator Hampton History Museum, Allen Hoilman, berkata, orang-orang Angola yang dibawa ke tanah Amerika berasal dari peradaban yang bersemangat dan canggih. Jika mereka selamat dari perjalanan yang mengerikan, mereka akan dibawa ke budaya yang nyaris tidak bertahan dan bertahan ini.

Postcomended   2 Oktober dalam Sejarah: Ahmadiyah Masuk Indonesia Ketika Rahmat Ali Menjejakkan Kaki di Aceh

Sejarahwan masih memperdebatkan apakah orang Afrika pertama ini adalah budak atau pelayan kontrak. Tetapi seperti yang ditunjukkan Howard Zinn dalam “A People’s History of United States”, akan aneh jika ke-20 orang kulit hitam itu diangkut secara paksa dan dijual sebagai objek kepada para pemukim yang membuthkan tenaga kerja.

”Namun, beberapa dekade berikutnya, akan terjadi kodifikasi terus-menerus dari hukum yang mengatur perbudakan. Kekejaman perbudakan meningkat dan termasuk penggunaan tenaga kerja budak untuk membantu Angkatan Darat AS membangun Fort Monroe secara besar-besaran antara 1819-1834 sebagai benteng strategis, di mulut Teluk Chesapeake, untuk melindungi kebebasan Amerika melawan penjajah asing.

Dalam putaran sejarah lainnya, Fort Monroe dikenal sebagai “Benteng Kebebasan” selama Perang Sipil karena Mayor Jenderal Benjamin F. Butler menyambut ribuan budak yang melarikan diri, menyatakan mereka “selundupan perang” dan menolak untuk mengembalikan mereka ke perkebunan Konfederasi. Fort Monroe menjadi bagian dari Layanan Taman Nasional pada tahun 2011.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Buy me a coffeeBuy me a coffee
Buy me a coffeeBuy me a coffee
To Top