Internasional

20 Februari dalam Sejarah: Uni Soviet Luncurkan Stasiun Mir ke Orbit di Sekitar Bumi

Share the knowledge

 

Stasiun ruang angkasa Mir (gabar dari: https://www.youtube.com/watch?v=rcElvQkSzak)

Stasiun ruang angkasa Mir (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=rcElvQkSzak)

Pada tanggal ini, Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan stasiun ruang angkasa Mir ke orbit di sekitar Bumi. Kantor berita resmi Tass melaporkan, tidak ada astronot yang segera ditempatkan di stasiun ruang angkasa milik Soviet setelah Salyut-7 ini.

Mir, yang artinya “kedamaian”, digambarkan sebagai laboratorium penelitian ruang angkasa. Dia bergabung dengan  Salyut-7 yang dikirim pada April 1982.

Jenderal Aleksei A. Leonov, wakil kepala pusat pelatihan untuk astronot Soviet mengatakan, stasiun Salyut telah menjadi terlalu kecil untuk jenis “kegiatan produksi skala besar” di ruang angkasa yang diramalkan untuk stasiun generasi berikutnya (generasi ketiga pada saat itu).

Postcomended   Horee, Makan Keju Ini Sebelum Tidur Nggak Bakal Bikin Gendut!

Tass mengatakan Mir memiliki enam pelabuhan docking (perkaitan) untuk pesawat ruang angkasa berawak dan transportasi. Sebaliknya, Salyut-7 hanya memiliki dua pelabuhan docking.

Moskow telah lama menekankan tujuannya untuk menciptakan stasiun ruang angkasa berawak secara permanen, dan para ahli ruang angkasa Barat mengatakan peluncuran Mir tampaknya sesuai dengan ambisi itu.

Tass mengatakan Mir kala itu dikirim “untuk menghormati Kongres ke-27 Partai Komunis Uni Soviet” dan merupakan “langkah baru menuju penjelajahan” ruang angkasa.

Kompartemen kerja Mir, masih menurut Tass, merumahkan aparatus baru yang memungkinkan hampir sepenuhnya untuk mengotomatiskan proses mengendalikan penerbangan stasiun.  Sumber daya listrik stasiun telah ditingkatkan dan fasilitas untuk komunikasi kru dengan Bumi menjadi lebih andal.

Postcomended   29 Oktober dalam Sejarah: Pasar Saham Wallstreet Ambruk, Menandai "Great Depression"

Tass mengatakan kabin kecil khusus, termasuk meja, kursi, dan kantong tidur, telah dimasukkan ke dalam stasiun ruang angkasa untuk meningkatkan daya kerja dan kualitas istirahat para astronot.

Semua fitur ini menekankan tujuan Soviet dari stasiun berawak secara permanen, kata para pakar Barat.
Peluncuran stasiun baru ini terjadi kurang dari sebulan setelah pesawat ulang-alik Challenger Amerika Serikat meledak dan ketujuh awaknya tewas.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top