Seorang pria India membaca koran yang memuat iklan WhatsApp berupa 10 tip dalam menangkal informasi hoax (The Independent)

Konsekuensi menghancurkan akibat berita palsu yang tersebar di media sosial, tampak jelas di seluruh dunia. Dalam dua bulan terakhir 20 orang mati di India akibat beredarkan pesan-pesan palsu mengenai isu adanya geng yang menculik anak-anak, atau mafia yang mengambil bagian tubuh manusia. Bagaikan putus asa, WhatsApp pasang iklan 10 tips menangkal pesan palsu yang dimuat di media cetak surat kabar.Sepekan lalu, India diserang pesan hoax di WhatsApp yang menyebabkan orang terbunuh dalam serangan mafia yang mengerikan dan penuh kekerasan. Pihak berwenang India telah meminta aplikasi milik Facebook ini untuk menghentikan penyebaran berita palsu dan tipuan untuk memastikan serangan berhenti.

Setidaknya 20 orang telah tewas oleh aksi massa, kebanyakan di desa-desa, di banyak negara bagian India. Serangan datang setelah cerita menyebar dengan cepat dan tanpa memperhatikan kebenaran di WhatsApp dan layanan pesan lainnya.

Facebook, pekan ini sampai harus mengeluarkan iklan satu halaman penuh di sejumlah surat kabar India yang memohon kepada pengguna WhatsApp untuk lebih hati-hati menerima pesan, dengan menawarkan 10 tips untuk menemukan berita palsu.

Ini bukan pertama kalinya Facebook mengandalkan iklan surat kabar untuk meyakinkan masyarakat umum tentang platformnya. Facebook melakukannya juga saat minta maaf atas skandal Cambridge Analytica, juga menjelang pemilu Eropa, seraya memperingatkan tentang bahaya pesan palsu.

Postcomended   Mahathir Batalkan Proyek Kereta Peluru Singapura-KL Besutan Najib Razak

Namun kritik berkembang atas upaya ini. Laman Engadget menyebut cara ini basi dan tidak efektif. Perusahaan diminta berbagai pihak melakukan upaya jauh lebih besar daripada hanya berkhotbah tentang keutamaan berpikir kritis melalui media yang pada dasarnya sedang sekarat.

India, dengan lebih dari satu miliar pengguna smartphone yang memiliki akses ke data seluler murah, pesan berita palsu dan video dapat langsung menjadi viral, menciptakan histeria massal dan memicu ketegangan.

Investigasi pejabat mengatakan desas-desus yang tersebar di aplikasi perpesanan itu menarget orang luar, mulai wisatawan hingga pekerja migran, dan sering kali tidak ada hubungan dengan kasus-kasus aktual anak-anak yang hilang.

WhatsApp sebenarnya telah mengambil sejumlah langkah untuk membendung gelombang berita palsu, mulai membuat film pendek hingga membagi-bagikan hibah untuk mendukung penelitian tentang masalah ini. Namun kenyataannya hal ini tak juga berhasil membuat pemilik ponsel pintar lebih pintar.

Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) menemukan bahwa kebohongan menyebar lebih jauh, lebih cepat, lebih dalam, dan lebih luas, daripada kebenaran, di semua kategori informasi. Berita politik palsu menjangkau lebih banyak orang dengan lebih cepat, dan masuk lebih dalam ke jaringan mereka daripada kategori informasi palsu lainnya (***/engadget/independent/financialexpress/theguardian)

Postcomended   22, 23, 24 Agustus dalam Sejarah: Usai Singgah di Bandung, Amelia Earhart Hilang

10 tips melawan berita hoax dari WhatsApp yang diiklankan di media cetak India:
1. Memahami kapan pesan diteruskan
Mulai minggu ini, kami meluncurkan fitur baru yang memungkinkan Anda melihat pesan mana yang telah diteruskan. Periksa kembali fakta ketika Anda tidak yakin siapa yang menulis pesan asli.
2. Pertanyakan jika satu informasi membuat Anda takut
Jika Anda membaca sesuatu yang membuat Anda marah atau takut, tanyakan apakah itu dibagikan untuk membuat Anda merasa seperti itu. Jika jawabannya ya, pikirkan dua kali sebelum membagikannya lagi.
3. Periksa informasi yang tampaknya tidak bisa dipercaya
Cerita yang tampaknya sulit dipercaya sering tidak benar, jadi cek ke tempat lain untuk melihat apakah itu benar.
4. Perhatikan pesan yang terlihat berbeda
Banyak pesan berisi hoax memiliki kesalahan ejaan. Cari tanda-tanda ini sehingga Anda dapat memeriksa apakah informasinya akurat.
5. Periksa foto dalam pesan dengan hati-hati
Lebih mudah mempercayai foto dan video, tetapi bahkan ini dapat diedit untuk menyesatkan Anda. Terkadang foto itu nyata, tetapi cerita di sekitarnya tidak. Jadi cek secara online untuk melihat dari mana foto itu berasal
6. Periksa tautan
Ini mungkin terlihat seperti tautan ke situs web terkenal tetapi jika ada kesalahan ejaan atau karakter yang tidak biasa, biasanya itu pertanda ada yang salah.
7. Gunakan sumber lain
Lihatlah situs web atau aplikasi berita lain untuk melihat apakah kisah tersebut dilaporkan di tempat lain. Jika satu kisah dilaporkan di banyak tempat, mungkin lebih bisa diyakini kebenarannya.
8. Bijaklah tentang apa yang Anda bagikan
Jika Anda tidak yakin dengan sumber atau khawatir bahwa informasinya mungkin tidak benar, pikirkan dua kali sebelum berbagi.
9. Anda dapat mengendalikan apa yang Anda lihat
Di WhatsApp, Anda dapat memblokir nomor apa pun atau meninggalkan grup apa pun yang Anda inginkan. Gunakan fitur ini untuk tetap mengontrol pengalaman WhatsApp Anda.
10. Berita palsu sering menjadi viral
Hanya karena pesan dibagikan berkali-kali, tidak membuatnya benar.

Share the knowledge