21 Agustus dalam Sejarah: Kerajaan Portugal dan Kerajaan Sunda Sepakati Perjanjian Persahabatan

Politik
Share the knowledge

Pada tanggal ini tahun 1971, pemerintah mendevaluasi nilai tukar Rupiah dari Rp 378 menjadi Rp 415 per dolar AS. Di tanggal sama tahun 1541, Kesultanan Ottoman Turki di bawah Sulaiman yang Agung menduduki Buda, ibu kota Kerajaan Hongaria dan berhasil mendominasi Hongaria tengah selama 150 tahun. Di abad ke-16 tepatnya 1522, sejarah mencatat Kerajaan Portugal dan Kerajaan Sunda mengadakan perjanjian persahabatan yang menyebabkan Portugis leluasa membuat benteng di Sunda Kelapa.

Pada abad ke-16, Jakarta atau Batavia merupakan bagian dari Kerajaan Pajajaran, suatu kerajaan  Hindu Sunda. Tak heran jika di sana ada nama Sunda Kelapa, nama pelabuhan utama Kerajaan  Hindu Sunda, Pajajaran.

Dikutip dari laman Wikivividly, secara geografis pelabuhan ini terletak di di muara Sungai Ciliwung. Sedangkan secara administratif pelabuhan Sunda Kelapa terletak di kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kini pelabuhan tua ini hanya menampung pinisi, kapal layar tradisional yang melayani perjalanan antar-pulau di Nusantara.

Postcomended   Bangun Pangkalan, Cina Semakin Menancapkan Kuku di Afrika

Sumber Cina, Chu-fan-chi, yang ditulis sekitar tahun 1200, mengidentifikasi –seperti diungkapkan Chou Ju-kua– ada dua kerajaan terkuat dan terkaya di kepulauan Indonesia yang disebut sebagai Sriwijaya dan Jawa. Menurut sumber ini, di awal abad ke-13, Sriwijaya masih menguasai Sumatra, di semenanjung Malaya.

Sumber ini mengidentifikasi bahwa pelabuhan tersebut strategis dan berkembang pesat; lada dari Sunda termasuk yang terbaik dalam kualitas. Orang-orang di sana umumnya bekerja di pertanian, dan rumah mereka dibangun di atas tiang-tiang kayu.

Namun tidak pasti yang mana pelabuhan Sunda yang dirujuk oleh Chou Ju-kua, apakah pelabuhan Banten atau Sunda Kelapa. Sejak abad ke-13-16 Sunda Kelapa adalah pelabuhan Kerajaan Sunda. Pelabuhan ini melayani ibu kota, Pakuan Pajajaran, yang terletak sekitar 60 km ke arah selatan, di sepanjang pedalaman sungai Ciliwung.

Pelabuhan ini berkembang dalam hal perdagangan rempah-rempah internasional khususnya lada, rempah-rempah utama dari kerajaan Sunda. Sunda Kelapa, bersama dengan Aceh dan Makassar, adalah salah satu dari beberapa pelabuhan Indonesia yang mempertahankan hubungan dengan Eropa.

Postcomended   Ketika Virus Blusukan Mulai Menjangkit hingga Malaysia

Pada 1511, Portugis telah menaklukkan Malaka dan mendirikan koloni Eropa paling awal di Asia Tenggara. Menurut Suma Oriental, yang ditulis Tome Pires antara 1512–1515, pada 21 Agustus 1522, Portugis mengamankan politik dan kesepakatan ekonomi dengan Kerajaan Hindu Sunda, yang memegang otoritas pelabuhan.

Sebagai imbalan atas bantuan melawan ancaman meningkatnya Kesultanan Demak Muslim Jawa, Prabu Surawisesa, Raja Sunda pada waktu itu, mengizinkan Portugis membuat rumah mereka di Sunda Kelapa.

Namun, pada 1527, Fatahillah, atas nama Demak menyerang Portugis di Sunda Kelapa dan berhasil menaklukkan pelabuhan ini pada 22 Juni 1527, yang memaksa pelabuhan itu menjadi bagian dari Kesultanan Banten.

Pada 1619, Jan Pieterszoon Coen, seorang pejabat yang bekerja untuk Perusahaan Hindia Timur Belanda, merebut pelabuhan Jayakarta dari Kesultanan Banten. Dari reruntuhan Jayakarta, Belanda membangun sebuah kota baru, Batavia.

Pelabuhan baru itu terletak 9 kilometer ke arah timur dari pelabuhan lama. Setelah kemerdekaan Republik Indonesia, pelabuhan tua Batavia diganti namanya menjadi Sunda Kelapa.***


Share the knowledge

Leave a Reply