Lėūwi Káráňg: Polandia Kuburkan Nicolaus Copernicus Lėūwi Káráňg FROMBORK - Penghormatan besar dicurahkan rakyat Polandia saat pemakaman kembali astronom Nicolaus Copernicus, Minggu (23/5) kemarin. Tubuh astronom pencetus ...

Lėūwi Káráňg: Polandia Kuburkan Nicolaus Copernicus Lėūwi Káráňg FROMBORK – Penghormatan besar dicurahkan rakyat Polandia saat pemakaman kembali astronom Nicolaus Copernicus, Minggu (23/5) kemarin. Tubuh astronom pencetus …

Pada 22 Mei 2010, astronom Polandia Nicolaus Copernicus telah dimakamkan kembali di Polandia dalam upacara mewah 467 tahun setelah kematiannya. Meskipun dimakamkan kembali di lokasi sama, namun lokasi tepatnya dari makamnya telah hilang dan jenazahnya tidak teridentifikasi sampai 2005, setelah melalui tes DNA modern. Copernicus adalah penemu teori Heliosentris, teori yang mengguncang Gereja.

Selama upacara pemakamannya kembali yang menggunakan ritual Katolik Roma, sisa-sisa jasadnya dikebumikan kembali di bawah altar Katedral Frombork di Polandia utara. Lokasi ini juga merupakan tempat dia sejak awal menjadi kanon (imam kepala gereja) dan dimakamkan sejak meninggalnya pada 1543.

Terkenal karena risalahnya “On the Revolution of the Celestial Spheres”, Copernicus menegaskan bahwa Bumi berputar mengelilingi matahari atau Heliosentris. Teori ini bertentangan dengan kepercayaan abad pertengahan bahwa Bumi adalah pusat alam semesta (Geosentris)`.

Postcomended   Profesor Muda Ini Minta Maaf Telah Membantu Cambride Analytica Memanen Data

Teori ini dipandang dengan penuh kecurigaan oleh Gereja, dan risalahnya tidak diterbitkan sampai 1543, tahun kematiannya.

Namun teori itu menjadi tolok ukur bagi ilmuwan generasi penerusnya termasuk Kepler dan Galileo. Salah satu pendukung teori ini yang gigih, ulama Italia bernama Giordano Bruno, dibakar di tiang pancang pada 1600 karena dianggap sesat. Sedangkan Galileo menjadi tahanan rumah hingga kematiannya.

Copernicus bukan astronom pertama yang memunculkan teori heliosentris. Beberapa abad sebelumnya, pada abad ketiga sebelum Masehi, astronom Yunani kuno Aristarchus dari Samos sudah menyebut matahari sebagai unit pusat yang dikelilingi Bumi.

Postcomended   Panggung “America’s Got Talent” Dibikin Terengah oleh Aksi Pesulap Indonesia

Namun, teori ini disingkirkan di masa hidup Copernicus karena ide Ptolomeus lebih diterima Gereja Katolik yang sangat berpengaruh masa itu.(***/telegraph/Wikipedia)

Share the knowledge