23 Desember dalam Sejarah: Organisasi Teror KKK Didirikan

23 Desember dalam Sejarah: Organisasi Teror KKK Didirikan

Internasional
Share the knowledge

Pada tanggal ini tahun 1865, enam mantan veteran konfederasi dari Perang Sipil AS membentuk organisasi terror Ku Klux Klan. Organisasi yang dikenal dengan singkatan KKK atau juga seringkali sekadar disebut Klan ini, didirikan berdasarkan prinsip-prinsip supremasi kulit putih dan kekerasan terhadap orang Afrika-Amerika khususnya yang baru dibebaskan dari status Budak, serta terhadap mereka yang tidak setuju dengan keyakinan Klan.
Klan ditandai dengan pakaian menakutkan mereka yang menyembunyikan identitas pemakainya, lalu kemudian berevolusi menjadi jubah putih dan penutup kepala kerucut yang dilubangi di bagian mata. Orang Afrika-Amerika yang mencoba menggunakan hak-hak mereka yang baru diberikan, diserang dan kadang-kadang dibunuh karena dianggap mengambil alih peran orang kulit putih.

Pada 1870, Kongres Amerika Serikat menyebut Klan sebagai “organisasi teroris”. Di sisi lain mantan Jenderal Konfederasi, Nathan Bedford Forrest, Grand Wizard Klan pada 1867, mengklaim lebih dari 500.000 anggota Klan, yang darinya dia dapat mengumpulkan 40.000 tentara dalam waktu 5 hari.

Edisi pertama Klan surut dan memudar pada 1870 di bawah tekanan dari lembaga pemerintah dan penuntutan atas kejahatan mereka. Organisasi supremasi kulit putih lainnya tetap tersebar di seluruh negeri.

Postcomended   Iran-AS Memanas Usai AS Jatuhkan Sanksi Baru, Presiden Iran: Ini Situasi Perang

Pada 1915, satu film blockbuster berjudul Birth of a Nation, menghidupkan kembali memori Klan asli dan menghasilkan kebangkitan sentimen anti-Hitam pro-Putih dan kelahiran kembali Klan.

Kali ini lebih dari sekadar orang Afrika-Amerika yang menjadi sasaran kebencian Klan. Umat Katolik, Yahudi, imigran, dan komunis, juga merasakan kemarahan Klan. Anehnya, Klan juga menentang bootleggers, satu istilah untuk penyelundup atau pembuat minuman keras.

Kelahiran Klan untuk keduakalinya ini memiliki ciri khas yang mengancam umum: pembakaran salib, sambal bersikeras membawa merek moralitas “Kristen” (Protestan). Meskipun beberapa gereja mengutuk Klan dan tidak ada organisasi gereja nasional yang mendukungnya, banyak gereja dan lembaga operasi sipil lainnya gagal menyatakan menentang mereka.

Postcomended   2 Januari dalam Sejarah: Runtuhnya Jaringan Spionase Nazi Terbesar di AS

Klan mulai menurun kembali pada pertengahan 1920-an setelah kenaikan tajam sejak 1915, dengan kecaman oleh politisi arus utama dan organisasi keagamaan dan penuntutan atas kejahatan. Pada 1944 di puncak Perang Dunia II, Klan telah sangat berkurang sekali lagi.

Sejak Perang Dunia II, Klan telah berubah menjadi bab-bab yang tersebar dan independen, jauh lebih kecil dari sebelumnya dan sangat disusupi oleh FBI dan informan penegak hukum AS lainnya. Kerahasiaan dan anonimitas masa lalu sebagian besar hilang, seperti halnya toleransi untuk keanggotaan. Kelompok-kelompok sempalan ini masih mendukung Supremasi Putih dan perlindungan agama Kristen Protestan.***


Share the knowledge

Leave a Reply

Specify Instagram App ID and Instagram App Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Instagram Login to work