Pada tanggal ini, 1996, Nintendo 64, konsol game generasi kelima yang dikeluarkan Nintendo, mulai dijual di Jepang. Pada 2016, grup music cadas, Led Zeppelin, dibebaskan dari tuduhan mencuri riff dari “Stairway to Heaven” dari band Spirit di pengadilan Los Angeles. Pada tanggal sama 1868, Christopher Latham Sholes mematenkan mesin tik Qwerty.

Editor surat kabar Amerika Serikat (AS), Christopher Latham Sholes, diberikan hak paten pada hari ini untuk mesin tik betkonsep QWERTY. Ada klaim oleh orang lain, tetapi Sholes secara luas diyakini telah menghasilkan model komersial pertama yang sukses.

Keyboard Sholes bukanlah ide orisinal. Pada 1714, diumumkan atas nama Ratu Anne dari Britania Raya bahwa Henry Mill, seorang insinyur, yang lahir pada 1683, telah diberikan paten oleh Ratu untuk mesin tulisan. Tetapi penghargaan untuk versi modern pertama ditujukan kepada Christopher Sholes.

Masalah dengan mesin pertama Sholes yang disusun menurut abjad, seperti yang tampaknya diharapkan orang, ternyata tidak ergonomis. Ketika operator belajar mengetik dengan kecepatan, ditemukan bahwa lengan logam yang membawa setiap karakter sering menjadi saling jerat.

Penduduk Milwaukee, Wisconsin, AS, ini, mempelajari masalahnya dengan mitranya, Amos Densmore, dan menyusun huruf mana yang paling sering digunakan. Cara ini mengurangi kemungkinan bentrok antar tangan karena tangan akan datang dari arah yang berlawanan. Keyboard “Qwerty” pun lahir.

Sholes sama senangnya dengan temuan mesin tik “Qwerty”-nya dan menggambarkannya sebagai “berkah bagi umat manusia”. Meski begitu, ia mencari saran dan pendapat ahli, hingga pada awal 1873 dia mendekati para insinyur di perusahaan Remington yang –selain senjata api– juga membuat mesin jahit dan alat pertanian.

Remington sangat terkesan dan menawarkan untuk membeli paten dari para mitranya itu. Sholes setuju dan menerima 12.000 dolar AS (sekitar Rp 160 juta dalam kurs sekarang) untuk setengah bagiannya.

Sementara Densmore mencoba ambil posisi tawar. Dia menyatakan tidak akan menjualnya kecuali perusahaan setuju membayar royalti kepadanya. Diperkirakan bahwa Densmore pada akhirnya akan menerima 1,5 juta dolar AS (Rp 20 milar).

Berkat Sholes dan Densmore, Remington mulai memproduksi mesin tik beberapa bulan kemudian. Salah satu pelanggan awal mereka adalah Samuel Clemens, lebih dikenal sebagai Mark Twain.

Petualangan Tom Sawyer, salah satu karya Twain yang paling sukses, diterbitkan pada tahun 1876, secara luas diyakini sebagai novel pertama yang ditulis menggunakan mesin tik Qwerty.(***/onthisday)

Share the knowledge