http://www.kiss959.com/wp-content/uploads/sites/12/2016/11/freddi5.jpg

Hari ini, 1991, hanya sehari setelah mengumumkan mengidap AIDS, penyanyi rock Freddie Mercury, meninggal dunia di usia 45. Sebelum mengumumkan penyakitnya itu, Mercury mengasingkan diri di rumahnya di Kensington, London, Inggris, selama dua tahun. Selama itu, spekulasi telah beredar bahwa dia menyidap penyakit yang merusak kekebalan tubuh tersebut.

Dari situs Guardian, juru bicara Freddie, Roxy Meades, mengatakan, “Freddie Mercury meninggal dengan damai di rumahnya. Kematiannya adalah akibat bronkus-pneumonia yang disebabkan oleh AIDS.”

Mercury, anak seorang akuntan pemerintah, lahir di Zanzibar, Afrika, dengan nama asli Frederick Bulsara. Dia mengikuti Ealing College of Art, kemudian bergabung dengan Brian May, John Deacon dan Roger Taylor untuk membentuk Queen pada tahun 1971.

Album debut mereka adalah “Queen” pada tahun 1973, disusul oleh “Queen II” setahun kemudian, dengan single Seven Seas of Rhye, yang masuk ke dalam tangga lagu Inggris. Album “Sheer Heart Attack” dengan lagu “Killer Queen” menjadi hit besar di blantika musik dunia.

Postcomended   26 November dalam Sejarah: Dua Pria Inggris Masuk ke Makam Tutankhamen Setelah 3000 Tahun Tak Tersentuh

Tapi “A Night at the Opera” lah yang melengkapi mereka dengan hit nomor satunya “Bohemian Rhapsody” yang mengantisipasi ledakan video pop 1980-an dengan menjadi salah satu rekaman pop pertama yang dipasarkan memakai film promosi (video klip).

Pemakaian nada yang meluap-luap dan perubahan tempo melodramatisnya, melambangkan gaya yang oleh kritikus rock disebut rock megah.

Album “Queen’s Greatest Hits” tetap menjadi salah satu penjualan terbesar dalam sejarah rock. Single seperti “We Are the Champions”, dan “Crazy Little Thing Called Love”, ditambah musik solo Mercury seperti “The Great Pretender”, semuanya meledak di pasaran.

Band ini memainkan konser kelas stadion dengan panggung utama Freddie yang bergaya teater, ke penonton di seluruh dunia. Selama hampir 20 tahun, Freddie adalah salah satu tokoh paling flamboyan di pentas rock Inggris. Dia pernah tampil dengan 50 set payudara palsu saat ia menyanyikan I Want To Break Free.

Ketika pertanyaan diajukan tentang kesehatannya, dia mengaku menerapkan gaya hidup yang lebih tenang, yang dia gambarkan sebagai Freddie Mercury yang sebenarnya.

Postcomended   14 November dalam Sejarah: Novel Moby Dick Pertamakali Terbit di Amerika, Sempat Sepi Pembaca

“Saya sangat berkuasa di atas panggung sehingga saya tampaknya telah menciptakan monster. Ketika saya tampil, saya seorang ekstrovert, namun di dalam diri saya adalah orang yang sama sekali berbeda,” ujar Freddie.

Pada Sabtu, 23 November 1991, Mercury mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan, “Setelah spekulasi besar di media, saya ingin mengakui bahwa saya menderita HIV positif dan memiliki AIDS. Saya merasa sudah benar menjaga informasi ini tetap pribadi untuk melindungi privasi orang-orang di sekitar saya,” kata Freddie.”

“Namun, saat ini telah tiba bagi teman-teman dan penggemar saya di seluruh dunia untuk mengetahui kebenaran, dan saya harap semua orang akan bergabung dengan saya, dokter saya dan semua orang di seluruh dunia dalam perang melawan penyakit mengerikan ini,” Freddie, dikutip Guardian.

Meskipun tak menjelaskan dari mana dia mendapatkan penyakit itu, gaya hidup Freddie yang bebas telah menjelaskannya. Freddie mendapatkan penyakit tersebut diduga karena kehidupan seksnya yang bebas. Freddie diketahui memiliki orientasi seksual menyimpang yakni biseksual: menyukai lawan jenis dan sesama jenis.***

Postcomended   28 September dalam Sejarah: Sempat Ribut, Rabin dan Arafat Tandatangani Kesepakatan Terkait Tepi Barat

Share the knowledge