Journalist prosecuted for 'Vatileaks' scandal pens new book about ... Salt Lake Tribune Journalist prosecuted for 'Vatileaks' scandal pens new book about sex, crimes, money

Journalist prosecuted for ‘Vatileaks’ scandal pens new book about … Salt Lake Tribune Journalist prosecuted for ‘Vatileaks’ scandal pens new book about sex, crimes, money

Pada tanggal ini, tahun 1805, Napoleon Bonaparte dinobatkan sebagai Raja Italia. Di tanggal sama, 1970, pesawat Soviet, Tupolev Tu-144 menjadi transportasi komersial pertama yang melampaui Mach 2. Di tanggal ini pula pada 2012, Vatikan diguncang isu korupsi dan kolusi yang melibatkan Presiden Italia saat itu. Kepala Pelayan Paus di Tahta Suci, ditangkap dengan tuduhan membocorkan dokumen rahasia, yang dujuluki Vatileaks.

Kepala Pelayan Paus, Paolo Gabriele (46), ditangkap oleh polisi Vatikan karena dicurigai membocorkan sejumlah besar surat rahasia yang ditujukan kepada Paus Benediktus XVI. Peristiwa ini telah mengungkap dugaan skandal korupsi dan nepotisme di Tahta Suci.

Seorang juru bicara Vatikan menolak mengonfirmasi penangkapan kepala pelayan itu. Dia menyatakan hanya telah menangkap seseorang yang ditemukan dalam kepemilikan ilegal “dokumen rahasia”.

Gabriele, yang telah bekerja sebagai kepala pelayan Benediktus sejak 2006, dilaporkan ditahan setelah penyelidik menemukan sejumlah dokumen di apartemen Vatikan yang dia bagikan dengan istri dan tiga anaknya.

Penangkapan terjadi sebulan setelah Vatikan membentuk tim investigasi yang dipimpin oleh Kardinal Julian Herranz, seorang anggota Opus dei, “mandat kepausan” untuk bergabung dengan polisi Vatikan dalam membasmi para pelaku yang telah dijuluki Vatileaks.

Gabriele adalah anggota lingkaran pembantu terdekat Paus berusia 85 tahun ini. Dia membantu Paus di apartemen kepausannya di Vatikan bersama empat anggota perempuan gerakan keagamaan Italia, Comunione e Liberazione, yang bertugas memasak dan membersihkan.

Postcomended   Enzim PETease Memakan Botol Plastik Hanya dalam Beberapa Hari

Pelayan kelahiran Roma ini dijebloskan ke sel Vatikan. “Kami memiliki sel,” kata juru bicara Vatikan, Pastor Federico Lombardi. “Ini adalah struktur yang sederhana, karena ini adalah negara kecil, tetapi kita memilikinya,” kata Lombardi.

Di antara kebocoran paling serius yang diterbitkan tahun ini adalah dalam surat dari Carlo Maria Viganò, mantan wakil gubernur Kota Vatikan. Isi surat tersebut mencela kontrak yang meningkat dengan perusahaan yang bersahabat, faktur palsu, dan uang tunai yang hilang.

Pengungkapan lebih lanjut diterbitkan dalam sebuah buku karya seorang jurnalis, Gianluigi Nuzzi, yang terbit pada pekan saat Gabriele ditangkap. Buku itu, yang digambarkan sebagai kriminal oleh Vatikan, menuduh bahwa editor surat kabar Vatikan memulai kampanye kotor terhadap seorang editor lawan, dengan bantuan koran yang dimiliki oleh keluarga Perdana Menteri Italia saat itu, Silvio Berlusconi.

Postcomended   Open Trip Via Ferrata Mount Parang!, Sabtu, 23 Juni 2018

Surat-surat melukiskan kolusi antara pemerintah Berlusconi dan Vatikan tentang bagaimana menghindari tekanan Uni Eropa untuk membuat gereja Katolik membayar pajak atas propertinya.

“Setelah kematian Paus Yohanes Paulus II saya mulai menyisihkan salinan beberapa dokumen yang masuk ke dalam kepemilikan saya berkat pekerjaan saya,” kata sumber itu kepada Nuzzi.

“Awalnya saya melakukannya secara sporadis. Ketika saya melihat kebenaran yang muncul di surat kabar dan pidato resmi tidak sesuai dengan kebenaran dalam dokumen, saya menyisihkan semuanya dalam folder untuk mencoba menyelidiki dan memahami.”

Surat-surat itu menempatkan sekretaris negara Vatikan, Kardinal Tarcisio Bertone, dalam sorotan buruk tetapi menyayangkan (sikap) Paus. “Sumber itu mendukung semangat reformasi Benediktus, masalahnya adalah Paus belum sempat melakukannya dengan cepat,” kata Nuzzi.

“Saya tidak percaya mereka akan menangkapnya jika mereka tidak memiliki bukti nyata, tetapi saya percaya dia (Gabriele) bukan satu-satunya yang bersalah,” kata Marco Tosatti, seorang ahli Vatikan di koran La Stampa. “Saya membayangkan dia akan pergi ke pengadilan Italia dan menanggung risiko 20 tahun (penjara) karena mencuri korespondensi dari seorang kepala negara.”

Postcomended   “Babi Terjelek di Dunia” Masih Eksis di Pulau Jawa

Surat-surat lain mengungkapkan perselisihan mengenai peningkatan transparansi di bank Vatikan setelah itu diimplikasikan pada tahun 1980-an dalam keruntuhan Banco Ambrosiano yang ketuanya, Roberto Calvi, ditemukan tergantung di bawah Jembatan London.

Sebelum penangkapan Gabriele, presiden bank Vatikan, Ettore Gotti Tedeschi, yang digadang-gadang akan meningkatkan transparansi, digulingkan “karena tidak melaksanakan berbagai tanggung jawab yang paling penting mengenai jabatannya,” kata Vatikan dalam sebuah pernyataan.(***/theguardian)

Share the knowledge