Loading...
Lifestyle

26 September dalam Sejarah: Demonstrasi Jantung Buatan Pertama, Dilakukan pada Anjing

Share the knowledge

Parigi, primo trapianto di cuore artificiale al mondo - Net1News.org net1news.org PARIGI – Attualmente costa quanto una fuoriserie di lusso – tra i 140 ed i 180 mila Euro - e dunque non è ancora alla portata di tutti, tuttavia il cuore artificiale realizzato dall'azienda...

Parigi, primo trapianto di cuore artificiale al mondo – Net1News.org net1news.org PARIGI – Attualmente costa quanto una fuoriserie di lusso – tra i 140 ed i 180 mila Euro – e dunque non è ancora alla portata di tutti, tuttavia il cuore artificiale realizzato dall’azienda…

Memasuki abad millennium, dunia dihangatkan berbagai demonstrasi antiglobalisasi. Salah satu yang memicu kerusuhan adalah yang terjadi pada tanggal ini tahun 2000, ketika sekitar 20.000 demonstran di Praha, Cekoslovakia, memanaskan pertemuan IMF dan Bank Dunia. Pada tanggal ini juga, 1969, The Beatles merilis album “Abbey Road”, salah satu album terakhirnya sebelum band ini bubar pada 1970. Pada 1951, seorang dokter Belanda mendemonstrasikan “mesin” yang diimpikan banyak dokter di awal era pengobatan modern. 

Pada tanggal ini tahun 1951, dokter tersebut, Jacob Jongbloed, mendemonstrasikan jantung buatan. Dalam tulisan yang dimuat di laman 360.org, Jongbloed disebut telah membangun “mesin” yang diimpikan dokter sejak awal pengobatan modern.

Jongbloed adalah seorang ahli fisiologi, lahir pada tahun 1895. Setelah studi kedokteran, ia menjadi dokter penerbangan, tetapi pada tahun 1942 ia memperoleh posisi profesor fisiologi di Universitas Utrecht, Belanda.

Postcomended   Dua Cagar Biosfer Baru di Indonesia Diakui UNESCO

Tepat setelah Perang Dunia II ia mulai mengerjakan penemuannya itu. Jantung buatan bisa membuat operasi sulit menjadi mungkin, pada bagian dalam jantung, seperti operasi pada katup jantung.

Namun, sang profesor merasa berat untuk melakukannya dengan benar dan lalu bereksperimen pada anjing. Dia berkonsentrasi pada mesin penting kedua; mesin jantung-paru. Setelah presentasinya, masih butuh waktu lama sebelum jantung buatan permanen ditanamkan ke tubuh manusia.

Jongbloed seperti dimuat laman ncbi.nlm.nih.gov, pernah mengalami kekurangan dana yang menghambat pekerjaannya. Namun dia tetap menjadi tokoh penting dalam penelitian aeromedis antara Perang Dunia I dan II, terutama di bidang efek percepatan pada organisme manusia.

Seorang dokter Belanda lainnya mendaftar untuk pekerjaan (menciptakan jantung buatan) itu. Pada Desember 1982, Willem Kolff, mentransplantasikan jantung buatan ke dalam tubuh Dokter Gigi Amerika, Barney Clark, yang menderita penyakit jantung yang parah.

Clark mengajukan diri untuk transplantasi karena dia ingin memberikan kontribusi pada dunia pengobatan. Setelah operasi, dokter gigi itu bertahan hidup hingga 112 hari. Meskipun tidak pernah sempat mencobakan pada manusia, Jongbloed menjadi peletak dasar transplantasi jantung buatan untuk manusia.

Postcomended   McCain Menyerah pada Penyakit Glioblastoma: Penyakit Apakah Ini?

Menurut ncbi.nlm.nih.gov, sebagian besar karya Jongbloed diterbitkan dalam jurnal Belanda dan Jerman. Ini membuatnya menjadi kekuatan yang tidak dikenal di dunia berbahasa Inggris. Baru setelah Perang Dunia II dia membuat nama untuk dirinya sendiri di kalangan Anglo-Amerika.

Ini bisa terjadi karena keterlibatannya dalam berbagai organisasi internasional yang berurusan dengan masalah aeromedis dan bagiannya dalam mengembangkan mesin jantung-paru Belanda yang pertama tersebut. Karena banyak pos dan karya ilmiahnya di lapangan, ia dapat dianggap sebagai “bapak” obat penerbangan Belanda.

Pada 2013, dunia medis kembali mencatat sejarah ketika tim dokter di Prancis berhasil mengganti jantung pasien yang rusak dengan sebuah jantung buatan. Pasien itu bisa merespons dengan baik setelah operasi transplantasi yang dilakukan di Georger Pompidou Hospital.

Dilansir laman Daily Mail, Marcello Conviti, Kepala Biomedis Carmat mengaku puas dengan hasil operasi itu. “Meskipun masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan, sebab operasi baru dilakukan dan sekarang masih fase awal pascaoperasi. Tapi ini bisa dikatakan sebuah kesuksesan yang baik,” katanya.

Postcomended   Ilmuwan Terkejut, Hormon Pertumbuhan Plus Obat Diabetes Balikkan Proses Penuaan

Diprediksi, jantung buatan yang memiliki berat tiga kali lipat dari jantung sebenarnya itu dapat bekerja dengan baik hingga lima tahun. Itu sangat membantu para pasien yang selama ini menggunakan perangkat bantu pacu jantung selagi menunggu antrian transplantasi jantung.

Menurut Alain Carpenter, dokter bedah yang menangani transplantasi, jantung buatan itu juga bisa memberi kehidupan yang normal kepada pasien. Sebab, selama ini pasien tergantung pada perangkat bantu pacu jantung. Jantung buatan itu, fungsinya sama seperti jantung biasa.***

 

Loading...


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top