Internasional

29 Juli dalam Sejarah: Ilmuwan Lulusan SD Temukan Induksi Elektromagnetik

Share the knowledge

Michael Faraday (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=dNXdF12U4wo)

Michael Faraday (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=dNXdF12U4wo)

Pada tanggal ini tahun 1831, Michael Faraday, seorang ahli kimia dan fisika Inggris, dikreditkan atas penemuan induksi elektromagnetik. Faraday sebenarnya bukan yang pertama. Sebelumnya ada nama Francesco Zantedeschi dan Josep Henry.

Menurut laman EDN, pada 1929, Zantedeschi, seorang pendeta yang juga fisikawan Italia, pernah memperkenalkan induksi elektromagnetik. Ada pula Henry, yang sekitar tahun 1830 membuat penemuan serupa. Namun kedua orang terakhir tidak sesegera Faraday dalam mempublikasikan temuannya.

Faraday merumuskan bahwa gaya gerak listrik yang dihasilkan di sekitar jalur tertutup, sebanding dengan laju perubahan aliran magnetik melalui permukaan yang dibatasi oleh jalur tersebut.

Faraday bereksperimen dengan melilitkan dua gulungan kawat berisolasi di sekitar cincin besi. Dia menemukan bahwa, ketika melewati arus melalui satu kumparan, arus sesaat diinduksi dalam kumparan lainnya; induksi bersama.

Jika dia memindahkan magnet melalui loop (simpul-simpul) kawat, arus listrik mengalir di kawat itu. Arus juga mengalir jika loop dipindahkan di atas magnet stasioner.

Mengubah medan magnet menghasilkan medan listrik, menjadi Hukum Faraday ketika dimodelkan secara matematis oleh James Clerk Maxwell. Hukum Faraday menjadi salah satu persamaan Maxwell, yang sejak itu berkembang menjadi teori lapangan. Faraday kemudian akan menggunakan prinsip-prinsip itu untuk membangun dynamo/generator listrik.

Postcomended   Orang Uyghur yang Melarikan Diri ke Barat Dibombardir Pesan Teks Mengancam

Penemuan induksi elektromagnetik oleh Faraday, sebut BBC, sangat penting dalam memungkinkan listrik untuk diubah dari sekadar memenuhi keingintahuan menjadi teknologi baru yang kuat. Selama sisa dekade, dia bekerja mengembangkan ide-idenya tentang listrik. Dialah yang bertanggung jawab memopulerkan sejumlah kata dalam dunia kelistrikan seperti elektroda, katoda, dan ion.

Mendidik Diri Sendiri

Faraday lahir pada 22 September 1791 di London selatan. Dikutip dari laman BBC, dia berasal dari keluarga tak mampu sehingga dia hanya menerima pendidikan formal dasar. Ketika berusia 14 tahun, dia sudah mencari penghasilan sendiri dengan magang di penjilid buku lokal.

Selama tujuh tahun berikutnya, dia mendidik dirinya sendiri dengan membaca buku-buku tentang berbagai mata pelajaran ilmiah. Pada 1812, Faraday menghadiri empat kuliah yang diberikan oleh ahli kimia Humphry Davy di Royal Institution.

Postcomended   20 Mei dalam Sejarah: Budi Utomo Didirikan untuk Mempersiapkan Rakyat Menuju Kemerdekaan

Selalu mencari cara untuk mendapatkan penghasilan, Faraday menulis kepada Davy menawarkan diri untuk menjadi asistennya. Davy menolak, tetapi pada 1813 dia memanggil Faraday untuk menjadi asisten kimia di Royal Institution.

Setahun kemudian, Faraday diundang untuk menemani Davy dan istrinya dalam tur Eropa selama 18 bulan yang mengambil tempat di Prancis, Swiss, Italia dan Belgia dan bertemu banyak ilmuwan berpengaruh. Sekembalinya pada 1815, Faraday terus bekerja di Royal Institution, membantu eksperimen untuk Davy dan ilmuwan lainnya.

Pada 1821 dia menerbitkan karyanya tentang rotasi elektromagnetik (prinsip di balik motor listrik). Dia hanya mampu melakukan sedikit penelitian lebih lanjut pada 1820-an, karena sibuk dengan proyek-proyek lain.

Pada 1826, dia mendirikan the Friday Evening Discourses di Royal Institution. Kerjasamanya dengan Davy terus berlanjut. Faraday sendiri memberikan banyak kuliah, membangun reputasinya sebagai dosen ilmiah terkemuka di masanya. Dia pernah ditunjuk sebagai penasihat ilmiah untuk Trinity House (1836-1865) dan Profesor Kimia di Akademi Militer Kerajaan di Woolwich (1830-1851).

Pada awal 1840-an, kesehatan Faraday memburuk. Ini menyebabkannya hanya melakukan lebih sedikit penelitian. Dia meninggal pada 25 Agustus 1867 di Hampton Court, di mana dia telah diberikan kediaman  resmi sebagai pengakuan atas kontribusinya terhadap ilmu pengetahuan. Namanya diabadikan untuk menggambarkan unit muatan listrik –tetapi kemudian unit kapasitansi listrik– yang disebut”farad”.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top