Warga Jerman berkumpul di dekat tembok Berlin untuk merayakat bersatunya kembali kedua Jerman (sumber foto: https://keepincalendar.com/October-3/German-Unification-Day/628)

Warga Jerman berkumpul di dekat tembok Berlin untuk merayakat bersatunya kembali kedua Jerman (sumber foto: https://keepincalendar.com/October-3/German-Unification-Day/628)

Pada tanggal ini tahun 1908, revolusioner Rusia, Leon Trotsky mendirikan koran legendaris Rusia, Pravda. Tanggal ini, 1997, juga mencatat prestasi teknologi Jepang yang berhasil memecahkan rekor kecepatan dunia kereta maglev, yakni 280,3 mph. Hari ini 1990, juga menjadi saksi bersatunya kembali dua Jerman. 

Pada hari ini tahun 1990, Jerman Barat dan Jerman Timur mengakhiri 45 tahun pembagian yang dimulai setelah Perang Dunia II dengan bersatu kembali menjadi satu bangsa. Peristiwa itu, The New York Times melaporkan, ditandai dengan dentangan lonceng, nyanyian pujian nasional, dan sorak-sorai gembira khas tradisional Jerman.

Setelah runtuhnya rezim Nazi pada 1945, kekuatan Sekutu yang menang membagi Jerman menjadi empat zona pendudukan. Awalnya, Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan Uni Soviet masing-masing mendapat bagian untuk mengaturnya. Tetapi politik perang Dingin segera menyebabkan perpecahan Timur-Barat dua arah.

Postcomended   27 November dalam Sejarah: Jawaharlal Nehru Serukan Amerika dan Soviet Hentikan Perang Dingin

Pada 1952, Jerman Timur komunis menutup perbatasannya ke Barat. Pada 1961, Republik Demokratik Jerman (GDR), seperti yang kemudian dikenal, mendirikan tembok melalui pusat kota Berlin untuk menjaga warganya agar tidak melarikan diri ke Jerman Barat yang makmur.

Dimulai pada akhir 1980-an, Uni Soviet dan negara-negara satelit blok Timur menghadapi serangkaian krisis politik dan ekonomi. Pada 1989, Hongaria yang komunis membuka perbatasannya dengan Austria, memberi Jerman Timur rute pelarian ke Barat.

November 1989, setelah pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev menolak permintaan Jerman Timur untuk campur tangan secara militer, Berlin Timur dan Barat mulai merobohkan Tembok Berlin.
Untuk GDR, jatuhnya Tembok Berlin menandai awal dari akhir.

Postcomended   18 Desember dalam Sejarah: Manusia Piltdown, Kecurangan Ilmiah Paling Sensasional dalam Sejarah

Helmut Kohl, kanselir Jerman Barat, memulai negosiasi dengan Soviet dan Jerman Timur untuk mengembalikan Jerman ke status satu bangsa. Kohl membayar Kremlin sekitar 60 miliar dollar AS agar pasukan Soviet meninggalkan tanah Jerman.

Kedua Jerman menandatangani perjanjian reunifikasi resmi pada 31 Agustus 1990. Itu menjadikan Berlin sebagai ibu kota Jerman bersatu, dan menjadikan hari tersebut sebagai hari libur nasional Jerman.***

 

Share the knowledge