Iklan rokok punah dari ajang Formula 1 (CAR Magazine)

Pada tanggal ini, 1966, warga Alabama, AS, yang marah pada John Lennon karena menyatakan bahwa dia lebih populer daripada Yesus, membaka produk-produk terkait grup band Beatles. Pada 1960, pemimpin Nation of Islam, Elijah Muhammad, menyeru pembentukan negara hitam. Di tanggal ini pula, 2005, persatuan negara-negara Eropa menerapkan larangan iklan tembakau, yang mengakibatkan pro kontra sengit khususnya dalam hal sponsor ajang balap Formula One (F1).

Pada tanggal ini, 2005, negara-negara Uni Eropa (UE) sepakat mulai menerapkan larangan iklan tembakau. Aturan ini cukup memukul ajang balap Grand Prix yang bisa menarik jutaan poundsterling dari sponsorship oleh perusahaan rokok atau tembakau. Empat negara yang gagal menerapkan tepat waktu, telah diancam dimejahijaukan.

Di Inggris, larangan bagi perusahaan rokok menggunakan media-media untuk beriklan termasuk pada pakaian, mulai berlaku keesokan harinya (atau 1 Agustus 2005). Langkah ini dilakukan dengan dimulainya pelarangan UE atas sponsor acara olahraga oleh perusahaan tembakau. Arahan UE juga melarang iklan tembakau di media cetak, di radio, dan melalui internet.

Postcomended   10 Oktober dalam Sejarah: Batavia Banjir Darah, VOC Membantai Warga Etnis Cina

Grand Prix Hongaria yang digelar Minggu, 31 Juli 2005, adalah balapan terakhir di kawasan UE yang masih menampilkan iklan tembakau. Hanya Inggris yang sudah melarang iklan rokok dari Grand Prix sejak 2002. Kejuaraan Dunia snooker pada 2006, juga menjadi yang pertama dalam 30 tahun yang tidak disponsori oleh rokok Embassy.

Departemen Kesehatan Inggris memuji larangan ini sebagai sebuah tonggak dalam perlindungan kesehatan masyarakat. Pihaknya kala itu juga bertekad mengakhiri iklan rokok di balap motor.
Diperkirakan bahwa pelarangan iklan tembakau, promosi dan sponsor akan menghasilkan penurunan 2,5% dalam jumlah kematian yang disebabkan oleh merokok, dan memperpanjang  harapan hidup 3000 orang Inggris setahun lebih panjang,

Dibanding negara-negara UE lainnya (tentunya sebelum poling Brexit) pemerintah Inggris ketika itu telah mengambil aturan UE itu selangkah lebih maju, yakni melarang perusahaan menggunakan barang-barang seperti T-shirt, topi, atau payung, dari iklan rokok, dengan dikuatkan oleh tahap akhir dari pelaksanaan Undang-Undang Iklan dan Promosi Tembakau.

Bahkan iklan produk tembakau di TV di Inggris telah dilarang sejak pertengahan 1990-an, di toko-toko dan agen koran dilarang sejak Desember 1999, dan sponsor rokok dalam ajang olahraga berakhir pada 2003.

Postcomended   5 Desember dalam Sejarah: Bung Karno Larang Perayaan Hari Sinterklas

Pada April 2006, Komisi Eropa mengancam akan membawa empat negara UE ke pengadilan karena tidak sepenuhnya menghormati larangan iklan rokok. Mereka adalah Italia, Spanyol, Hongaria, dan Republik Ceko. Keempat negara itu diberi waktu dua bulan untuk sepenuhnya melaksanakan undang-undang.

Markos Kyprianou, komisaris kesehatan UE yang mengumumkan ancaman hukum tersebut mengatakan, “Menghentikan glamorisasi tembakau melalui iklan dan sponsor adalah aspek kunci dalam mengurangi jumlah orang yang merokok atau mulai merokok.”

Sesuai kesepakatan negara-negara UUE, setiap negara yang gagal menepati aturan akan dibawa ke Pengadilan Eropa di Luksemburg. Dalam setiap kasus, pemerintah membuat pengecualian sendiri dengan memberikan status khusus untuk acara-acara olahraga utama seperti Formula One.

FIA, badan dunia balap motor, bahkan telah mendeklarasikan pelarangan iklan rokok sejak 2001 untuk penerapan di 2006. World Motor Sport Council memilih untuk melarang iklan tembakau dan sponsor pada Oktober 2001, dan kehadiran Presiden FIA, Max Mosley, pada peluncuran Olahraga Bebas Tembakau akan memperkuat keputusan FIA untuk membawa larangan ini pada tempatnya pada tahun 2006.

Postcomended   5 November dalam Sejarah: Parker Bersaudara Mengeluarkan Permainan Monopoli

Keputusan tersebut diduga akan memiliki dampak keuangan yang besar bagi banyak tim Formula 1. Lima tim menjalankan iklan tembakau pada tahun 2001: Ferrari (Marlboro), McLaren (Barat), Jordan (Benson dan Hedges), Benetton (Mild Seven) dan BAR (British American Tobacco). (***/BBC/ncbi.nlm.nih.gov/motorsport)

 

Share the knowledge