Internet poludeo za ovom zagonetkom, ali niko ne zna rešenje: Koji blizanac je stariji? (FOTO) | Porodica | Stil magazin stil.kurir.rs Medicinska sestra Deb Toten kaže da se u 40 godina karijere nije susrela s nečim takvim

Internet poludeo za ovom zagonetkom, ali niko ne zna rešenje: Koji blizanac je stariji? (FOTO) | Porodica | Stil magazin stil.kurir.rs Medicinska sestra Deb Toten kaže da se u 40 godina karijere nije susrela s nečim takvim

Amerika Serikat (AS) kehilangan ribuan calon populasi barunya ketika lebih dari 4.000 telur dan embrio, mengalami kerusakan di dua klinik kesuburan. Disinyalir, ini disebabkan kegagalan tangki penyimpanan di rumah sakit. Pihak rumah sakit telah mengakuinya sebagai “bencana kegagalan”.

Rumah Sakit Universitas Cleveland, Ohio, AS, mengatakan Senin (26/3/2018) bahwa itu terjadi akibat salah perhitungan perkiraan awal dari telur dan embrio, yang dipengaruhi oleh kerusakan tangki penyimpanan yang jarang terjadi.

Dalam sebuah surat kepada pasien, CEO Rumah Sakit Universitas, Tom Zenty, mengatakan, “bencana kegagalan” (catastrophic failure) yang terjadi selama akhir pekan 3-4 Maret memengaruhi lebih dari dua kali jumlah perkiraan pertama.

Dalam surat itu dia menulis bahwa pihaknya telah menetapkan jumlah total telur dan embrio yang terkena dampak mencapai lebih dari 4.000, dan bukan perkiraan yang digunakan sebelumnya sebanyak 2.000. “Ini adalah berita luar biasa bagi mereka, wanita dan pria yang mengandalkan kami,” tulisnya.

Menurutnya, pihaknya memiliki situasi yang mengerikan di klinik kesuburan mereka di mana telur dan embrio terancam oleh fluktuasi suhu di salah satu tangki cryostorage kami. “Kami sedih untuk memberi tahu Anda bahwa (telur dan embrio) itu tidak mungkin ada yang hidup,” tambahnya. Zenty juga membuat permohonan dalam sebuah pernyataan yang direkam dan diposting Selasa yang meminta maaf atas kekeliruan itu, dengan mengatakan, “Kami tahu kami membuat kesalahan.”

Secara kebetulan, dilaporkan pertama kali oleh ABC News, pada hari yang sama dengan Rumah Sakit Universitas yang menderita kegagalan tangki penyimpanan, Pacific Fertility Center di San Francisco juga mengalami fluktuasi suhu yang sama dengan inventaris aset telur dan embrio sendiri. 

Dr. CarlHerbert, Presiden dan Direktur Medis di Pusat Kesuburan Pasifik di San Francisco, mengatakan kepada ABC News bahwa dalam 35 tahun cryopreservasi (metode pembekuan sel telur dan sperma), kejadian ini adalah “peristiwa yang tidak biasa” di mana dua klinik dan dua tangki penyimpanan nitrogen cair di mana jaringan disimpan, mengalami kegagalan.

ABC News melaporkan, gugatan berjamaah class action baik terhadap klinik di Cleveland maupun San Francisco, telah dilayangkan secara terpisah.***

Share the knowledge