Nasional

4 Juni dalam Sejarah: Imam DI/TII Ditangkap di Sebuah Gubuk di Majalaya

FOTO: Eksekusi Mati Imam DI/TII Kartosoewirjo – VIVA viva.co.id Sebanyak 81 foto langka dibuka ke publik. Ada fakta sejarah baru? – VIVA

FOTO: Eksekusi Mati Imam DI/TII Kartosoewirjo – VIVA viva.co.id Sebanyak 81 foto langka dibuka ke publik. Ada fakta sejarah baru? – VIVA

Pada tanggal ini, 781 SM, gerhana matahari tertua terekam orang Cina kuno. Pada tanggal ini juga tahun 1984, para ilmuwan Universitas Berkeley berhasil mengkloning DNA hewan yang sudah punah, yang mumi 140 tahunnya tersimpan di Museum Sejarah Alam, Jerman. Mundur lagi ke 1962 pada tanggal sama, sejarah negeri ini mencatat, Imam DI/TII yang pernah menjadi sahabat Sukarno, ditangkap di sebuah gubuk di Majalaya dalam keadaan sakit, sebelum akhirnya dihukum mati.

Pemberontakan Sekarmadji Maridjan Kartosuwirjo untuk mendirikan Negara Islam Indonesia (NII), berakhir pada 4 Juni 1962, ketika dia bersama keluarga dan pengawalnya disergap Kompi C Batalion 328 Kujang II Siliwangi di atas Gunung Geber, Majalaya, Garut. Dia tertangkap dalam keadaan sakit.

Usai proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, gerakan-gerakan pemberontakan bermunculan karena ketidakpuasan pada bentuk negara yang dirumuskan pada pendiri negara termasuk Sukarno. Beberapa pemberontak itu tak lain teman-teman Sukarno sendiri seperti Muso dan Kartosuwiryo.

Postcomended   Ini Komentar Jokowi Atas Nilai Rupiah Yang Terus Melemah

Usai gerakan komunis Muso ditumpas di Madiun, Kartosoewirjo muncul memproklamasikan berdirinya NII pada 7 Agustus 1949 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Ideologi yang tak sesuai dengan Pancasila ini membuat Soekarno terpaksa mengirim tentara Siliwangi untuk menumpasnya.

Kartosuwiryo, termasuk Muso, adalah kawan ngekos Sukarno di rumah Tjokroaminoto di Surabaya. Namun rupanya hanya Sukarno yang sejalan dengan perjuangan induk semangnya itu, sementara Muso dan Kartosuwiryo memilih pemikirannya sendiri.

Bacaan tentang marxisme dan segala yang berbau kekiri-kirian, tak membuat Kartosuwiryo berpaling dari keyakinannya sendiri yang berdasarkan Alquran. Sayangnya, pemberontakan DI/TII bagaimanapun telah menjadi sejarah kelam yang berdarah-darah di negeri ini.

Warga kampung Buligir Tasikmalaya misalnya mencatat peristiwa kekejaman para pendukung DI/TII dalam sebuah monumen. Yakni ketika 51 warganya tewas setelah gerombolan DI/TII menyergap perkampungan dengan cara membakar rumah dan membantai siapa saja yang mereka temui, tepat di malam peringatan hari Kemerdekaan ke-16 pada 1961.

Postcomended   Raih 83,3% SMS, Nama "Gelora Bandung Lautan Api" Diresmikan (2)

Dikutip dari buku “Bung Karno Vs Kartosuwiryo, Serpihan Sejarah Yang Tercecer” karya Roso Daras, seperti dilansir situs Viva, usai ditangkap dan diadili, Kartosuwiryo dijatuhi hukuman mati. Surat hukuman matinya ditandatangani oleh teman masa lalunya sendiri, Sukarno.

Diceritakan bahwa Sukarno frustrasi berat sebelum akhirnya menandatangi surat tersebut. Bagaimana tidak, Kartosuwiryo adalah partner serunya ketika melakukan diskusi-diskusi politik, agama, kebangsaan, dsb, saat ngekos di rumah Tjokroaminoto.

Hal ini membuat eksekusi matinya sempat tertunda tiga bulan. Sukarno disebut selalu menyingkirkan berkas kertas vonis mati atas Kartosuwiryo, manakala berkas itu berada di atas meja kerjanya.

Saat pergulatan terakhirnya, Sukarno menatap foto sahabatnya itu seraya berkata, “Sorot matanya masih tetap. Sorot matanya masih sama. Sorot matanya masih menyinarkan sorot mata seorang pejuang.”

Adalah Mayjen S Parman (Asisten I/Menpangad), yang menyaksikan Sukarno menangis sebelum menandatangani surat keputusan eksekusi mati Kartosuwiryo, dan menerima dari tangan Sukarno. Kartosuwiryo ditembak mati di Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Ubi, Jakarta, pada 5 September 1962.

Postcomended   Ilmuwan Inggris Temukan Fosil Jejak Manusia Bertempur dengan Kukang Raksasa

Eksekusi yang sempat tidak diumumkan dan pengambilan tempat yang jauh itu dimaksudkan untuk meredam kemarahan pengikut setia Kartosuwiryo.(***/merdeka/viva/historia/tribunnews/onthisday)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top