Uncategorized

4 September dalam Sejarah: Page dan Brin Mendirikan “Mbah Google” #suruhgoogleaja

gambar: Google via tfetimes.com

Lary Page dan Sergey Brin sedang mencoba mobil swakemudi Google, berdiri: Eric Schmidt, ex CEO Google  (sumber gambar: Google via tfetimes.com)

Sekelompok pemukim Spanyol berjumlah 44 orang pada tanggal ini tahun 1781 mendirikan kota Los Angeles di AS dengan nama El Pueblo de Nuestra Senora La Reina de Los Angeles de Porciuncula. Di tanggal sama tahun 1888, George Eastman mendaftarkan merek dagang Kodak dan menerima paten untuk kameranya yang menggunakan film gulung. Seabad kemudian, dua mahasiswa S2 Stanford mendirikan perusahaan yang memengaruhi hayat hidup orang banyak hingga hari ini.

Mbah Google, begitu dia dikenal di Indonesia karena kemampuannya mencarikan informasi yang bagai dukun. Kini, di hari kelahirannya yang ke-20, dia bukan sekadar mesin pencari informasi lagi. Seperti banyak kisah sukses yang bagus, perusahaan ini dirintis dari sebuah garasi rumah orang Amerika pada umumnya.

Adalah Larry Page (45) dan Sergey Brin (45) yang mulai merintis Google, bukan dari garasi rumah mereka sendiri, melainkan rumah teman mereka di Menlo Park, California, Amerika Serikat (AS), sementara mereka masih kuliah S2 di Universitas Stanford, di usia mereka yang ke-24.

Laman Entrepreneur.com menulis, sejak didirikan pada 4 September 1998 itu, perusahaan ini telah berkembang dengan 20.000 karyawan penuh waktu di seluruh dunia. Dengan aliran perkembangan produk baru, akuisisi, dan kemitraan, telah memperluas jangkauannya jauh melampaui awal mulanya yang hanya sebagai mesin pencari web.

Postcomended   6 Agustus dalam Sejarah: "Little Boy" Melantakkan Hiroshima

Ketertarikan Page pada teknologi dimulai ketika ayahnya, Carl Page (alm), profesor dan pelopor Michigan State di bidang ilmu komputer dan kecerdasan buatan, memberinya komputer pada usia enam tahun.

Page lulus dengan terpuji dari Universitas Michigan dengan gelar sarjana di bidang teknik dan konsentrasi di bidang teknik komputer. Dia mencapai klaim sarjananya dengan membangun printer inkjet dari blok Lego.

Sebelum pada usia 24 memutuskan untuk mengejar gelar Ph.D. dalam ilmu komputer di Universitas Stanford, Page sempat bekerja selama beberapa tahun di industri teknologi. Saat masih sebagai calon mahasiswa Stanford lah dia bertemu Sergey Brin, yang ditugaskan untuk menunjukkan sekeliling kampus kepada Page.

Brin berasal dari Moskow, pindah ke AS bersama keluarganya ketika ia berusia 6 tahun. Ia menerima gelar sarjana dalam bidang matematika dan ilmu komputer, dengan pujian, dari Universitas Maryland, di mana ayahnya mengajar matematika. Di Stanford, dia mempelajari cara-cara untuk mengekstrak pola dan hubungan dari sejumlah besar data.

Situs web Google sendiri menyiratkan bahwa keduanya tidak setuju mengenai hampir semua hal selama pertemuan pertama mereka itu. Namun, persahabatan mereka diberi kesempatan untuk berkembang pada 1996, ketika Brin bergabung dengan Page dalam proyek penelitian BackRub-nya, menjelajahi tautan balik –tautan di situs web lain yang merujuk kembali ke laman web tertentu– sebagai cara untuk mengukur kepentingan relatif dari suatu situs.

Postcomended   Pyongyang Anggap Cuitan Trump Sebagai Deklarasi Perang

Pasangan ini kemudian mengembangkan algoritma PageRank (dinamai berdasarkan nama Page). Mereka berhipotesis bahwa dengan menggunakan alat ini mereka bisa menghasilkan hasil yang lebih baik daripada mesin pencari yang ada, yang mengembalikan peringkat berdasarkan pada berapa kali istilah pencarian muncul.

Mereka menguji mesin pencari BackRub akhir tahun itu di server Stanford, hingga akhirnya dalam perkembangannya mengganti nama mesin pencari mereka itu dengan nama Google. Nama ini merupakan plesetan dari kata “googol”; istilah matematika yang diwakili oleh angka yang diikuti oleh 100 nol.

Karena enggan meninggalkan sekolah, duo ini menjalankan operasi Google dari kamar asrama mereka. Pada pertengahan 1998, Google mendapatkan 10.000 pencarian sehari yang memberi keyakinan pada mereka untuk memaksimalkan plafon kartu kredit senilai 15.000 dollar AS (sekitar Rp 190 juta) untuk membeli ruang disk terabyte dan menyusun rencana bisnis. Semuanya berjalan baik sejak saat itu.

Hanya enam tahun sejak didirikan, tepatnya Agustus 2004, Google go public dengan IPO (penawaran saham perdana) yang menghasilkan 1,67 miliar dollar AS, dan dalam mode Google yang khas, menjadi perusahaan pertama dan satu-satunya yang mengalokasikan sahamnya menggunakan computer ketimbang jasa seorang bankir Wall Street. Untuk kuartal yang berakhir 30 Juni 2008, perusahaan melaporkan pendapatan sebesar 5,37 miliar dollar AS, meningkat 39 persen dibandingkan kuartal kedua tahun 2007.

Postcomended   18 Desember dalam Sejarah: Manusia Piltdown, Kecurangan Ilmiah Paling Sensasional dalam Sejarah

Markas Googleplex yang terkenal di Mountain View, California, juga merupakan sesuatu yang bisa dibanggakan. Dikenal karena suasananya yang santai dan fasilitas untuk karyawan yang memanjakan: ada fasilitas pijat, penata gaya, dan tiga kali makan gratis dalam sehari.

Luas kantor mereka dilaporkan mencapai 2 juta kaki persegi, dan akuisisi baru-baru ini akan segera menambah 1 juta kaki lagi. Konsep kantor ini pun diadopsi di kantor Google di seluruh dunia. Pada 2006, kata “google” ditambahkan ke kamus Merriam Webster sebagai definisi untuk “menggunakan mesin pencari Google untuk memperoleh informasi di World Wide Web”. ***

 

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top