black-hole.jpg blogger1600 × 1200Search by image Penjelasan Dan Fakta Tentang Black Hole ?

black-hole.jpg blogger1600 × 1200Search by image Penjelasan Dan Fakta Tentang Black Hole ?

Selama jutaan tahun setelah ledakan besar (big bang), alam semesta benar-benar gelap gulita. Lalu… setitik cahaya muncul. Penelitian dari Teleskop Luar Angkasa Fermi Gamma-Ray milik lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA, semakin dekat untuk mengungkap kapan bintang pertama yang berasal dari ledakan besar tersebut berkedip.

Berdasarkan data yang diperoleh dari pancaran radiasi berenergi tinggi yang dipancarkan sejak lama, para ilmuwan mengatakan mereka sekarang tahu bahwa bintang-bintang hadir setidaknya 500 juta tahun setelah ledakan besar. Ledakan yang telah melahirkan alam semesta sekitar 13,75 miliar tahun yang lalu.

Temuan yang dipublikasikan jurnal Science ini juga menempatkan batas atas dan bawah pada jumlah cahaya yang ada pada tanda 500 juta tahun itu, dan berdampak pada ukuran dan jumlah bintang-bintang paling awal.

Para peneliti menegaskan, populasi bintang kaala itu cukup kecil. “Kami belum bisa menentukan kapan bintang pertama mulai bersinar, tapi kami telah mengintip ke zaman alam semesta tersebut saat hal itu terjadi,” kata rekan penulis studi, Marco Ajello, seorang astrofisikawan di Universitas Stanford.

Temuan teleskop Fermi ini membawa manusia selangkah lebih dekat untuk membedah kekuatan bintang pertama. Penemuan ini harus memberi penerangan baru pada periode gelap (dark age) yang mendahului kemunculan cahaya pertama tersebut, dan pada ledakan besar yang mendahului segalanya.

Untuk mengukur cahaya ini, tim Fermi mempelajari galaksi kuno yang tampak sangat terang karena berenergi tinggi, yang ditembakkan dari pusat lubang hitam langsung ke Bumi.

Postcomended   Bintang Kejora Hiasi Langit Subuh Juni 2017

Studi ini, kata astrofisikawa Justin Finke merupakan bagian dari usaha ilmiah global terpadu untuk mendorong kembali ke saat bintang pertama terbentuk.

Sementara itu ahli astrofisika lain yang terlibat dalam upaya “mendorong balik” ini adalah Avi Loeb, ketua departemen astronomi di Universitas Harvard.

Postcomended   20 November dalam Sejarah: SETI Didirikan untuk Menemukan Kecerdasan Lain di Luar Bumi

Dia mengatakan, dari pengamatan langsung galaksi diketahui bahwa kurang dari satu persen dari semua bintang di alam semesta yang ada sekarang, terbentuk ratusan juta tahun kemudian setelah ledakan besar.***