Internasional

6 Mei dalam Sejarah: Mesin Pembuat Es Dipatenkan, Berawal dari Kebutuhan Mendinginkan Ruangan

Share the knowledge

 

Mesin pembuat es ciptaan John Gorrie (gambar dari: https://www.atlasobscura.com/places/john-gorrie-ice-machine-museum)

Mesin pembuat es ciptaan John Gorrie (gambar dari: https://www.atlasobscura.com/places/john-gorrie-ice-machine-museum)

Pada tanggal ini tahun 1851, John Gorrie menerima paten untuk mesin pembuat es. Dia adalah pelopor awal dalam  penemuan mesin pendingin udara, yang dia butuhkan terkait penelitiannya mengenai penyakit tropis.

Dikutip dari laman Patentyogi, John adalah seorang dokter, ilmuwan, penemu, dan pemerhati kemanusiaan. Penelitian medisnya melibatkan studi tentang penyakit tropis, dimana dia kemudian memiliki kebutuhkan untuk mendinginkan kamar.

Pada tahun 1842, Gorrie merancang dan membangun alat pendingin udara untuk merawat pasien demam kuning. Untuk itu, Gorrie membutuhkan es dalam jumlah besar. Padahal pada saat itu, es harus diangkut menggunakan perahu dari danau utara yang jauh.

Postcomended   Jagal Christchurch Mengaku Tidak Bersalah

Salah satu pasien Gorrie adalah Presiden Amerika Serikat (AS), James A. Garfield. Dokter kelahiran 3 Oktober 1803, di Charleston, Carolina Selatan, AS, ini, mempraktikkan “sistem pendingin” ketika merawat Garfield yang waktu itu sedang sekarat.

Berkat kesulitan itu, Gorrie bereksperimen membuat es buatan. Prinsip dasar Gorrie adalah bahwa pendinginan terjadi akibat ekspansi gas yang cepat. Prinsip dasar pendinginan ini adalah proses yang paling sering digunakan dalam pendinginan bahkan hingga hari ini.

Laman Britannica menyebutkan, demi melibatkan diri sepenuhnya dalam eksperimen pembuatan es yang memakan waktu, dia meninggalkan praktik medisnya sebagai seorang dokter, hingga kemudian berhasil mematenkan karyanya ini di AS pada 1951; pertama untuk pendinginan mekanis.

Postcomended   8 Agustus dalam Sejarah: Cornflakes Ditemukan dalam Sebuah Eksperimen Diet Ketat

Goorrie tidak mendapat untung dari penemuannya. Tur panjang kota-kota Selatan dalam upaya untuk mendapatkan dukungan keuangan bagi sebuah pabrik untuk memproduksi penemuannya terbukti sia-sia. Dia lalu mengakhiri hari-hari terakhirnya di Apalachicola, Florida, AS, hingga meninggalnya pada 16 Juni 1855.***

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top