7 November dalam Sejarah: Magic Johnson Umumkan Terinfeksi HIV Beberapa Hari Sebelum Freddie Mercury

Internasional
Share the knowledge

Magic Johnson saat mengumumkan dirinya telah terinfeksi HIV (sumber gambar: ocregister.com)
Magic Johnson saat mengumumkan dirinya telah terinfeksi HIV (sumber gambar: ocregister.com)

Pada tanggal ini, 1917 (dalam kalender Gregorian), Vladimir Lenin dan kaum Bolshevik menggulingkan pemerintahan sementara yang menggantikan Tsar Nicholas. Peristiwa ini dikenal dengan Revolusi Oktober. Pada tanggal sama tahun 1991, pebolabasket Amerika Serikat (AS), Earvin “Magic” Johnson mengumumkan dia terinfeksi HIV, virus penyebab AIDS.

Earvin “Magic” Johnson, pada 7 November 1991, mengumumkan bahwa dia positif HIV.
Johnson, yang saat itu sedang berada di puncak karirnya sebagai pebolabasket, tidak membuang waktu lagi untuk mengumumkan hal tersebut dalam konferensi pers.

“Karena virus HIV yang saya dapatkan, saya harus pensiun dari Lakers. Hari ini,” katanya. Johnson memastikan dia tidak memiliki AIDS dan bahwa istrinya telah diuji dan hasilnya negatif. “Saya berencana untuk terus hidup, selama mungkin,” tambah Johnson, seperti dikutip laman The Rolling Stones.

Johnson tak pernah mengungkapkan siapa yang menularinya, namun menurutnya dia tertular dari seorang wanita saat berhubungan seksual tanpa pengaman. Pria kelahiran 14 Agustus 1959 ini berhasi membuktikan bahwa HIV tidak melulu vonis mati, terbukti dia masih hidup hingga sekarang.

Postcomended   19 April dalam Sejarah: Stasiun Ruang Angkasa Pertama, Salyut 1, Berhasil Mengorbit

Pada saat Johnson mengumumkan HIV-nya, 8-10 juta orang di dunia telah terinfeksi virus ini, yang terutama didominasi oleh laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki lagi alias homoseksual. Penyebab lainnya adalah penggunaan narkoba suntik dan akibat menerima tranfusi darah.

Tokoh Lainnya yang Mengumumkan Terinfeksi HIV

Selebriti dunia yang terakhir mengakui mengidap HIV adalah ator Charlie Sheen. Pengakuan itu dilakukan setelah empat tahun berusaha menutup-nutupi, termasuk dengan menyuap sejumlah orang. Gaya hidup Sheen tampaknya memang tergolong berisiko; dia sering gonta ganti pasangan. Bahkan dia juga diduga fedofil ketika aktor Corey Haim melaporkan Sheen sering melakukan pelecehan seksual kepada actor Corey Feldman (alm) pada 1980-an.

Selebriti pertama yang diketahui mengumumkan ke publik telah mengidap HIV adalah aktor Rock Hudson, yakni  pada 21 Juli 1985.  Beberapa bulan sebelum meninggal pada 2 Oktober 1985, dia juga mengaku sudah menderita AIDS. Virus ini diperoleh Hudson dari gaya hidup homoseksualnya.

Postcomended   Oktober 48 Tahun Silam: Demi Sukarno Dua Marinir Hadapi Tiang Gantung

Selebriti lainnya yang menyusul mengumumkan terinfeksi HIV antara lain adalah Eric Wright atau yang juga dikenal sebagai rapper EAZY-E. Wright meninggal hanya sebulan setelah mengumumkan kondisi kesehatannya itu pada 24 Februari 1995, di usia ke-30. Tidak dijelaskan dari mana dia memperoleh HIV, namun dia mengaku telah kehilangan keperjakaan di usia 12, dan memiliki anak dari beberapa wanita.

Enam belas hari setelah Johnson mengumumkan terinfeksi HIV, dunia dikejutkan pengumuman dari vokalis band Queen, Freddie Mercury. Mercury bahkan didiganosis sudah terkena AIDS empat tahun sebelum pengumumannya. Mercury memang dikenal memiliki orientasi seksual menyimpang yakni biseksual.

Pada April 1992, giliran Arthur Ashe yang mengumumkan kepada publik telah terinfeksi HIV-AIDS. Ashe adalah petenis Afro-Amerika pertama yang memenangkan nomor tunggal kejuaraan tenis Wimbledon dan US Open. Ashe dilaporkan terinfeksi HIV melalui tranfusi darah. Dia meninggal pada 6 Februari 1993 akibat infeksi paru-paru yang disebabkan oleh AIDS-nya.***

Postcomended   Arab Saudi Bakal Deportasi Lagi Ratusan Rohingya, Warganet Tak Heran

 

 


Share the knowledge

Leave a Reply