Internasional

7 Oktober dalam Sejarah: Neraka Afghanistan Dimulai Hari Ini

Share the knowledge

AS dan koalisi Baratnya, dengan alasan memberantas terorisme, menginvasi Afghanistan pada 7 Oktober 2001; menjadikan negeri ini neraka dalam 18 tahun ini. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=0a8Zo77_W5c)

AS dan koalisi Baratnya, dengan alasan memberantas terorisme, menginvasi Afghanistan pada 7 Oktober 2001; menjadikan negeri ini neraka dalam 18 tahun ini. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=0a8Zo77_W5c)

Pada tanggal ini, 2001, koalisi Barat pimpinan AS memulai invasi ke Afghanistan yang dikuasai Taliban. Sejak itu, negeri ini pun berubah menjadi neraka dunia. Juli lalu (2019) PBB menyebutkan bahwa penderitaan rakyat Afghanistan sudah pada tahap tak dapat diterima.

Dikutip dari laman History, invasi dimulai dengan kampanye pemboman hebat oleh pasukan Amerika Serikat (AS) dan Inggris, dengan bantuan pemberontak Aliansi Utara anti-Taliban yang menyediakan pasukan. Dukungan logistik diberikan oleh negara-negara lain termasuk sekutu AS seperti Perancis, Jerman, Australia dan Kanada.

Invasi ke Afghanistan adalah pembukaan pertama dalam “perang melawan terorisme” yang diplot AS dan tanggapan terhadap serangan teroris 11 September 2001 di New York dan Washington; suatu serangan yang meruntuhkan menara kembar WTC, dan menghancurkan sebagian dari gedung Pentagon, markas Departemen Pertahanan AS.

Dijuluki “Operation Enduring Freedom” dalam bahasa militer AS, invasi ke Afghanistan dimaksudkan untuk menarget organisasi teroris al-Qaida-nya Osama bin Laden yang berbasis di negara tersebut, serta pemerintah Taliban fundamentalis ekstrem yang telah memerintah sebagian besar negara sejak 1996 dan mendukung dan melindungi al-Qaeda.

Postcomended   25 Agustus dalam Sejarah: 350 Imigran Yahudi Dipasok ke Tanah Palestina Secara Ilegal

Taliban yang telah memberlakukan hukum Islam versi ekstrem di seluruh negeri, laman History menyebutkan, juga melakukan pelanggaran HAM yang tak terhitung terhadap rakyatnya, terutama perempuan, anak perempuan dan etnis Hazara.

Selama pemerintahan mereka, sejumlah besar warga Afghanistan hidup dalam kemiskinan total, dan sebanyak 4 juta warga Afghanistan diperkirakan menderita kelaparan.

Pada minggu-minggu sebelum invasi, AS dan Dewan Keamanan AS menuntut agar Taliban menyerahkan Osama bin Laden untuk penuntutan. Setelah menganggap reaksi Taliban tidak memuaskan –antara lain mereka mengadili bin Laden di pengadilan Islam- invasi dimulai dengan pemboman udara terhadap Taliban dan instalasi al-Qaida di Kabul, Kandahar, Jalalabad, Konduz dan Mazar-e-Sharif.

Pesawat-pesawat koalisi lainnya menerbangkan bantuan kemanusiaan untuk warga sipil Afghanistan. Taliban menyebut tindakan itu “serangan terhadap Islam”. Dalam sebuah pernyataan yang direkam yang dirilis ke jaringan televisi Al-Jazeera, Osama bin Laden menyerukan perang terhadap seluruh dunia non-Muslim.

Setelah kampanye udara dapat melunakkan pertahanan Taliban, koalisi memulai invasi darat, dengan pasukan Aliansi Utara menyediakan sebagian besar pasukan, sementara AS dan negara-negara lain memberikan dukungan udara dan darat.

Pada 12 November, sedikit lebih dari sebulan setelah aksi militer dimulai, para pejabat Taliban dan pasukan mereka mundur dari ibukota Kabul. Pada awal Desember, Kandahar, basis Taliban terakhir, jatuh. Pemimpin Taliban, Mullah Mohammed Omar, memilih bersembunyi daripada menyerah.

Postcomended   16 Juli dalam Sejarah: Tsar Nikolai dan Keluarganya Dieksekusi di Ruang Bawah Tanah

Sejak itu, pejuang Al-Qaeda bersembunyi di wilayah pegunungan Tora Bora di Afghanistan, di mana mereka terlibat dengan pasukan Afghanistan anti-Taliban yang didukung oleh pasukan Pasukan Khusus AS.

Al-Qaeda segera memulai gencatan senjata, yang sekarang diyakini sebagai taktik untuk memungkinkan Osama bin Laden dan anggota kunci al-Qaeda lainnya waktu untuk melarikan diri ke negara tetangga, Pakistan. Pada pertengahan Desember, kompleks bunker dan gua yang digunakan oleh Al-Qaida di Tora Bora telah ditelikung tetapi tidak ada tanda-tanda bin Laden.

Setelah insiden Tora Bora, dibentuklan satu dewan agung yang terdiri atas para pemimpin suku Afghanistan dan mantan orang buangan yang diselenggarakan di bawah kepemimpinan Hamid Karzai; orang pertama yang bertindak sebagai pemimpin sementara sebelum kemudian menjadi presiden Afghanistan yang terpilih secara demokratis pertama pada 7 Desember 2004.

Bahkan ketika Afghanistan mau memulai mengambil langkah pertama menuju demokrasi, dengan (didukung pelibatan) lebih dari 10.000 tentara AS di negara itu, pasukan Al-Qaeda dan Taliban mulai berhimpun kembali di wilayah perbatasan pegunungan antara Afghanistan dan Pakistan.

Mereka tak henti menyerang pasukan AS dan Afghanistan dalam perang gaya gerilya, dan juga bertanggung jawab atas kematian pejabat pemerintah terpilih dan para pekerja sosial serta penculikan orang asing. Ratusan tentara AS  dan koalisi serta ribuan warga Afghanistan tewas dan terluka selama pertempuran itu.

Postcomended   Meksiko Diguyur "Salju" Setelah Dijemur pada Suhu 30C

Sepanjang perang, warga Afghanistan menjadi populasi pengungsi terbesar di dunia, meskipun hampir 3 juta telah kembali ke Afghanistan sejak jatuhnya Taliban. Hingga kini, Afghanistan tak henti dilanda bom bunuh diri yang menyerang pasar, aparat kepolisian, hingga pesta pernikahan, bahkan di tengah upaya perdamaian dengan AS yang selalu gagal dan gagal lagi.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top