Bertrand Russel saat mendeklarasikan Manifesto Russel-Einstein (sumber foto: The Guardian)

Pada tanggal ini tahun 1998, Detikcom, satu-satunya media berita perintis daring yang mampu bertahan sampai detik ini, didirikan. Pada 1922, Johnny Weissmuller yang lebih dikenal sebagai pemean film Tarzan, memecahkan rekor renang gaya bebas 100 meter dalam 58,6 detik. Tanggal ini, 1955, juga mencatat sejarah ketika para ilmuwan yang cemas pada perang nuklir, mendeklarasikan Manifesto Russell-Einstein.Pada April 1955, minggu dimana Albert Einstein meninggal, dia bersama Bertrand Russell, seorang filsuf dan ahli matematika asal Inggris, sempat mendukung satu rancangan deklarasi. Deklarasi tersebut, seperti dikutip dari The Guardian, menyerukan –dalam nama sains dan akal sehat– penolakan perang di zaman di mana senjata nuklir mengancam “kelangsungan umat manusia”.

Postcomended   15 Juli dalam Sejarah: Prajurit Napoleon Temukan Batu Bertuliskan Huruf Kuno

Sekitar dua bulan kemudian, tepatnya 9 Juli, Russell menerbitkan teks deklarasi tersebut yang kemudian ditandatangani juga oleh sejumlah ilmuwan lain. Mereka, menurut laman Pugwash, adalah Max Born, Percy W. Bridgman, Leopold Infeld, Frederic Joliot-Curie, Herman J. Muller, Linus Pauling, Cecil F. Powell, Joseph Rotblat, dan Hideki Yukawa.

Pada hari yang sama ia mengirimkan surat kepada Sir Anthony Eden, Presiden Eisenhower, Marshal Bulganin, Mr Chou En-lai, Presiden Coty dari Perancis, dan Tuan St Laurent, Perdana Menteri Kanada.

Russel meminta mereka mempertimbangkan deklarasi tersebut yang menyatakan: “Ini adalah harapan saya yang tulus bahwa Anda akan memberikan ekspresi publik untuk pendapat Anda mengenai masalah yang dihadapi dalam pernyataan ini, yang merupakan yang paling serius yang pernah dihadapi umat manusia.”

Postcomended   15 Desember dalam Sejarah: Blockbuster Terbesar dalam Sejarah Amerika, Dirilis

Deklarasi tersebut diakhiri dengan rancangan resolusi. Russell dkk menyarankan agar resolusi ini dapat diadopsi oleh konferensi para ilmuwan, agar menentukan tanpa memihak dan tanpa prasangka politik, fakta-fakta tentang konsekuensi ledakan senjata nuklir.

Teks resolusi tersebut mengatakan: “Mengingat fakta bahwa di masa depan senjata nuklir perang dunia akan digunakan, dan bahwa senjata tersebut mengancam kelangsungan umat manusia, kami mendesak pemerintah dunia untuk menyadari, dan mengakui secara terbuka, bahwa tujuan mereka tidak dapat dilanjutkan dengan perang dunia, dan kami mendesak mereka untuk menemukan cara damai untuk menyelesaikan semua masalah perselisihan di antara mereka”.(***/theguardian/pugwash)

Share the knowledge